Stamina

Stamina

Stamina adalah kemampuan daya tahan lama organisme atlet untuk melawan kelelahan dalam batas waktu tertentu, dimana aktivitas dilakukan dengan intensitas tinggi (tempo tinggi, frekuensi tinggi, dan selalu mengunakan power). Paru-paru jantung, pusat syaraf dan otot skelet bekerja berat dalam melakukan stamina.

Stamina merupakan proses aerobik dan anaerobik dalam batas waktu tertentu sesuai dengan cabang olahraga yang diikuti. Kombinasi proses ketiga macam daya tahan di  atas merupakan stamina.

Setelah atlet mencapai suatu tingkat daya tahan atau kemampuan aerobik yang memadai (setelah kira-kira melakukan 15 kali latihan). Latihan-latihan daya tahan harus ditingkatkan intensitasnya agar atlet lebih mampu untuk bertahan terhadap stres yang pasti akan dijumpai dalam pertandingan. Tingkat yang lebih tinggi dari endurance adalah komponen fisik yang disebut stamina. Stamina adalah kemampuan seseorang untuk bertahan terhadap kelelahan, artinya meskipun berada dalam kondisi yang lelah dia masih mampu untuk meneruskan latihan atau pertandingan. Stamina adalah“…. the ability to withstand fatique”sedankan fatigue adalah …. which tends to couse a fall-off in the repeated performance of any activity”. Jadi setamina adalah kemampuan untuk bertahan terhadap kelelahan, sedangkan kelelahan adalah sesuatu yang menyebabkan penurunan dalam penampilan setiap kegiatan kita. Jadi setamina adalah sesuatu yang memungkinkan atlet untuk meneruskan kerja, latihan, pertandingan, meskipun berada dalam kondisi lelah (Thomas: 1970).

Stamina adalah tingkat daya tahan yang lebih tinggi derajatnya dari pada daya tahan. Oleh karena itu sebelum dilatih untuk stamina, atlet harus terlebih dahulu memiliki suatu tingkat daya tahan tertentu. Kerja stamina adalah kerja pada tingkat anaerobik yang intensitasnya tinggi sehingga suplai atau masukan oksigen tidak cukup untuk meladeni kebutuhan pekerjaan yang dilakukan oleh otot. Oleh karena suplai yang tidak cukup ini, maka kerja anaerobik akan selalu mengakibatkan atlet berhutang oxygen (oxygen debt). Oleh karena itu atlet harus dilatih dengan intensitas yang makin lama makin tinggi sehingga kemampuanya untuk bertahan terhadap rasa lelah (the ability to withstand fatique) makin lama makin meningkat.

Kerja anaerobik akan selalu menghasilkan akumulasi asam laktat yang tinggi dalam darah.

Beberapa cara meningkatkan daya tahan menjadi stamina adalah:

a. Memperpanjang jarak lari atau renang dengan tetap memperhatikan tempo yang tinggi.

b. Mempertinggi tempo (kecepatan (90% sampai 100% maksimal).

c. Memperkuat otot-otot yang dibutuhkan untuk kerja tersebut.

Promo

http://irwanariadi31.blogspot.com/2012/04/stamina.html

WhatsApp chat