Manfaat jintan hitam untuk wanita

Manfaat jintan hitam untuk wanita – Sebagian besar kaum wanita tentu mendambakan tubuh yang ideal dan sehat. Meski begitu, mencapai hal tersebut ternyata bukan hal yang mudah terlebih jika Anda memiliki hobi makan dan kurang berolahraga.

Oleh sebab itu, tidak heran jika saat ini semakin banyak wanita yang mulai mencari cara untuk mendapatkan bentuk dan berat badan ideal. Mengonsumsi tanaman herbal dapat menjadi salah satu cara untuk mencapai tujuan tersebut. Jintan hitam atau habbatussauda digadang memiliki sejumlah manfaat kesehatan yang baik untuk wanita.

Lantas, apa saja manfaat jintan hitam untuk wanita? Benarkah bisa membantu untuk diet? Yuk, simak jawabannya melalui ulasan lengkap di bawah ini.

Baca Juga: Ketahui Fakta Khasiat Daun Senna untuk Diet dan Pencernaan, Benar?

Sekilas Tentang Jintan Hitam

Sebelum mengetahui manfaatnya untuk wanita, Anda juga perlu mengetahui sekilas tentang jitan hitam. Tanaman herbal jintan hitam atau dikenal dengan habbatussauda merupakan biji yang berasal dari tanaman berbunga tahunan bernama latin Nigella sativa yang berasal dari Asia selatan dan barat.

Butiran biji jintan hitam memang telah dikenal dari ribuan tahun yang lalu secara luas oleh masyarakat Timur Tengah, Pakistan, dan India untuk mengobati berbagai macam penyakit. Melansir Wikipedia, jintan hitam memang digunakan sebagai pengobatan sejak 2000-3000 tahun sebelum Masehi yang tercacat dalam literatur kuno mengenai ahli pengobatan terdahulu seperti Ibnu Sina.

Dalam pengobatan tradisional dahulu, jintan hitam digunakan untuk pengobatan seperti sakit kepala, sakit gigi, obat cacing, obat flu, diare, sembelit, alergi, rematik, perut kembung, hingga wasir.

Beberapa kandungan nutrisi yang terdapat pada jintan hitam diantaranya, yaitu vitamin A, vitamin C, vitamin E, protein, asam amino, zat besi, zinc, fosfor, kalium, niasin, asam folat, hingga serat. Selain itu, biji jintan hitam juga memiliki kandungan fitokimia thymoquinone yang bersifat antioksidan.

6 Manfaat Jintan Hitam untuk Wanita yang Perlu Anda Tahu

Gambar 2 - Manfaat jintan hitam untuk wanita
Ilustrasi Jintan Hitam dalam wadah | Gambar: Freepik.com/Jcomp

Biji jintan hitam memang merupakan bahan herbal yang memiliki kandungan nutrisi dan senyawa bioaktif sehingga baik untuk kesehatan tubuh termasuk bagi kaum wanita. Berikut sejumlah manfaat jintan hitam untuk wanita yang bisa Anda ketahui:

1. Membantu Memperkuat Imun Tubuh Wanita

Manfaat nyata yang pertama dari jintan hitam ialah dapat membantu memperkuat imun tubuh Anda karena adanya sejumlah senyawa aktif. Terdapat kandungan senyawa aktif, seperti  timokinon, tersikloartemenon, flavonoid, dan alkaloid yang memberikan efek antioksidan, antiinflamasi, dan meningkatkan respon imun tubuh.

2. Membantu Meredakan dan Menghilangkan Jerawat

Bagi wanita, munculnya jerawat kerap kali menjadi masalah yang menjengkelkan karena berdampak pada penampilan fisik. Jintan hitam atau black seed juga dapat memberikan manfaat untuk mengatasi jerawat wanita. Melansir Healthline, bahwa pada beberapa penelitian memang menunjukan minyak jintan hitam dapat bermanfaat bagi kondisi kulit seperti jerawat.

Manfaat tersebut diperoleh dari sifat antimikroba dan anti-inflamasi yang terdapat pada kandungan minyak biji jintan hitam. Selain itu, sebuah penelitian juga menemukan bahwa penggunaan gel topikal dari ekstrak jintan hitam sebanyak dua kali sehari selama 60 hari dapat mengurangi keparahan jerawat hingga 78%.

3. Menjaga Keseimbangan Hormon dan Memperlancar Haid Wanita

Manfaat jintan hitam untuk wanita selanjutnya ialah menjaga keseimbangan hormone dan memperlancar haid. Sebagai bahan herbal alami, jitan hitam ternyata dapat membantu Anda menyeimbangkan hormon dan memperlancar haid.  

Hal ini disebabkan karena adanya kandungan senyawa, seperti timokinon (memengaruhi regulasi hormon), flavonoid dan alkaloid (memengaruhi keseimbangan hormon), asam lemak esensial (diperlukan untuk sintesis hormon), fitosterol (menyeimbangkan hormon dan mendukung fungsi sistem reproduksi), dan mineral (zat besi, seng, dan tembaga) untuk kelancaran siklus haid.

4. Menjaga Kesuburan Sel Telur dan Reproduksi Wanita

Kesuburan dan kesehatan organ reproduksi wanita juga menjadi hal penting yang perlu dijaga terutama apabila Anda ingin mudah memperoleh keturunan. Efek antioksidan dan anti-inflamasi dari ragam senyawa pada jintan hitam dapat membantu melindungi sel-sel ovarium dari kerusakan radikal bebas dan peradangan, yang dapat memengaruhi kesehatan dan kesuburan sel telur.

5. Mendukung Penurunan Berat Badan saat Diet

Mendukung penurunan berat badan saat diet dapat menjadi manfaat jintan hitam untuk wanita selanjutnya yang bisa Anda ketahui. Melansir Healthifyme, bahwa pada sebuah penelitian menemukan jika bahan aktif dalam jintan hitam dapat mengurangi lemak dengan mengubah ekspresi gen tertentu yang berhubungan dengan rasa lapar.

Selain itu, senyawa timokinon pada jintan hitam yang merupakan antioksidan kuat dan agen anti-inflamasi mampu membantu penurunan berat badan. Timokinon berpotensi mencegah perkembangan obesitas.

6. Membantu Mencegah Kanker Payudara

Manfaat terakhir dari jintan hitam bagi wanita ialah bisa membantu mencegah kanker payudara. Untuk Anda ketahui, bahwa memang jintan hitam pada penelitian tahap awal saat ini memiliki potensi pencegahan kankaer payudara. Hal ini tentu berkaitan dengan sejumlah kandungan senyawa aktif yang ada pada jintan hitam yang memiliki sifat antitumor dan anti kanker.

Ragam Cara Mengonsumsi dan Memakai Jintan Hitam untuk Kesehatan

Jintan hitam atau habbatussauda memang dapat dikonsumsi dan dipakai dalam berbagai cara untuk mendapatkan manfaat kesehatan. Berikut merupakan beberapa ragam cara mengonsumsi dan memakai jintan hitam:

  • Mengonsumsi jintan hitam utuh secara langsung
  • Mengonsumsi minyak jintan hitam
  • Mencampurnya kedalam jus buah
  • Suplemen kapsul atau tablet jintan hitam
  • Teh jintan hitam
  • Masker atau salep kulit dari jintan hitam
  • Minyak aromaterapi esensial jintan hitam

Baca Juga: Patut Dicoba! 5 Langkah Cara Mengolah Kunyit Putih untuk Benjolan di Kulit

Bantu Turunkan Berat Badan dan Mengecilkan Perut Buncit Wanita dengan Laxsi yang Memiliki Kandungan Jintan Hitam Juga!

Bagi sebagian wanita, menurunkan berat badan merupakan hal yang terkadang sulit diwujudkan terlebih ketika berat badan sudah berlebih dan terlihat tidak ideal. Dari ulasan di atas, jintan hitam dapat digunakan sebagai herbal alami yang memiliki manfaat juga dalam mendukung penurunan berat badan saat diet.

Agar lebih praktis, Laxsi hadir sebagai ramuan herbal tradisional alami yang terbuat dari jintan hitam, daun senna, klembak, hingga kunyit. Ini merupakan kombinasi yang cocok dalam mengatasi permasalahan berat badan berlebih, perut buncit, hingga sulit BAB. Laxsi memiliki khasiat sebagai pelangsing alami, melancarkan BAB, menurunkan napsu makan, hingga mengecilkan perut buncit wanita.

Itulah ulasan mengenai 6 manfaat jintan hitam untuk wanita yang bisa Anda ketahui. Cara membeli dan memperoleh Laxsi, Anda bisa langsung saja mengklik pada gambar produk atau melalui tautan link pembelian Laxsi secara daring di market place berikut ini.

Segera beli Laxsi sebab ada diskon promo bulan ini untuk membantu Anda sebagai wanita dalam upaya menurunkan berat badan dan mengecilkan perut buncit secara alami dan aman!

Benarkah Daun Pecut Kuda untuk Amandel? Ini Khasiat dan Cara Mengolahnya

Daun pecut kuda untuk amandel – Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia mungkin belum familiar dengan tanaman pecut kuda. Bahkan Anda mungkin secara tidak sadar pernah menemukan tanaman ini di pinggir jalan, kebun-kebun yang tidak terawat, perkarangan belakang rumah, lapangan, hingga tempat-tempat yang banyak ditumbuhi rumput-rumput.

Meski begitu, tanaman pecut kuda ternyata diketahui memiliki khasiat dan manfaat yang baik untuk kesehatan pria dan wanita. Pecut kuda juga sering dianggap sebagai tanaman liar atau tanaman penggangu (gulma) bagi mereka yang belum tau akan kegunaannya.

Untuk beberapa orang, daun pecut kuda dipercaya bisa digunakan untuk mengobati amandel. Lantas, benarkah hal tersebut? Lalu, bagaimana khasiat serta cara mengolahnya secara tepat? Yuk, simak ulasan selengkapnya melalui bacaan di bawah ini.

Baca Juga: Ketahui Fakta Khasiat Daun Senna untuk Diet dan Pencernaan, Benar?

Mengenal Sekilas Tanaman Pecut Kuda

Tanaman pecut kuda (Stachytarpheta Jamaicensis) merupakan jenis tumbuhan yang banyak ditemukan di daerah tropis, seperti Indonesia. Nama pecut kuda merupakan nama lokal dari tanaman ini di Indonesia.

Melansir laman Wikipedia, penamaan pecut kuda diambil dari bentuk tangkai bunga dan bunga tanaman ini yang seperti pecut pada kereta kuda. Permukaan daun pecut kuda memiliki tekstur yang berkerut seperti kulit jeruk namun kerutnya lebih tajam dan warna daunnya hijau.

Bunga pecut kuda berwarna ungu dan ada pula yang ungu kebiruan. Daun pecut kuda juga dikenal sebagai tanaman obat berkhasiat dengan memanfaatkan seluruh bagian kecuali batang. Sebagai salah satu tanaman obat tradisional, daun pecut digadang dapat mengobati sejumlah masalah kesehatan seperti alergi, radang tenggorokan, batuk, demam, reumatik, amandel, masalah pencernaan, hingga gangguan haid atau menstruasi wanita.

Kandungan Daun Pecut Kuda

Gambar 1 - Daun pecut kuda untuk amandel
Foto Daun Pecut Kuda Bunga Ungu | Gambar: Picturethisai.com/id/wiki/Stachytarpheta_cayennensis

Khasiat dan manfaat daun pecut kuda tentu tidak terlepas dari kandungan zat dan senyawa di dalamnya. Melansir laman jurnal Politeknik Negeri Lampung dan Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, terdapat sejumlah senyawa fitokimia yang ada pada daun pecut kuda dengan bunga ungu, yaitu:

  • Alkaloid
  • Saponin
  • Tanin
  • Fenolik
  • Flavonoid
  • Steroid
  • Glikosid

Benarkah Khasiat Daun Pecut Kuda untuk Amandel?

Ilustrasi Radang Amandel | Gambar: Freepik.com

Setelah mengenal daun pecut kuda, Anda tentu menjadi lebih tahu bahwa tanaman ini memang dipercaya sebagian orang untuk dapat mengobati sejumlah penyakit termasuk sakit amandel. Untuk Anda ketahui, amandel atau tonsil adalah dua kelenjar kecil di tenggorokan yang berfungsi mencegah infeksi, khususnya saat Anda masih anak-anak.

Seiring dengan bertambahnya usia Anda menjadi dewasa, daya tahan tubuh menjadi semakin kuat, kemudian fungsi amandel mulai tergantikan dan akhirnya menyusut atau mengecil. Radang amandel atau tonsilitis merupakan kondisi yang terjadi saat amandel Anda mengalami peradangan atau inflamasi.

Lantas, benarkah khasiat daun pecut kuda untuk amandel? Jawabannya memang berpotensi untuk mengobati amandel karena kandungan fitokimia dan aktivitas farmakologisnya bagi tubuh. Melansir National Library of Medicine, bahwa memang daun pecut kuda atau stachytarpheta jamaicensis memang telah terbukti memiliki sejumlah kandungan fitokimia, yang menjadi faktor kunci nilai obat yang tinggi dari tanaman ini.

Beberapa aktivitas farmakologis dari daun pecut kuda, yaitu aktivitas antimikroba dan antijamur, sifat antioksidan, aktivitas anti-inflamasi dan antinosiseptif, hingga penyembuh luka. Maka dari itu, daun pecut kuda dapat digunakan untuk mengobati amandel juga yang menyebabkan peradangan oleh bakteri dan virus.

Cara Mengolah Daun Pecut Kuda untuk Amandel

Daun pecut kuda dapat memberikan khasiat yang ampuh apabila diolah dengan tepat. Berikut beberapa langkah cara mengolah daun pecut kuda untuk amandel:

  1. Siapkan segenggam daun pecut kuda atau 3-4 lembar daun.
  2. Siapkan air minum 1 gelas atau 250 ml.
  3. Cuci bersih daun pecut kuda dengan air mengalir.
  4. Rebus air hingga cukup mendidih, lalu masukan lembaran daun pecut kuda.
  5. Setelah agak hangat, saring daunnya kemudian tuang air rebusan ke dalam gelas minum.
  6. Tambahkan madu sebagai pemanis alami, aduk dan minum air rebusan daun pecut kuda selagi hangat.
  7. Buat sebanyak 2 kali yaitu pagi dan malam dan minum secara konsisten sampai radang amandel mereda.

Selain untuk Amandel, Daun Pecut Kuda juga Memiliki Khasiat untuk Masalah Kewanitaan

Selain untuk meredakan radang amandel, daun pecut kuda ternyata memiliki khasiat juga untuk mengatasi masalah kewanitaan seperti haid dan keputihan. Hal ini tentu menjadi kabar baik bagi kaum wanita yang sedang memiliki permasalahan gangguan kesehatan kewanitaan.

Diketahui memang daun pecut kuda bisa membuat hormon wanita menjadi lebih seimbang sehingga masalah haid kembali lancar. Selain itu, daun pecut kuda juga bisa mengobati keputihan pada wanita sebab adanya sifat antijamur dan antimikroba yang bisa melawan jamur candida albicans yang menjadi penyebab umum keputihan pada wanita.  

Baca Juga: 5 Manfaat Daun Sirih Hijau untuk Wanita dan Cara Penggunaannya!

Untuk Wanita, Peroleh Khasiat Daun Pecut Kuda dan Kombinasi Herbal Lainnya untuk Masalah Haid dengan Tiauw Keng Poo

Masalah gangguan kewanitaan seperti haid tidak lancar dan rasa nyeri haid yang tak tertahankan kandang membuat wanita menjadi badmood dan tidak nyaman dalam menjalani hari. Untuk itu, Tiauw Keng Poo hadir sebagai solusi praktis untuk melancarkan menstruasi atau haid, meredakan nyeri dan sakit haid, juga membantu meredakan rasa kram perut.

Tiauw Keng Poo merupakan ramuan herbal tradisional turun temurun yang terbukti manjur dengan cara kerja membantu meluruhkan darah dinding rahim serta menormalkan hormon yang tidak seimbang pada tubuh wanita.  

Tiauw Keng Poo juga memiliki komposisi herbal berupa pecut kuda, legundi, kunyit, rumput teki, hingga srigading yang menjadi kombinasi efektif untuk masalah kewanitaan. Dengan mengonsumsi Tiauw Keng Poo, maka siklus haid akan kembali menjadi teratur kembali secara alami.

Itulah ulasan tentang benarkah daun pecut kuda untuk amandel beserta khasiat dan cara mengolahnya. Untuk memperoleh dan membeli Tiauw Keng Poo, Anda bisa langsung saja mengklik pada gambar produk atau melalui tautan link pembelian Tiauw Keng Poo secara daring berikut ini.

Segera beli Tiauw Keng Poo karena ada diskon promo bulan ini untuk membantu Anda mendapat khasiat daun pecut kuda untuk mengatasi masalah kewanitaan seperti haid tidak lancar dengan cara alami tanpa obat kimia.

4 Manfaat Purwaceng untuk Pria Secara Vitalitas dan Stamina Kejantanan

Manfaat purwaceng untuk pria – Vitalitas dan kejantanan pria memang sesuatu yang penting untuk dijaga karena bisa berdampak pada peforma dan kualitas hubungan seksual dengan pasangan terutama setelah berumah tangga.

Purwaceng dikenal sebagai tanaman obat asli Indonesia yang dipercayai memiliki sejumlah khasiat dan manfaat untuk meningkatkan vitalitas dan stamina pria di atas ranjang. Bahkan saat ini banyak produk herba dan produk minuman yang menambahkan tanaman ini di dalamnya sebagai suplemen kesehatan pria.

Lantas, apa saja manfaat purwaceng untuk pria secara vitalitas dan stamina kenjantanan? Yuk, mari simak penjelasan lengkapnya melalui ulasan di bawah ini.

Baca Juga: Mujarab! 6 Manfaat Makan Kencur Mentah untuk Wanita dan Pria bagi Kesehatan

Mengenal Sekilas Tumbuhan Purwaceng

Sebelum mengetahui manfaat dan khasiatnya, Anda juga perlu mengenal sekilas mengenai tumbuhan obat asli Indonesia ini. Purwaceng, purwoceng, atau atanan gunung memiliki nama ilmiah, yakni pimpinella pruatjan.

Diketahui bahwa purwaceng berasal dari daerah dataran tinggi Dieng, Jawa Tengah. Selain itu, purwaceng juga tumbuh di Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat dan Pegunungan Bromo, Jawa Timur. Melansir Wikipedia, tumbuhan obat pegunungan ini terkenal akan khasiat afrodisiak (meningkatkan gairah seksual) pada akarnya.

Pada masa sekarang, akar purwaceng juga banyak diolah ke dalam bentuk bubuk yang bisa dicampur ke kopi atau susu. Anda bisa mengetahui tumbuhan purwaceng dengan mengenali bentuknya yang mirip semak kecil dan merambat di atas tanah. Purwaceng memiliki daun kecil-kecil yang berwarna hijau kemerahan dengan diameter sekitar 1-3 cm.

Kandungan Tanaman Purwaceng

Manfaat dan khasiat dari purwaceng tentu berkaitan erat dengan ragam kandungan yang dimilikinya. Melansir E-Journal Universitas Atma Jaya Yogyakarta, bahwa akar purwaceng mengandung sejumlah senyawa, seperti alkaloid, triterpenoid, flavonoid, sphondin, isobergapten, bergapten, furanokumarin, kumarin, saponin, sterol, alkaloid, dan beberapa macam senyawa gula (oligosakarida), dan lainnya.

Manfaat purwoceng sebagai aprodisiak dihasilkan oleh senyawa steroid, atsiri, furanokumarin, dan vitamin, yang terdapat pada pucuk maupun akar. Komponen kandungan dan kimia yang terdapat pada purwaceng itulah yang menjadikan tanaman dataran tinggi ini dimanfaatkan untuk meningkatkan vitalitas dan kesuburan pria.

4 Manfaat Purwaceng untuk Pria Secara Vitalitas dan Stamina

Gambar 2 - Manfaat Purwaceng untuk Pria
Ilustrasi vitalitas dan stamina pria di ranjang | Gambar: Freepik.com/Jcomp

Berkat kandungan zat yang beragam di dalam purwaceng, tidak heran jika sekarang tanaman ini makin banyak diolah menjadi beragam bentuk produk seperti suplemen, minuman herbal, campuran kopi, hingg jamu. Berikut 4 manfaat purwaceng untuk pria secara vitalitas dan staminanya:

1. Meningkatkan Gairah Seksual Pria

Purwaceng memang dipercaya oleh sebagian masyarakat terutama yang berada di dataran tinggi sebagai obat kuat herbal yang memiliki manfaat untuk meningkatkan gairah seksual pria. Bahkan, purwaceng juga sering dijuluki sebagai “Viagra tradisional” atau “Viagra Indonesia” karena khasiatnya itu.

Melansir Jurnal Status Penelitian Purwaceng di Indonesia oleh peneliti Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik, bahwa purwaceng memang merupakan tanaman herba yang akarnya dilaporkan berkhasiat obat sebagai afrodisiak (meningkatkan gairah seksual dan menimbulkan ereksi), diuretik (melancarkan saluran air seni), dan tonik (mampu meningkatkan stamina tubuh) pada pria.

2. Menambah Stamina dan Peforma Pria di Ranjang

Selain meningkatkan gairah seksual, purwaceng ternyata juga memiliki manfaat untuk menambah stamina dan peforma pria di ranjang. Pada akar purwaceng diketahui memiliki kandungan zat anisketon yang berfungsi untuk mengusir rasa lelah dan letih tubuh. Selain itu, purwaceng juga diketahui mengandung asam kafaet dan skualena yang dapat meningkatkan stamina dan semangat sehingga bisa berdampak pada peforma pria di ranjang.

3. Melancarkan Peredaran Darah yang Baik untuk Organ Vital Pria

Manfaat purwaceng untuk pria selanjutnya adalah membantu melancarkan peredaran darah yang baik untuk organ vital pria. Melansir jurnal repository UGM tentang Formulasi Kopi Purwaceng, bahwa tanaman herbal ini sudah mulai dipertimbangkan sebagai pilihan alternatif pengganti bahan kimia buatan untuk meningkatkan stamina dan memperlancar aliran dan peredaran darah tubuh sehingga baik untuk kesehatan organ vital.

4. Meningkatkan Jumlah dan Kinerja Hormon Testosteron Pria

Vitalitas dan kejantanan pria tentu berkaitan juga dengan hormon testosteron yang ada di dalam tubuh Anda. Manfaat terakhir purwaceng di pembahasan kali ialah ternyata bisa meningkatkan hormon testosteron tersebut. Melansir E-Jurnal Universitas Setia Budi, diketahui bahwa ekstrak purwaceng dapat meningkatkan kadar hormon testosteron, luteinizing hormone (LH) dan follicle stimulating hormone (FSH).

Hormon testosterone dan LH merupakan rangsangan utama untuk sekresi testosteron oleh testis, dan FSH terutama merangsang spermatogenesis. Maka dari itu, purwaceng dapat meningkatkan spermatogenesis juga yang bisa menolong pasangan infertilitas dalam usahanya untuk memperoleh keturunan.

Cara Mengonsumsi Purwaceng untuk Vitalitas dan Stamina

Dengan perkembangan zaman dan teknologi produksi, purwaceng dapat dikonsumsi secara lebih mudah dan beragam seperti kapsul ekstrak, campuran minuman kopi purwaceng, minuman serbuk seduh purwaceng, hingga wedang purwaceng. Untuk kapsul ekstrak dan serbuk seduh purwaceng, Anda bisa konsumsi sebanyak 1-2 sehari pada pagi dan malam hari.

Selain itu, Anda bisa mengolahnya secara tradisional di rumah dengan cara direbus daunnya dan diminum air rebusannya atau dikeringkan terlebih dahulu daunnya kemudian nanti diseduh seperti daun teh. Seseorang umumnya bisa merasakan manfaat purwaceng dalam waktu 7 hingga 14 hari konsumsi secara rutin.

Adakah Efek Samping Purwaceng?

Mengonsumsi purwaceng bagi sebagian besar orang terbilang relatif aman namun juga bisa menimbulkan reaksi alergi pada beberapa orang yang memiliki sensitifitas berlebih terhadap tanaman ini sehingga menimbulkan gejala alergi berupa gatal, kulit memerah, bersin-bersin, hidung gatal, dan hidung tersumbat.

Jika Anda mengalami efek samping dan alergi, maka dianjurkan untuk menghentikan penggunaan purwaceng untuk sementara dan segera berkonsultasi dengan dokter atau tenaga medis. Walaupun purwaceng memiliki sejumlah manfaat yang baik untuk pria, Anda perlu membatasi juga konsumsinya dalam takaran yang wajar agar tidak menimbulkan efek samping atau negatif.

Baca Juga: 5 Manfaat Rebusan Daun Salam untuk Asam Urat, Kolesterol, dan Encok saat Rutin Diminum

Dapatkan Kombinasi Manfaat Purwaceng untuk Vitalitas Pria Secara Praktis dengan Konsumsi Pasopati

Setelah membaca ulasan di atas, Anda tentu sudah tahu bahwa memang purwaceng benar memiliki manfaat dan khasiat yang baus untuk pria terutama vitalitas dan stamina kejantanan. Namun begitu, jika mengolahnya secara tradisional seperti direbus tentu membutuhkan waktu setiap harinya yang sebagian orang belum tentu bisa menyediakan.

Pasopati - Manfaat Purwaceng untuk Pria

Untuk membantu Anda, Pasopati hadir sebagai suplemen alami yang mengandung purwaceng dan kombinasi bahan herbal lainnya seperti pasak bumi, gingseng, rumput tanduk kambing, hingga rujak polo yang berguna meningkatkan hormon testosteron. Selain itu, Pasopati juga memiliki khasiat lain berupa meningkatkan stamina dan vitalitas, menjaga kesehatan organ vital pria, memperlancar aliran darah, mengoptimalkan fungsi testis, hingga meningkatkan kesuburan pria.

Itulah ulasan mengenai 4 manfaat purwaceng untuk pria secara vitalitas dan stamina kejantanan yang bisa Anda simak dan pahami. Untuk memperoleh Pasopati, Anda bisa langsung saja mengklik pada gambar produk atau melalui tautan link pembelian Pasopati secara daring berikut ini.

Segera beli Pasopati karena ada diskon promo bulan ini untuk mendapat manfaat purwaceng secara lebih ampuh dengan kombinasi bahan herbal lainnya bagi vitalitas pria dewasa!

Tahap Cara Merebus Daun Seledri untuk Ginjal yang Tepat dan Aman!

Cara merebus daun seledri untuk ginjal – Ginjal merupakan salah satu organ tubuh yang memiliki peran penting dalam banyak hal seperti menyaring darah dan membuang racun di tubuh. Maka dari itu, tentunya menjaga kesehatan ginjal merupakan hal yang wajib Anda lakukan.

Terdapat sejumlah cara dalam menjaga kesehatan ginjal seperti meminum air putih secara cukup, menjaga tensi darah, menjaga pola makan sehat, hingga mengonsumsi herbal berkhasiat untuk ginjal. Daun seledri dapat menjadi salah satu cara tersebut karena merupakan herbal yang bermanfaat untuk kesehatan ginjal.

Terdapat beragam cara untuk mengolah daun seledri untuk dikonsumsi seperti dijus atau direbus. Merebus daun seledri merupakan cara yang mudah untuk diterapkan setiap hari di rumah. Lantas, bagaimana cara merebus daun seledri untuk ginjal? Yuk, simak secara lengkap melalui ulasan di bawah ini!

Baca Juga: 5 Manfaat Rebusan Daun Salam untuk Asam Urat, Kolesterol, dan Encok saat Rutin Diminum

Mengetahui Kandungan Daun Seledri

Tanaman seledri atau dikenal dengan nama latin apium graveolens merupakan sayuran daun dan tumbuhan obat yang banyak dipakai sebagai bumbu dan pelengkap masakan berbagai tempat di dunia termasuk Indonesia.

Melansir Wikipedia, terdapat 3 macam kelompok seledri yang banyak dibudidayakan, yakni seledri daun, seledri tangkai, hingga seledri umbi. Seledri daun atau seledri iris merupakan jenis seledri yang biasa diambil daunnya untuk kebutuhan bahan masakan di Indonesia.

Melansir laman Jurnal Kedokteran Universitas Lampung, berikut merupakan sejumlah kandungan nutrisi yang terdapat dalam daun selederi:

Air                               93 ml

Karbohidrat                 4 gr

Lemak                         0,1 gr  

Protein                        0,9 gr

Serat                            0,9 gr

Kalsium                      50 mg

Besi                             1 mg

Fosfor                          40 mg

Yodium                       150 mg

Kalium                        400 mg

Magnesium                 85 mg

Vitamin A                   130 IU

Vitamin K                   15 mg

Vitamin C                   15 mg

Riboflavin                   0,05 mg

Tiamin                        0,03 mg

Ragam Manfaat Daun Seledri untuk Ginjal

Daun seledri memang memiliki kandungan nutrisi yang cukup banyak sehingga sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh terutama organ ginjal. Berikut sejumlah ragam manfaat daun seledri untuk ginjal yang bisa Anda ketahui:

  • Meningkatkan fungsi ginjal
  • Menurunkan tekanan darah atau tensi
  • Mencegah terjadinya batu ginjal
  • Meredakan peradangan pada ginjal
  • Mengurangi risiko mengalami gagal ginjal
  • Membantu menyeimbangkan kelebihan cairan tubuh
  • Menekan risiko kanker ginjal

Cara Merebus Daun Seledri untuk Ginjal

Gambar 2 - Cara merebus daun seledri untuk ginjal
Ilustrasi daun seledri | Gambar: Freepik.com

Merebus daun seledri untuk dikonsumsi memang dapat menjadi salah satu cara dalam menjaga kesehatan organ ginjal serta menurunkan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Berikut cara merebus daun seledri untuk ginjal yang tepat dan aman:

  1. Pertama, Anda bisa siapkan seikat seledri segar yang bisa dibeli di pasar.
  2. Cuci seledri ikat tersebut dengan air bersih mengalir.
  3. Potong bagian seledri yang bagus dan kurang bagus untuk dipisahkan, buat potongan agak kecil-kecil sehingga mudah di rebus.
  4. Siapkan panci untuk merebus dan tuang 2 gelas air  atau secukupnya ke dalam wadah.
  5. Masukan potongan daun dan batang seledri tersebut ke dalam panci.
  6. Rebus air dalam panci yang berisi batang dan daun seledri dengan api kecil selama  5-10 menit saja.
  7. Siapkan saringan untuk menyaring potongan batang dan daun seledri.
  8. Saring potongan daun seledri dan batangnya dari panci sembari menuangkan air rebusan tersebut ke dalam gelas agak besar.
  9. Diamkan sebentar air rebusan daun seledri hingga agak dingin, kemudian Anda bisa menambahkan madu sebagai pemanis alami agar lebih enak dikonsumsi.
  10. Segera minum rebusan daun seledri tersebut, Anda bisa membuat dan meminumnya 1 kali sehari secara rutin untuk mendapat manfaat bagi kesehatan dan ginjal.

Berapa Lama Merebus Daun Seledri untuk Ginjal?

Anda bisa merebus daun seledri dalam panci berisi air tidak lebih dari 1 liter selama 10 menit. Jika Anda ingin merebus daun seledri dengan air lebih dari itu, maka membutuhkan waktu lebih lama sekitar 15 menit. Jangan merebus terlalu lama hingga mendidih panas sekali karena dapat mengurangi atau menghilangkan kandungan nutrisi dari seledri itu sendiri.

Kapan Waktu yang Tepat Minum Rebusan Daun Seledri?

Sebenarnya tidak ada patokan pasti waktu terbaik dalam mengonsumsi rebusan daun seledri. Waktu terbaik mungkin minum rebusan daun seledri bergantung pada preferensi dan jadwal pribadi Anda. Sebagian orang lebih suka meminum rebusan daun seledri di pagi hari dengan perut kosong sebelum sarapan, sementara itu orang lain lebih suka meminumnya di waktu sore sebagai minuman segar sehat di sore hari.  

Pada akhirnya, hal terpenting adalah Anda bisa secara rutin mengonsumsi rebusan daun seledri untuk menjadi kunci keberhasilan mendapatkan manfaat kesehatan daun seledri untuk kesehatan terutama bagi ginjal.  

Baca Juga: Ketahui Fakta Khasiat Daun Senna untuk Diet dan Pencernaan, Benar?

Jaga Kondisi Tekanan Darah agar Ginjal Tetap Sehat dengan Kandungan Daun Seledri di Dalam Astrol

Kesehatan ginjal erat kaitannya dengan kondisi tekanan darah yang bisa terjaga normal. Sebab apabila tekanan darah menjadi tinggi atau Anda mengalami hipertensi maka akan menimbulkan risiko rusaknya pembuluh darah di ginjal sehingga menurunkan fungsi ginjal dalam menyaring racun dan limbah tubuh di dalam darah.

Astrol

Untuk mencegah kerusakan ginjal akibat darah tinggi, Astrol hadir sebagai suplemen ramuan herbal yang digunakan untuk meringankan darah tinggi secara alami karena memiliki kandungan daun seledri juga di dalamnya. Astrol memiliki kombinasi kandungan herbal yang tepat untuk mengatasi darah tinggi, diantaranya ialah daun seledri, daun sambiloto, mengkudu, temu mangga, kemanggi, hingga terung.

Dengan mengonsumsi Astrol secara rutin 2 kali sehari, maka kerusakan ginjal dan kesehatannya dapat tetap terjaga dari bahaya tekanan darah tinggi. Itulah ulasan mengenai cara merebus daun seledri untuk ginjal yang tepat dan aman agar Anda simak.

Cara membeli Astrol, Anda bisa langsung saja mengklik pada gambar produk atau melalui tautan link pembelian secara online Astrol disini.

Segera beli Astrol sekarang karena ada diskon promo bulan ini untuk membantu Anda mengonsumsi daun seledri secara praktis sehingga meringankan darah tinggi yang dialami agar terhindar dari ginjal yang rusak!

Gambar-1-Daun-Senna-untuk-Diet

Daun senna untuk diet – Sebagai orang awam, tentu banyak dari Anda yang belum terlalu mengenal apa itu daun senna sebagai salah satu tanaman obat yang memiliki sejumlah khasiat untuk kesehatan terutama pencernaan tubuh.

Tanaman obat ini digadang-gadang memiliki khasiat yang bisa digunakan untuk diet atau menurunkan berat badan. Lantas, benarkah begitu faktanya? Yuk, ketahui jawabannya melalui ulasan lengkap di bawah ini.

Baca Juga: 5 Manfaat Rebusan Daun Salam untuk Asam Urat, Kolesterol, dan Encok saat Rutin Diminum

Sekilas Mengenal Daun Senna

Di Indonesia sendiri, daun senna juga dikenal sebagai daun jati cina atau dalam bahasa Jawa disebut dengan nama godong seno. Selain itu, daun senna juga memiliki nama latin berupa senna alexandrina yang banyak dijadikan obat tradisional sebagai minuman teh untuk melangsingkan tubuh atau pengurus badan yang bisa ditemui atau dibeli di pasar atau toko kecantikan tradisional.

Melansir PharmEasy dan Journal of Chemistry and Chemical Sciences, bahwa terdapat sejumlah kandungan nutrisi yang terdapat pada daun senna diantaranya berupa protein mentah, serat kasar, lemak, karbohidrat, kalsium, tembaga, magnesium, seng, sodium, hingga kalium. Selain itu, terdapat sejumlah zat fitokimia pada daun senna, yakni saponin, tanin, terpenoid, alkaloid, glikosida, dan sterol.

Benarkah Daun Senna Bisa untuk Diet?

Gambar 2 - Daun Senna untuk Diet
Ilustrasi Teh Daun Senna | Gambar: Freepik.com

Sebagian orang di Indonesia memberitahukan bahwa daun senna atau jati cina merupakan tanaman herbal yang bisa dikonsumsi dengan cara diseduh seperti teh atau ekstraknya dikonsumsi untuk tujuan diet. Lalu benarkah daun senna untuk diet?

Daun senna memang bisa digunakan untuk menurunkan berat badan sehingga memberikan dampak pada diet yang Anda lakukan juga. Melansir Alodokter, terdapat senyawa bernama sennosida pada daun senna yang bereaksi dengan cara mengiritasi dinding usus untuk meningkatkan penyerapan air dan mengeluarkannya bersama feses (bersifat pencahar). Dampaknya, berat badan bisa turun juga.

Meski begitu, mengonsumsi daun senna atau jati cina bukanlah cara instan untuk menurunkan berat badan. Sebab jika digunakan dalam jangka panjang, hal ini bisa menimbulkan risiko pada perubahan fungsi normal jaringan usus dan menyebabkan ketergantungan untuk memperlancar buang air besar (BAB).

Untuk itu, Anda juga disarankan untuk tidak mengonsumsi daun senna lebih dari dua minggu sekaligus. Daun senna dapat Anda gunakan dan konsumsi namun perlu diimbangi juga dengan pola hidup sehat untuk mendapatkan hasil diet yang aman dan memuaskan atau ideal. 

Ragam Khasiat Daun Senna untuk Kesehatan

Tanaman senna atau jati cina memang merupakan salah satu jenis tumbuhan herbal yang memiliki sejumlah khasiat dari kandungan nutrisi dan senyawa pada daunnya. Berikut beberapa ragam khasiat daun senna untuk kesehatan:

  • Berkhasiat mengatasi sembelit atau susah BAB
  • Membantu menurunkan berat badan
  • Berkhasiat membersihkan usus besar dari kotoran
  • Sebagai sumber antioksidan untuk menjaga sel tubuh
  • Berkhasiat meringankan wasir atau ambien
  • Membantu mengatasi radang jerawat dan kulit
  • Meningkatkan kekebalan dan daya tahan tubuh
  • Membantu mengatasi radang gusi

Cara Mengonsumsi Daun Senna

Untuk mendapat khasiat daun senna untuk diet dan pencernaan, Anda bisa mengonsumsinya dalam bentuk berupa teh atau kapsul ekstrak. Agar aman tetap aman, Anda juga perlu membatasi konsumsi daun senna agar tidak menimbulkan efek samping.

Melansir Healthline, bahwa dosis konsumsi aman daun senna ialah 15-30 mg per hari selama tidak lebih dari 1 minggu. Namun begitu, tidak ada rekomendasi dosis yang jelas untuk teh daun senna. Pendekatan paling aman adalah mengikuti petunjuk kemasan produk untuk persiapan dan konsumsi. Jangan pernah melebihi konsumsi dari yang tertera pada label aturan konsumsi.

Dianjurkan untuk mengonsumsi kapsul atau teh daun senna pada malam hari sebelum tidur untuk mendapat hasil baiknya di esok hari. Untuk meminum teh daun senna, Anda bisa mengambil 1-2 gram daun senna kering kemudian diseduh dengan air panas selama 10 menit atau hingga kecoklatan.

Anda bisa menambahkan madu secukupnya sebagai pemanis alami sekaligus penambah khasiat juga. Konsumsi teh daun senna selama 1-2 hari saja atau saat Anda mengalami gangguan pencernaan seperti sembelit atau susah BAB.

Baca Juga: 5 Manfaat Daun Sirih Hijau untuk Wanita dan Cara Penggunaannya!

Atasi Perut Buncit Sekaligus Turunkan Berat Badan dengan Laxsi yang Merupakan Ramuan Herbal Alami Termasuk Daun Senna

Daun senna memang merupakan salah satu bahan herbal yang memiliki sejumlah manfaat dan khasiat bagi kesehatan terutama untuk pencernaan. Menurunkan berat badan dapat menjadi salah satu khasiat manfaat daun senna yang bisa Anda dapatkan. Meski begitu, penggunaannya mesti dalam takaran yang tepat dan wajar agar tidak menimbulkan efek samping tertentu.  

Laxsi - Daun Senna untuk Diet

Untuk membantu Anda, Laxsi hadir sebagai ramuan herbal alami yang terstandar modern dengan kandungan daun senna di dalamnya. Laxsi berkhasiat untuk membantu mengecilkan perut buncit, menurunkan berat badan, dan melancarkan buang air besar (BAB).

Selain daun senna, Laxsi memiliki komposisi kandungan herbal lain seperti klembak, jinten hitam, kunyit, hingga pati sehingga makin bisa memberikan dampak kesehatan untuk tubuh. Laxsi juga dapat dikonsumsi untuk membantu menahan nafsu makan dan meningkatkan daya tahan tubuh. Dengan kandungan yang sudah ditakar secara tepat, Anda tidak perlu khawatir akan kelebihan dosis dalam mengonsumsi daun senna untuk kesehatan jika mengikuti petunjuk penggunaan.

Itulah ulasan mengenai fakta khasiat daun senna untuk diet dan pencernaan yang bisa Anda simak dan pahami. Untuk membeli Laxsi, Anda bisa mengklik langsung pada gambar produk atau melalui klik tautan pembelian Laxsi secara daring berikut ini.

Laxsi sudah memiliki sertifikasi resmi BPOM dan Halal MUI sehingga aman dikonsumsi.

Segera beli Laxsi karena ada diskon promo bulan ini untuk membantu Anda mendapatkan khasiat daun senna secara tepat dan aman!

Patut Dicoba! 5 Langkah Cara Mengolah Kunyit Putih untuk Benjolan di Kulit

Cara mengolah kunyit putih untuk benjolan – Sebagai orang Indonesia, Anda tentu sudah sering mendengar tentang kunyit yang dimanfaatkan sebagai bumbu masakan dan obat tradisional alami. Biasanya kunyit berwarna kuning, namun perlu Anda ketahui bahwa ada kunyit yang berwarna putih dan berimpang bulat mirip dengan kencur.

Kunyit putih juga kadang disebut sebagai temu putih yang lebih sering dipakai untuk racikan obat tradisional daripada bumbu masakan seperti kunyit kuning. Selain itu, orang-orang dahulu percaya bahwa kunyit putih memiliki khasiat yang bisa mengatasi benjolan di kulit tubuh seperti jerawat, kista, dan tumor.

Lantas, benarkah demikian? Lalu bagaimana cara mengolahnya? Yuk, simak melalui ulasan langkah berikut ini!

Baca Juga: 5 Manfaat Rebusan Daun Salam untuk Asam Urat, Kolesterol, dan Encok saat Rutin Diminum

Sekilas Tentang Kunyit Putih untuk Kesehatan

Kunyit putih atau temu putih memiliki nama ilmiah berupa curcuma zedoaria yang sering digunakan sebagai tanaman obat dan empon-empon. Melansir Wikipedia, rimpang kunyit putih memiliki khasiat sebagai obat kudis, radang kulit, pembersih darah, mengatasi gangguan pencernaan atau perut kembung, hingga sebagai pembersih dan penguat sesudah nifas pada wanita yang sehabis melahirkan.

Selain itu, pada beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa kunyit putih memiliki sifat antitumor, anti-peradangan, analgesik (pereda nyeri), hingga hepatoprotektif (pelindung hati). Lalu, terdapat juga kandungan senyawa kimia pada kunyit putih diantaranya ialah kurkuminoid, minyak atsiri, flavonoid, astringensia, tepung, dan lainnya.

Bolehkah Kunyit Putih Dioles untuk Benjolan di Kulit?

Benjolan yang muncul di kulit tubuh bisa menjadi tanda masalah kesehatan yang bisa terjadi kepada siapa saja termasuk kaum wanita dan pria. Secara penampilan, benjolan yang muncul juga bisa mengganggu rasa percaya diri semisal benjolan di wajah karena jerawat.

Selain jerawat, benjolan di kulit tubuh juga bisa disebabkan oleh beragam hal seperti bisul, kista, lipoma, abses, keloid, bintil, tumor, hingga kanker.  Secara tradisional, kunyit putih dipercaya dapat digunakan untuk meredakan benjolan yang muncul di kulit karena memiliki sifat anti-peradangan, antitumor, antioksidan, dan antimikroba.

Selain dikonsumsi sebagai ramuan tradisional, kunyit putih dapat juga dimanfaatkan menjadi pengobatan topikal dengan membuatnya menjadi pasta yang bisa dioles di kulit. Ya, dengan begitu kunyit putih memang boleh dioleskan di area benjolan kulit hingga benjolan tersebut mereda. Namun apabila mengalami efek samping iritasi atau alergi, maka pengolesan perlu disudahi dan berkonsultasi ke dokter.

5 Langkah Cara Mengolah Kunyit Putih untuk Benjolan di Kulit

Gambar 2 - Cara mengolah kunyit putih untuk benjolan
Ilustrasi Bubuk Kunyit Putih | Gambar: Freepik.com

Agar bisa diaplikasikan secara tepat, Anda perlu mengetahui langkah cara dalam mengolah kunyit putih untuk benjolan. Berikut 5 langkah cara mengolah kunyit putih untuk benjolan di kulit tubuh Anda:

1. Membersihkan dan Menghaluskan Kunyit Putih Terlebih Dahulu

Langkah pertama yang bisa Anda lakukan saat mengolah kunyit putih tentunya membersihkan dan menghaluskan bahan tersebut terlebih dahulu. Anda bisa membersihkan rimpang kunyit putih dengan air bersih mengalir terlebih dahulu. Setelah itu, Anda perlu menjadikan bahan kunyit putih tersebut menjadi bubuk halus.

Agar menjadi bubuk, Anda perlu merebus rimpang kunyit putihnya hingga empuk, kemudian dilanjutkan dengan memotong kunyit tersebut seukuran koin. Lalu, Anda bisa melanjutkan dengan mengeringkan kunyit putih dengan oven atau sinar matahari. Terakhir, haluskan kunyit putih dengan blender atau chopper.  

2. Buat Pasta Kunyit Putih dengan Campuran Air Hangat

Langkah cara mengolah kunyit putih untuk benjolan di kulit selanjutnya ialah dengan membuat pasta kunyit. Pertama siapkan bubuk kunyit putih yang telah dihaluskan, kemudian campur dengan air hangat lalu diaduk hingga membentuk pasta kental.

3. Mengoleskan Pasta Kunyit Putih pada Benjolan di Kulit secara Merata

Setelah membuat pasta, saatnya Anda mengoleskan kunyit putih tersebut pada benjolan di kulit secara merata. Anda bisa memakai tangan atau kuas bersih untuk mengoleskan pasta kunyit putih ke bagian benjolan di kulit tubuh secara perlahan dan hati-hati. Sehabis itu, diamkan pasta kunyit selama 30 menit sampai 1 jam agar secara sempurna menyerap di kulit.

Baca Juga: 5 Manfaat Daun Sirih Hijau untuk Wanita dan Cara Penggunaannya!

4. Bilas Kulit yang Sudah Diolesi Pasta Kunyit Putih dengan Air Hangat Setelah Kering

Tahap langkah selanjutnya cara mengolah kunyit putih untuk benjolan di kulit yaitu membilas kulit yang sudah diolesi pasta kunyit putih dengan air hangat setelah kering. Pastikan suhu air pas dan cukup hangat sehingga tidak terlalu panas yang malah bisa melukai kulit. Keringkan kembali dengan handuk atau tisu.

5. Lakukan dan Ulangi Langkah Ini 2x Sehari Sampai Benjolan Mereda

Langkah terakhir yang bisa Anda lakukan adalah mengulangi tahapan tersebut sebanyak 2x sehari sampai benjolan tersebut mereda. Melansir Allo Health Care, peradangan merupakan salah satu penyebab timbulnya benjolan di kulit.

Kunyit putih mengandung kurkumin yang merupakan zat anti inflamasi untuk mengurangi peradangan di dalam tubuh secara ampuh. Selain itu, kunyit putih juga memiliki sifat antikanker dan antioksidan yang bisa mencegah pembentukan pembuluh darah baru yang dibutuhkan tumor atau kanker agar bisa tumbuh.

Apakah Kunyit Putih Bisa Dioleskan untuk Benjolan Setiap Hari?

Penggunaan pasta kunyit putih yang dioles ke benjolan dapat dilakukan setiap hari hingga benjolan atau radang tersebut mereda. Lakukan hal ini secara rutin selama beberapa minggu atau bulan kecuali menimbulkan efek samping iritasi atau alergi.

Apakah Kunyit Putih bisa Menghilangkan Benjolan di Kulit Secara Permanen?

Kunyit putih yang dioleskan memang dapat membantu mengatasi benjolan di kulit, namun hal ini bukan merupakan sesuatu yang pasti dan menjamin benjolan tersebut akan hilang secara permanen.

Sebagai contoh, benjolan karena jerawat bisa saja diobati dengan mengoleskan kunyit putih dan bisa hilang secara permanen. Akan tetapi untuk kasus benjolan kulit yang lebih serius seperti tumor atau kanker, tidak ada jaminan bahwa cara ini bisa secara pasti dapat menghilangkan benjolan tersebut secara permanen.

Efek Samping Kunyit Putih untuk Pemakaian di Kulit

Gambar 3 - Cara mengolah kunyit putih untuk benjolan
Ilustrasi Mengolah Kunyit Putih | Gambar: Freepik.com/Jcomp

Pengolahan dan penggunaan kunyit putih untuk pemakaian di kulit pada umumnya tidak akan mengakibatkan efek samping yang berbahaya atau serius, akan tetapi pada beberapa orang bisa saja mengalami alergi atau iritasi karena kondisi kulitnya yang sensitif. Segera hentikan pemakaian atau pengolesan kunyit putih di kulit ketika mengalami reaksi tersebut dan konsultasikan kepada dokter segera.

Baca Juga: Mujarab! 6 Manfaat Makan Kencur Mentah untuk Wanita dan Pria bagi Kesehatan

Jaga Kesehatan Kulit dan Cegah Benjolan Karena Tumor dan Kanker dengan Asupan Tinggi Kolagen dan Protein dari Hisom

Kesehatan kulit merupakan hal yang penting untuk dijaga terutama bagi para kaum wanita. Kulit yang sehat dan indah tentu menjadi nilai tambah secara penampilan serta meningkatkan kepercayaan diri. Munculnya benjolan di kulit tubuh tentu menjadi sesuatu yang mengganggu baik secara penampilan dan kesehatan.

Oleh karena itu, Anda bisa mencegah munculnya benjolan di kulit tubuh dengan asupan yang tepat. Sebab bagi beberapa orang, munculnya benjolan di kulit dapat disebabkan karena adanya kista, tumor, atau bahkan kanker yang tentu menjadi permasalahan serius.

Untuk itu, Hisom hadir sebagai asupan alami yang berasal dari ekstrak teripang emas (golden sea cucumber) untuk memelihara kesehatan kulit sekaligus dapat mencegah munculnya tumor dan kanker. Terdapat kandungan kolagen yang tinggi untuk menjaga kesehatan kulit agar lebih sehat, bersinar, dan mencegah penuaan dini.

Selain itu, Hisom juga memiliki kandungan berupa kolagen tinggi, asam amino, DHA, omega 3, omega 6, omega 9 serta vitamin dan mineral yang baik untuk memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak. Lalu, ekstrak teripang emas juga dapat membunuh sel-sel kanker sekaligus merangsang sistem kekebalan tubuh Anda.

Itulah ulasan mengenai 5 langkah cara mengolah kunyit putih untuk benjolan di kulit yang patut Anda coba. Untuk membeli Hisom, Anda bisa langsung mengklik pada gambar produk atau melalui tautan link pembelian Hisom secara daring berikut ini.

Segera beli Hisom karena ada diskon promo bulan ini untuk membantu menjaga kesehatan kulit sekaligus mencegah munculnya benjolan karena kanker atau tumor!

Gambar 2 - Manfaat makan kencur mentah

Manfaat makan kencur mentah – Indonesia memang dikenal dengan beragam rempah dan bumbu yang dimilikinya. Hampir semua masakan nusantara menggunakan rempah dan bumbu alami yang bisa menambah cita rasa dan manfaat baik untuk tubuh. Kencur menjadi salah satu rempah dan bumbu yang sangat populer digunakan pada banyak masakan dan racikan jamu.

Bahkan kencur menjadi bumbu wajib yang perlu ada dalam makanan seblak. Aroma khas dan cita rasa kencur yang membuat hangat dapat membuat Anda menambah dan berselera makan. Selain itu, kencur juga banyak diolah menjadi jamu beras kencur yang memiliki banyak khasiat bagi kesehatan.

Di samping menjadi bumbu masakan dan olahan jamu, kencur ternyata bisa dimakan mentah-mentah oleh sebagian orang. Saat memakan dan mengunyah kencur mentah Anda akan merasakan sensasi rasa pedas dan khas yang mungkin tidak semua orang akan suka dan kuat. Meski begitu, makan kencur secara mentah-mentah dipercaya dapat memberikan khasiat yang lebih mujarab untuk tubuh.

Lantas, apa saja manfaat makan kencur mentah untuk wanita dan pria? Yuk, simak penjelasan lengkapnya melalui ulasan di bawah ini. 

Baca Juga: 5 Manfaat Daun Sirih Hijau untuk Wanita dan Cara Penggunaannya!

Bolehkah Mengunyah Kencur Mentah?

Kencur atau cikur (Kaempferia galanga) merupakan salah satu jenis empon-empon/tanaman obat tradisional yang sering digunakan. Sebagai tanaman obat, kencur dipercaya dapat berguna untuk pengobatan pada kondisi berbagai jenis peradangan termasuk radang tenggorokan yang dapat menyebabkan Anda batuk.

Melansir jawaban dr. Riska Larasati dari Alodokter, kegunaan kencur diperoleh berkat kandungan antioksidan yaitu polifenol yang bisa mengatasi peradangan termasuk radang tenggorokan penyebab batuk. Maka dari itu, kencur bisa digunakan secara langsung dengan cara dikunyah mentah atau diolah terlebih dahulu.

Cara Makan Kencur Mentah

Setelah tahu bahwa kencur ternyata dapat dikunyah saat mentah, Anda juga perlu mengetahui bagaimana cara makan kencur mentah agar tidak salah dan maksimal khasiatnya. Dalam mengunyah kencur , Anda bisa memakai atau mengonsumsi 2-3 siung kencur yang telah dibersihkan terlebih dahulu dengan air bersih. Setelah itu, Anda dapat mengunyah kencur secara langsung dan tidak perlu harus ditelan.

6 Manfaat Makan Kencur Mentah untuk Wanita dan Pria

Gambar 2 - Manfaat makan kencur mentah
Ilustrasi Kencur | Gambar: Freepik.com

Kencur memang telah menjadi rempah dan tanaman obat yang banyak digunakan di Indonesia karena khasiat dan manfaatnya. Hal ini tentu tidak terlepas dari beragam kandungan nutrisi dan senyawa kimia dari kencur yang berguna bagi kesehatan tubuh. Maka dari itu, ketahui sejumlah manfaat makan kencur mentah untuk wanita dan pria di bawah ini:

1. Membantu Tubuh Mengatasi Radang dan Nyeri

Manfaat mengonsumsi dan mengunyah kencur mentah yang pertama bisa Anda ketahui ialah membantu tubuh mengatasi radang dan nyeri. Sebagai salah satu tanaman obat, kencur diketahui memiliki kandungan zat yang bersifat anti randang dan anti nyeri. Maka dari itu, tidak heran jika kencur dijadikan alternatif herbal untuk mengatasi sakit gigi, sakit kepala, randang tenggorokan, hingga radang sendi.

2. Membantu Penyembuhan Batuk dan Pilek

Selain dapat mengatasi radang dan nyeri, kencur ternyata dapat membantu Anda ketika mengalami batuk dan pilek. Melansir laman Yankes Kementerian Kesehatan RI, kencur memang benar bisa dipakai untuk menyembuhkan batuk, peluruh dahak, pembersih tenggorokan, menghilangkan lendir yang menyumbat hidung (pilek), dan menghangatkan tubuh Anda.

Pada saat batuk, Anda bisa memakan kencur mentah dengan cara dikunyah yang sudah dicuci dan dikupas kulitnya. Untuk itu, Anda boleh mengunyah 2-3 siung kencur sampai halus dan telan sari-sarinya. Lakukan dua kali dalam satu hari agar maksimal meski rasa di mulut tentu terasa agak pedas dan khas kencur.

3. Menurunkan dan Mengurangi Kolestrol Jahat di Tubuh

Manfaat makan kencur mentah selanjutnya yang perlu Anda ketahui ialah menurunkan dan mengurangi kolesterol jahat di tubuh. Sebagai informasi kesehatan, dalam beragam kandungan di dalam kencur ternyata dapat membuat kinerja empedu meningkat. Hal ini berkaitan dengan kondisi kolesterol di tubuh karena empedu memiliki peran dan tanggung jawab dalam menyerap nutrisi dan menghilangkan zat-zat beracun dan tidak sehat, termasuk kolesterol jahat.

4. Mencegah Timbulnya Jerawat yang Meradang

Selain untuk kesehatan tubuh, kencur juga ternyata dapat memiliki manfaat bagi wanita dalam hal kecantikan ialah membantu mencegah timbulnya jerawat yang meradang. Memiliki kondisi kulit atau wajah yang berjerawat tentu menjadi masalah menjengkelkan bagi kaum wanita. Kencur dapat menjadi solusi alternatif yang bisa Anda coba untuk mengatasi hal tersebut.

Anda bisa memakai dua cara dalam memanfaatkan kencur untuk jerawat yaitu sebagai masker di muka dan rutin mengonsumsi atau mengunyah kencur. Dengan mengunyah secara rutin kencur, radang pada jerawat dapat dicegah karena sifat anti radang dari kencur sehingga jerawat bisa segera sembuh dan tidak menimbulkan flek hitam.

5. Sebagai Antidepresan Alami untuk Mengurangi Stres

Tahukah Anda bahwa kencur bisa digunakan sebagai bahan herbal yang bisa mengurangi stres pada wanita dan pria? Ya, di dalam kencur terdapat kandungan berupa minyak atsiri yang dapat memberikan stimulan efek relaksasi untuk stres. Selain itu, melansir Halodoc, bahwa baik rimpang (akar) maupun daun kencur ternyata memiliki sifat antidepresan yang bisa memberikan efek sedatif atau menenangkan pikiran.  

6. Menolong Mengatasi Sakit Haid Wanita

Manfaat makan kencur mentah yang terakhir pada pembahasan kali ini adalah bisa menolong mengatasi sakit haid wanita. Mengalami keputihan memang sesuatu yang normal  terjadi kepada wanita. Sakit dapat menjadi masalah yang tidak membuat nyaman wanita karena dapat menimbulkan rasa nyeri dan keram pada area vital kewanitaan.

Nah, kencur dapat menjadi pilihan alternatif herbal alami yang bisa menolong Anda sebagai wanita untuk mengatasi sakit haid. Diketahui bahwa kencur memiliki sejumlah senyawa yang bisa bermanfaat untuk memperlancar haid dan menolong Anda mengatasi sakit, nyeri, dan keram saat haid pada wanita.

Dosis Makan Kencur Mentah

Sebenarnya tidak ada patokan pasti dalam menentukan dosis dalam memakan kencur mentah. Meski begitu, Anda bisa mengunyah kencur mentah setiap hari asalkan tidak melebihi batasan normal dan berlebihan. Agar lebih jelas, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui takaran dosis batasannya.

Baca Juga: Waspada! 6 Bahaya Keputihan Seperti Ampas Tahu Bagi Kesehatan Wanita

Pilih Racikan Herbal Terang Bulan yang Memiliki Kandungan Kencur dan Bahan Herbal Lain untuk Kesehatan Kewanitaan!

Kencur memang memiliki sejumlah manfaat baik untuk kesehatan tubuh termasuk bagi para wanita. Keputihan menjadi salah satu masalah kewanitaan yang normal dan kerap terjadi pada sebagian wanita. Masalah tersebut dapat menimbulkan dampak tidak nyaman karena bisa memberikan dampak rasa gatal, aroma yang tidak sedap, dan lendir berlebih pada area sekitar kewanitaan.

Untuk membantu para wanita, Terang Bulan hadir sebagai racikan ramuan herbal yang bisa mengatasi keputihan dan lendir berlebih pada wanita. Terdapat komposisi herbal alami pilihan berupa kayu rapet, kencur, selayar, temulawak, jati belanda, kunyit, dan pulasari yang diproses secara higienis dan modern.

Selain membantu mengatasi keputihan, Terang Bulan juga berkhasiat menjaga kesuburan dan kesehatan reproduksi wanita serta mengencangkan organ intim kewanitaan sehingga hubungan suami istri dalam rumah tangga menjadi semakin harmonis.

Dari segi keamanan, Terang Bulan telah mengantongi izin BPOM dan Halal MUI secara resmi dan terdaftar. Maka dari itu, Terang Bulan pasti aman dikonsumsi oleh para wanita secara rutin.

Itulah ulasan mengenai 6 manfaat makan kencur mentah untuk wanita dan pria bagi kesehatan yang bisa Anda ketahui. Untuk membeli dan memperoleh Terang Bulan, Anda bisa langsung mengklik pada gambar produk atau melalui tautan link pembelian Terang Bulan berikut ini.

Segera beli Terang Bulan karena ada diskon promo bulan ini untuk mendapat manfaat dari bahan kencur untuk kesehatan wanita secara maksimal!

5 Manfaat Rebusan Daun Salam untuk Asam Urat, Kolesterol, dan Encok saat Rutin Diminum

Manfaat rebusan daun salam – Bagi para ibu yang biasa masak di dapur, daun salam menjadi salah satu tumbuhan rempah yang biasa dan sering digunakan sebagai bumbu khas pelengkap atau penambah aroma masakan Nusantara. Daun salam banyak dipakai pada masakan daging, ikan, sayur lodeh, sayur asem, sampai menanak nasi.

Pemakaian daun salam memang pas untuk mengolah beragam masakan sehingga makanan yang dibuat nantinya akan memiliki aroma harum, cita rasa yang lebih sedap, dan semakin enak untup disantap. Daun salam juga sering dipasangkan dengan rempah tumbuhan lain seperti lengkuas (laos) untuk masakan.

Dibalik penggunaannya pada berbagai masakan, daun salam ternyata menyimpan khasiat atau manfaat yang sangat berguna bagi kesehatan. Selain digunakan untuk pelengkap masakan, daun salam ternyata juga bisa dinikmati dengan cara direbus seperti teh dan diminum sebagai minuman herbal bermanfaat.

Lantas, apa saja manfaat rebusan daun salam bagi kesehatan? Yuk, simak melalui penjelasan lengkap di bawah ini.

Baca Juga: 5 Buahan Penurun Darah Tinggi yang Efektif untuk Dikonsumsi

Sekilas Tentang Daun Salam

Daun salam merupakan bahan tanaman rempah yang diperoleh dari pohon salam untuk digunakan sebagai herbal atau rempah masakan di Indonesia. Melansir Wikipedia, dalam bahasa ilmiah daun salam dikenal dengan sebutan syzygium polyanthum atau dalam bahasa inggris dikenal sebagai Indonesian bay-leaf atau Indonesian laurel.

Kandungan Daun Salam

Gambar 2 - Manfaat rebusan daun salam
Ilustrasi Rempah Daun Salam | Gambar: Pexels.com/@victoria-bowers-148548814

Terdapat beragam kandungan zat bermanfaat pada daun salam yang sangat baik untuk kesehatan. Melansir jurnal ilmiah Universitas Padjadjaran (Unpad), terdapat beberapa kandungan kimia di dalam daun salam diantaranya:

  • Flavanoid
  • Tanin
  • Minyak atsiri
  • Seskuiterpen
  • Triterpenoid
  • Steroid
  • Sitral
  • Saponin
  • Karbohidrat

Selain zat kimia, daun salam juga menyimpan kandungan sejumlah vitamin. Berikut beberapa kandungan vitamin pada daun salam:

  • Vitamin A
  • Thiamin (Vitamin B1)
  • Riboflavin (Vitamin B2)
  • Niacin (Vitamin B3)
  • Vitamin B6
  • Vitamin B9 (asam folat)
  • Vitamin B12
  • Vitamin E

Tidak hanya kandungan sebelumnya, daun salam juga memiliki sejumlah kandungan mineral. Berikut beberapa kandungan mineral pada daun salam:

  • Selenium
  • Kalsium
  • Magnesium
  • Seng
  • Sodium
  • Potassium
  • Besi
  • Fosfor

Manfaat Rebusan Daun Salam untuk Kesehatan saat Rutin Diminum

Gambar 3 - Manfaat rebusan daun salam
Ilustrasi Mengalami Asam Urat | Gambar: Freepik.con/wirojsidhisoradej

Dengan beraneka ragam kandungan di dalamnya, tidak heran jika daun salam memiliki banyak khasiat dan manfaat untuk kesehatab tubuh. Maka dari itu, daun salam juga dikenal dengan beragam aktivitas farmakologi di dalamnya seperti antiinflamasi, antikolesterol, antihipertensi, antihiperglikemik, antibakteri, penurun kadar asam urat dan antioksidan.

Berkat kandungannya, daun salam bisa dimanfaatkan juga dengan cara direbus. Berikut sejumlah manfaat rebusan daun salam untuk kesehatan sat rutin diminum:

1. Membantu Menurunkan Asam Urat

Bagi Anda yang memiliki asam urat, hal ini merupakan kabar baik karena rebusan daun salam dapat membantu menurunkan asam urat sebagai salah satu manfaatnya. Penyakit asam urat cukup banyak dialami oleh masayrakat Indonesia dengan kondisi yang menimbulkan gejala nyeri, pembengkakan, dan rasa panas pada persendian.

Secara umum, asam urat lebih sering dialami oleh pria, khususnya mereka yang berusia lebih dari 30 tahun. Rebusan daun salam dapat menjadi salah satu cara atau upaya untuk menurunkan asam urat karena terdapat kandungan senyawa aktif berupa flavonoid dan peluruh kencing sehingga kadar asam urat berkurang.   

2. Membantu Menurunkan Kolesterol

Di Indonesia, diketahui bahwa penderita kolesterol bisa dibilang cukup tinggi, yakni mencapai 28% dari data yang disebutkan Kementerian Kesehatan. Manfaat rebusan daun salam yang kedua ialah bisa membantu Anda menurunkan kadar kolesterol karena kandungan di dalamnya.

Melansir Medical Profession Journal of Lampung, diketahui bahwa daun salam mengandung minyak atsiri 0,17%, sitral, eugenol, tanin, flavonoid, dan  metal  kavikol.    Flavonoid dan tanin  dalam  daun  salam  menjadi  zat  utama dalam menurunkan kadar kolesterol darah Anda.

Baca Juga: Catat! 7 Pantangan Makanan untuk Kesuburan Pria yang Bisa Berdampak Buruk!

3. Menjaga dan Menurunkan Tekanan Darah untuk Hipertensi

Tekanan darah tinggi atau hipertensi juga merupakan jenis penyakit yang banyak diderita oleh beragam kalangan masyarakat saat ini. Darah tinggi  merupakan peningkatan tekanan darah di dalam arteri yang menyebabkan jantung Anda bekerja lebih keras untuk untuk mengedarkan darah melalui pembuluh darah. Hal ini tentu bisa menjadi risiko munculnya penyakit lain seperti stroke, jantung, hingga ginjal kronik.

Daun salam diketahui memiliki kandungan zat senyawa flavonoid yang cukup tinggi sehingga bisa membantu Anda dalam menurunkan tekanan darah tinggi. Anda bisa merebus daun salam untuk diminum rutin sebagai upaya alternatif menurunkan tekanan darah tinggi.

4. Meringankan Rasa Nyeri, Sakit, dan Pegal Encok

Manfaat rebusan daun salam selanjutnya ialah dapat membantu meringankan rasa nyeri, sakit, dan pegal-pegal yang mungkin Anda alami karena sebab tertentu. Bagi beberapa golongan seperti para pekerja buruh yang menguras tenaga fisik dalam bekerja, kondisi nyeri, sakit, dan pegal encok kerap menyerang yang tentu membuat Anda tidak nyaman.

Mengonsumsi rebusan daun salam secara rutin dapat menjadi cara alternatif untuk meredakan rasa nyeri dan pegal tersebut. Melansir Klikdokter, diketahui bahwa daun salam memang memiliki kandungan berupa tanin dan flavonoid yang berperan sebagai zat anti inflamasi yang dapat meredakan rasa sakit dan nyeri. Selain dua kandungan itu, minyak atsiri pada daun salam juga dapat berperan sebagai analgesik (pereda nyeri) alami untuk mengurangi nyeri dan pegal.

5. Membantu Menurunkan Kadar Gula Darah untuk Diabetes

Selain untuk menurunkan asam urat dan kolesterol, manfaat rebusan daun salam yang terakhir juga bisa menurunkan kadar gula darah untuk diabetes. Penyakit diabetes merupakan kondisi dimana terdapat kadar gula yang tinggi pada tubuh yang termasuk penyakit kronis berbahaya jika sudah terjadi komplikasi.

Merebus daun salam dapat menjadi cara alternatif yang bisa dilakukan untuk menurunkan kadar gula darah karena mengandung flavanoid dan polifenol. Rebus daun salam dan minum secara rutin rebusannya sehingga efektifitas dari kandungannya dapat terasa secara maksimal bagi penderita diabetes. 

Apakah Boleh Minum Air Rebusan Daun Salam Setiap Hari?

Setelah mengetahui sejumlah manfaat rebusan herbal daun salam, Anda juga tentu mungkin akan bertanya tentang apakah diperbolehkan untuk diminum setiap hari? Jawabannya tentu air rebusan daun salam dapat Anda minum rutin setiap hari untuk mendapat manfaat yang maksimal. Minum sebanyak 1-2 kali sehari pagi dan malam atau siang dan malam untuk meningkatkan kesehatan Anda.

Kapan Waktu yang Baik Minum Air Rebusan Daun Salam?

Anda bisa meminum rebusan daun salam pada saat sebelum makan siang atau makan malam agar lebih cepat diserap tubuh. Selain itu, minum rebusan tersebut selagi dalam keadaan hangat biar tubuh menjadi lebih segar. Anda bisa menambahkan madu untuk memberi cita rasa yang lebih manis dan nikmat.

Baca Juga: 5 Manfaat Daun Sirih Hijau untuk Wanita dan Cara Penggunaannya!

Dapatkan Manfaat dari Daun Salam untuk Mengobati Encok, Pegal Linu, dan Asam Urat dengan Asira Kapsul

Mengalami kondisi encok, pegal linu, dan asam urat memang sering terjadi di tengah masyarakat yang bisa disebabkan oleh banyak hal seperti kecapaian bekerja, pola makan yang tidak sehat, kebiasaan minum alkohol, kelamaan duduk atau berdiri, dan kondisi penyakit tertentu.

Apabila kondisi tersebut terjadi, tentu akan memiliki gejala yang membuat Anda tidak nyaman seperti timbulnya rasa nyeri, kemerahan, pembengkakan, sensasi rasa panas, rasa kaku, kejang otot, hingga kesulitan untuk berjalan atau berdiri.

Untuk mencegah hal tersebut, Anda bisa mengonsumsi rebusan daun salam sebagai upaya alternatif alami. Namun demikian, hal tersebut perlu dilakukan secara konsisten dan rutin agar memberikan hasil yang maksimal. Tentunya tidak semua orang bisa dan memiliki waktu untuk repot-repot merebus daun salam secara rutin tiap hari karena kesibukan dan kegiatan yang dilakukan.

Asira - Manfaat rebusan daun salam

Untuk membantu Anda, Asira Kapsul hadir sebagai solusi praktis untuk membantu meredakan encok, pegal linu, dan asam urat berkat racikan herbal tradisional yang diolah secara modern. Asira Kapsul juga memiliki kandungan bahan berupa daun salam, temulawak, lengkuas, jahe, lempuyang, jinten hitam, dan daun sendok.

Racikan kombinasi herbal dari Asira Kapsul memiliki khasiat dan manfaat berupa encok, pegal linu, mengembalikan stamina tubuh, meningkatkan sirkulasi darah, hingga membantu menurunkan kolesterol dan asam urat.  

Itulah ulasan mengenai 5 manfaat rebusan daun salam untuk asam urat, kolesterol, dan encok yang bisa Anda ketahui. Untuk membeli dan memperoleh Asira Kapsul, Anda bisa langsung mengklik pada gambar produk atau melalui tautan link pembelian Asira Kapsul berikut ini.

Segera beli Asira Kapsul karena ada diskon promo bulan ini untuk mengobati kondisi asam urat, kolesterol, encok, dan pegal-pegal di tubuh secara tepat!

Gambar 1 - Manfaat daun sirih hijau untuk wanita

Manfaat daun sirih hijau untuk wanita – Bagi masyarakat Indonesia, daun sirih merupakan tanaman yang cukup dikenal sebagai tanaman obat (fitofarmaka) hingga menjadi bahan untuk menyirih yang merupakan warisan budaya dengan mengunyah daun sirih atau pinang. Tanaman sirih memang cukup mudah ditemui di seluruh Indonesia dan memiliki manfaat yang beragam untuk kesehatan.

Dengan beragam kandungan yang dimilikinya, daun sirih terbukti memiliki manfaat baik untuk kesehatan tubuh termasuk untuk kesehatan kewanitaan atau wanita. Hal ini merupakan kabar baik bagi para wanita yang mencari alternatif bahan alami untuk kesehatan kewanitaan. Lantas, apa saja manfaat daun sirih hijau untuk wanita? Yuk, cari tahu jawaban dan cara penggunaannya secara tepat melalui ulasan di bawah ini.

Baca Juga: Manjur! 5 Cara Agar Haid Cepat Selesai yang Mudah Dicoba Sekarang

Mengenal Sekilas Daun Sirih Hijau

Sirih diketahui merupakan salah satu tanaman asli Indonesia yang tumbuh secara merambat atau bersandar pada batang pohon tanaman lain. Melansir Wikipedia, sirih juga dikenal dalam masing-masing bahasa dengan nama yang khas, seperti: suruh (Jawa) dan sireh (Melayu). Terdapat dua jenis sirih yang paling banyak dikenal dan diketahui yaitu daun sirih hijau dan daun sirih merah.

Daun sirih hijau merupakan jenis tanaman sirih yang paling banyak ditanam sebagai tanaman hias atau sekaligus menjadi tanaman herbal. Kedua jenis sirih berdaun hijau dan sirih berdaun merah umumnya memiliki bentuk daun seperti bentuk hati. Perbedaan kedua jenis sirih tersebut terletak pada warna daun dan batang saja. Daun sirih diketahui memiliki kandungan yang kaya akan senyawa dan zat yang berkhasiat untuk kesehatan.

Kandungan Daun Sirih Hijau

Agar Anda nanti semakin memahami manfaat daun sirih, Anda juga perlu mengetahui beragam kandungan yang terdapat di dalam daun sirih hijau. Melansir Research Gate, berikut sejumlah kandungan nutrisi yang terdapt dalam tanaman sirih:

– Air 85-90%

– Protein 3-3,5%

– Lemak 0,4-1%

– Serat 2,3%

– Mineral 2,3-3,3%

– Karbohidrat 0,5-6,1%

– Vitamin C 0,01%

– Vitamin A 1,9-2,9 mg/100g

– Vitamin B1 (Thiamine) 10-70 mcg/100g

– Vitamin B2 (Riboflavin) 1,9-30 mcg/100g

– Potasium 1,1-4,6%

– Kalsium 0,2-0,5%

– Iodine 3,4 mcg/100g

– Minyak Esensial 0,2%

– Energi 44 kcal/100g

5 Manfaat Daun Sirih Hijau untuk Wanita yang Perlu Anda Tahu

Gambar 2 - Manfaat daun sirih hijau untuk wanita
Ilustrasi Daun Sirih | Gambar: Indonesia.go.id

Dari beragam kandungan nutrisi dan senyawa di dalam daun sirih hijau, maka tidak heran jika daun sirih hijau memiliki sejumlah khasiat untuk kesehatan termasuk bagi para wanita. Berikut 5 manfaat daun sirih hijau untuk kesehatan wanita yang perlu Anda tahu:

1. Dapat Meredakan Nyeri Haid

Manfaat daun sirih hijau untuk wanita dan kesehatannya yang pertama ialah dapat membantu meredakan nyeri haid atau datang bulan. Kondisi haid pada wanita memang dialami setiap bulannya sebagai sebuah hal yang alami. Meski begitu, tidak sedikit wanita yang merasa sakit dan nyeri saat haid datang sehingga membuat rasa tidak nyaman dan mengalami badmood.

Oleh karena itu, Anda bisa memanfaatkan daun sirih hijau sebagai cara alternatif alami untuk meredakan nyeri haid. Hal ini tidak terlepas dari kandungan senyawa eugonol yang bersifat anti-inflamasi dan antiradang yang kuat sehingga dapat membantu meredakan rasa nyeri termasuk nyeri haid.

2.  Mampu Mengatasi Keputihan Wanita

Sebagai tanaman obat, daun sirih hijau juga dapat bermanfaat untuk mengatasi keputihan pada wanita. Keputihan sendiri merupakan masalah gangguan kesehatan yang kerap terjadi pada wanita karena adanya infeksi bakteri atau jamur di area kewanitaan. Keputihan karena infeksi tersebut dapat menimbulkan rasa tidak nyaman bagi wanita karena munculnya bau tidak sedap atau amis dan dapat membuat gatal di area kewanitaan.

Melansir E-journal Universitas Riau, bahwa terdapat penelitian yang menunjukan bahwa rata-rata penurunan nilai keputihan setelah mendapatkan rebusan daun sirih pada kelompok eksperimen lebih besar daripada rata-rata penurunan nilai keputihan pada kelompok kontrol yang tidak diberi rebusan daun sirih. Maka dari itu, penggunaan rebusan daun sirih hijau dinilai efektif dalam menurunkan nilai keputihan pada wanita.

3. Mengurangi Rasa Gatal pada Area Kewanitaan

Rasa gatal pada area kewanitaan dapat disebabkan oleh banyak hal. Salah satu manfaat daun sirih hijau untuk wanita ialah dapat membantu mengurangi rasa gatal pada area kewanitaan. Apabila Anda kurang menjaga kebersihan organ intim, maka dapat muncul bercak-bercak putih yang dapat menjadi tempat tumbuhnya bakteri, jamur, parasit, atau virus.

Air rebusan daun sirih hijau atau merah dipercaya dapat membantu mengurangi rasa gatal di area kewanitaan atau miss V serta menjaga keseimbangan pH (tingkat keasaman) pada vagina. Hal ini disebabkan oleh daun sirih yang memiliki sifat antiseptik (bakterisida dan fungisida) yang sangat kuat untuk membasmi jamur candida albicans yakni penyebab keputihan dan rasa gatal.

Baca Juga: 5 Penahan Nafsu Makan Alami yang Mudah Dicoba dan Aman!

4. Bisa Membantu Mengharumkan Organ Kewanitaan

Bagi pasangan suami dan istri, kebersihan dan kesehatan organ vital merupakan hal yang penting untuk dijaga dan dirawat. Bagi wanita, organ intim yang tidak berbau dan harum dapat menambah kepercayaan diri dan membuat senang suami. Hal ini dapat meningkatkan kenyamanan Anda dan pasangan saat berhubungan intim.

Diketahui bahwa daun sirih juga dapat membantu mengharumkan organ kewanitaan berkat adanya kandungan minyak atsiri yang dapat menghilangkan aroma tidak sedap pada area vagina. Melansir Hellosehat, adanya senyawa eugenol, chavicol, dan antioksida pada daun sirih hijau juga membantu secara efektif dalam membasmi mikroba penyebab bau tidak sedap di dalam organ intim wanita.

5. Membantu Mengatasi Masalah Jerawat

Jerawat merupakan masalah klasik yang tentunya membuat banyak wanita merasa tidak pede atau insecure terhadap penampilan fisik. Manfaat daun sirih hijau untuk wanita selanjutnya ialah bisa membantu Anda dalam mengatasi masalah jerawat. Diketahui bahwa daun sirih memiliki sifat antibakteri yang sangat kuat terhadap jenis bakteri penyebab jerawat seperti propionibacterium acnes. Anda dapat membersihkan muka yang berjerawat dengan memakai rebusan daun sirih.      

Cara Penggunaan Daun Sirih Hijau untuk Kesehatan Wanita

Gambar 3 - Manfaat daun sirih hijau untuk wanita
Ilustrasi Wanita | Gambar: Freepik

Setelah mengetahui beragam mnfaat daun sirih hijau bagi wanita, Andaj juga perlu memahami cari penggunaan dan konsumsinya agar hasilnya optimal. Berikut beberapa cara penggunaan daun sirih hijau untuk kesehatan wanita:

Penggunaan Daun Sirih Hijau untuk Jerawat atau Kesehatan Kulit

1. Siapkan 5-10 lembar daun sirih hijau

2. Cuci bersih daun sirih hijaunya

3. Tumbuk daun sirih hijau sampai halus

4. Seduh tumbuhkan halus daun sirih dengan air hangat

5. Gunakan seduhan tumbuhkan daun sirih tersebut untuk mencuci muka atau kulit tubuh

6. Lakukan sebanyak 2x sehari pada pagi dan malam sebelum tidur

Penggunaan Daun Sirih Hijau untuk Kesehatan Organ Kewanitaan

1. Persiapkan 5-7 lembar daun sirih hijau

2. Sediakan 1 liter air bersih

3. Cuci bersih daun sirih hijau

4. Masak 1 liter air bersih hingga mendidih

5. Diamkan terlebih dahulu air selama 15 menit agar menjadi hangat

6.  Bersihkan organ kewanitaan dengan air rebusan daun sirih hijau

7. Usap secara perlahan vagina dari arah depan ke belakang

8. Diamkan sejenak

9. Terakhir bilas dengan air bersih area vagina tersebut

Baca Juga: Catat! 7 Pantangan Makanan untuk Kesuburan Pria yang Bisa Berdampak Buruk!

Bantu Turunkan Berat Badan dan Kurangi Lemak Tubuh untuk Wanita dengan Kandungan Daun Sirih dari Susut Perut Kalimantan

Daun sirih hijau memang dikenal dengan beragam manfaat dan khasiat yang berguna untuk kesehatan wanita. Selain dapat menjaga kesehatan organ intim wanita, daun sirih juga dikenal sebagai bahan alami yang bisa membantu mengurangi lemak tubuh dan berat badan wanita. Namun demikian, Anda membutuhkan ketelatenan dan konsistensi dalam mengolah daun sirih secara tepat.

Susut Perut Kalimantan - Manfaat daun sirih hijau untuk wanita

Untuk membantu dan membuat Anda lebih mudah mengonsumsi daun sirih, Susut Perut Kalimantan hadir sebagai racikan khusus yang berasal dari bahan baku herbal pilihan untuk membantu menurunkan berat badan dan membantu mengurangi lemak di dalam tubuh. Terdapat sejumlah kombinasi bahan baku alami berupa daun sirih, majakani, kunyit, jahe, pinang, hingga pati yang diproses secara modern dan higenis.

Susut Perut Kalimantan sangat aman dikonsumsi karena memiliki ijin edar resmi Badan POM dan halal MUI. Beberapa khasiat yang bisa Anda dapatkan apabila mengonsumsi Susut Perut Kalimantan secara rutin ialah menahan rasa lapar, memperlancar buang air besar, menyegarkan badan, membantu mengurangi lemak tubuh, dan secara bertahap bisa menurunkan berat badan.

Itulah ulasan mengenai 5 manfaat daun sirih hijau untuk wanita yang perlu Anda tahu. Untuk memperoleh atau membeli Susut Perut Kalimantan, Anda bisa langsung mengklik pada gambar produk atau melalui tautan link pembelian produk berikut ini.

Segera beli Susut Perut Kalimantan karena terdapat diskon di bulan ini untuk memperoleh manfaat dari daun sirih sekaligus menurunkan berat badan