8 Cara Menghangatkan Badan di Cuaca Dingin untuk Cegah Masuk Angin

Cara menghangatkan badan di cuaca dingin – Memasuki musim hujan, tentunya cuaca akan menjadi lebih terasa dingin dan lembab. Bagi sebagian orang, cuaca dingin tentu membawa dampak yang bisa berimbas pada kesehatan seperti merasa dingin mengigil, bersin-bersin, pilek, alergi, hingga masuk angin.

Faktor Penyebab Cuaca Dingin

Cuaca dingin memang dapat terjadi pada wilayah tertentu karena curah hujan yang tinggi dan terjadi terus menerus, tidak terkecuali di suatu kota. Saat cuaca dingin terjadi, suhu udara menjadi lebih rendah dan kelembapan udara meningkat serta angin bertiup lebih kencang. Cuaca dingin diketahui juga dapat menurunkan kinerja tubuh Anda.

Melansir Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terdapat beberapa faktor-faktor penyebab cuaca dingin diantaranya yaitu faktor angin kencang, faktor tutupan awan, faktor musim penghujan di suatu wilayah, dan kondisi cuaca cerah di malam hari.

Baca Juga: 5 Manfaat Rebusan Daun Salam untuk Asam Urat, Kolesterol, dan Encok saat Rutin Diminum

8 Cara Menghangatkan Badan di Cuaca Dingin untuk Cegah Masuk Angin

Gambar 2 - Cara menghangatkan badan di cuaca dingin
Ilustrasi Meminum Minuman Hangat saat Cuaca Dingin | Gambar: Freepik.com

Dengan cuaca dingin yang sedang terjadi, pastinya hampir semua orang mencari cara untuk menghangatkan tubuhnya. Terlebih jika Anda merupakan orang yang tidak kuat dengan udara dan cuaca dingin dan rentan masuk angin atau mengalami gangguan kesehatan tentu perlu mencari cara yang tepat.

Berikut beberapa cara menghangatkan badan saat cuaca dingin yang bisa dicoba:

1. Meminum Aneka Minuman Hangat

Cara pertama yang mudah dilakukan untuk menghangatkan badan pada saat cuaca dingin agar tidak masuk angin ialah meminum aneka minuman hangat. Ya, air hangat dapat memberikan sensasi rasa hangat di tubuh yang membuat Anda merasa lebih baik.

Beberapa aneka minuman hangt yang bisa Anda bisa coba saat cuaca dingin diantaranya teh manis hangat, wedang jahe, bandrek, bajigur, kopi hangat, minuman coklat hangat, hingga stmj (susu telur madu jahe).

2. Memakai Pakaian Hangat atau Berlapis

Kondisi cuaca dingin kerap kali membuat tubuh sebagian orang merasa kedinginan atau menggigil. Oleh karena itu, memakai pakaian hangat dapat menjadi salah satu cara untuk menghindari rasa kedinginan yang Anda rasakan.

Beberapa pakaian hangat biasanya terbuat dari bahan wol, katun, flanel, dan cashmere. Selain itu, Anda juga dapat melengkapinya dengan pakaian berlapis tambahan seperti sarung tangan, kaus kaki, syal, sarung tangan, dan kupluk.

3. Mengonsumsi Makanan Berkalori yang Hangat

Ketika cuaca sedang dingin, tubuh membutuhkan “bahan bakar” agar menjaga suhunya tetap stabil dan tidak menggigil. Melansir laman HY-Vee Pharmacy, mengonsumsi makanan yang membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna dapat membantu menaikkan suhu tubuh dan membuat Anda merasa lebih hangat yang disebut dengan istilah medis yaitu thermogenesis.

Thermogenesis sendiri merupakan proses tubuh menghasilkan panas yang disebabkan oleh metabolisme makanan. Maka dari itu, mengonsumsi makanan tinggi kalori dapat menjadi salah satu cara menghangatkan badan di cuaca dingin.  

4. Mandi atau Berendam Air Hangat

Selain mengonsumsi makanan hangat, terdapat cara lain untuk bisa menghangatkan badan ketika cuaca dingin seperti mandi atau berendam air hangat. Anda bisa berendam atau mandi air hangat selama 5-10 menit saja dengan suhu tidak lebih dari 44 derajat celcius.

Beberapa manfaat berendam air hangat diantaranya menaikkan suhu tubuh, melancarkan sirklus peredaran darah tubuh, melemaskan otot-otot yang tegang, mencegah insomnia, dan bisa mengurangi stres dan cemas.

5. Melakukan Meditasi Pernapasan

Dalam cuacu dingin, melakukan pernapasan yang baik juga menjadi hal yang dapat membantu tubuh agar tidak kedinginan dan menggigil. Melansir Healthline, melakukan meditasi pernapasan dengan cara menarik napas panjang dan menahannya dalam beberapa detik dapat memberikan efek peningkatan suhu. Ulangi beberapa kali hingga tubuh Anda terasa hangat.

6. Melakukan Kegiatan Jalan Kaki

Cara menghangatkan badan di cuaca dingin yang selanjutnya agar Anda tidak masuk angin yaitu melakukan kegiatan jalan kaki. Sirkulasi darah bisa semakin lancar mengalir saat Anda bergerak dan berjalan kaki sehingga suhu tubuh dapat tetap hangat terjaga. Anda cukup berjalan kaki ringan dengan jarak yang tidak jauh untuk memanaskan suhu badan.

7. Mencukupi Asupan Zat Besi dan Vitamin B12

Tahukah Anda bawha kekurangan asupan zat besi dan vitamin B12 dapat meningkatkan risiko penyakit anemia? Ya, anemia merupakan kondisi dimana jumlah sel darah merah pada tubuh Anda jumlahnya terlalu sedikit sehingga tidak bisa mengantarkan oksiges secara maksimal dan cukup ke seluruh bagian tubuh. Anemia dapat menimbulkan gejala berupa merasa kedinginan sehingga tidak baik jika berada dalam cuaca yang dingin juga.   

8. Berolahraga Ringan atau Sedang

Cara menghangatkan badan di cuaca dingin yang terakhir adalah dengan melakukan olahraga ringan atau sedang. Melansir Hellosehat contoh olahraga ringan atau sedang seperti jogging, bersepedah, senam, aerobik, jumping jack, squat, push-up, mountain climber, dan lari di tempat. Dengan melakukan hal-hal itu, tubuh akan tetap bergerak dan menghasilkan panas tubuh sehingga terjag dari cuaca dingin.

Jamu Apa yang Bisa Menghangatkan Badan?

Selain sejumlah cara-cara di atas, Anda juga bisa menghangatkan tubuh dengan mengonsumsi jamu sebagai racikan tradisional nusantara. Beberapa jenis jamu yang bisa Anda buat atau beli untuk menghangatkan tubuh diantaranya jamu beras kencur, jamu jahe hangat, jamu wedang sereh, dan jamu serupa lainnya.

Baca Juga: 5 Buahan Penurun Darah Tinggi yang Efektif untuk Dikonsumsi

Hangatkan dan Segarkan Badan dengan Jamu Ramuan Alami dari Wayang Rahwana yang Aman Dikonsumsi

Badan yang masuk angin karena cuaca dingin tentu merupakan hal yang tidak mengenakan untuk Anda rasakan, terlebih jika hal tersebut dirasa ketika Anda sedang banyak kegiatan atau kepentingan yang memerlukan kondisi tubuh fit dan sehat.  Beberapa cara di atas dapat membantu Anda menghangatkan badan untuk mencegah masuk angin.

Mengonsumsi jamu ternyata dapat membantu Anda juga dalam menghangatkan tubuh ketika kondisi cuaca dingin. Untuk membantu Anda, Wayang Rahwana hadir sebagai jamu berbahan alami yang dapat menghangatkan tubuh, menjaga kesehatan, dan menyegarkan badan.

Jamu Wayang Rahwana terbukti aman dikonsumsi (tidak ada kandungan BKO/Bahan Kimia Obat) dan memiliki sertifikasi resmi BPOM dan Halal MUI. Terdapat beragam rempah-rempah bahan alami herbal nusantara yang terdapat dalam jamu ini seperti jahe, lada hitam, adas, kayu manis, temulawak, jahe emprit, cabai jawa, dan sha ren.

Dengan mengonsumsi jamu Wayang Rahwana, Anda bisa menghangatkan badan, mengurangi efek masuk angin, mengembalikan stamina, meredakan letih dan kelelahan setelah bekerja.

Itulah ulasan mengenai 8 cara menghangatkan badan di cuaca dingin untuk cegah masuk angin yang bisa Anda ikuti. Untuk membeli dan memperoleh jamu Wayang Rahwana, Anda bisa langsung klik pada gambar produk atau melalui link tautan pembelian produk berikut ini.

Segera beli jamu Wayang Rahwana sebab ada diskon promo bulan ini untuk membantu menghangatkan dan mencegah masuk angin saat cuaca dingin melanda!

5 Buahan Penurun Darah Tinggi yang Efektif untuk Dikonsumsi

Buahan penurun darah tinggi – Ketika Anda memiliki kondisi darah tinggi atau hipertensi tentu dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh. Selain mengonsumsi obat darah tinggi, beberapa jenis buah-buahan dapat menjadi opsi alami untuk bisa menurunkan kadar tensi darah tersebut.

Perkiraan jumlah kasus darah tinggi atau hipertensi di Indonesia melalui data laman Kementerian Kesehatan pada Riskesdas 2018 mencapai kurang lebih 63 juta orang, lalu angka kematian di Indonesia akibat darah tinggi mencapai sebesar 427 ribu orang. Bahkan berdasarkan hasil pengukuran juga pravelensi penduduk usia >18 tahun diketahui sebesar 34,1%, kelompok umur 31-44 tahun (31,6%), umur 45-54 tahun (45,3%) dan umur 55-64 tahun (55,2%).

Maka dari itu, Anda juga perlu waspada dan lebih menyadari akan kondisi apabila mengalami tensi tekanan darah sistolik mencapai lebih > 140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg. Lantas, apa jenis buahan penurun darah tinggi yang bisa cocok dan efektif untuk dikonsumsi? Yuk, simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Baca Juga: 5 Manfaat Daun Sirih Hijau untuk Wanita dan Cara Penggunaannya!

Kebaikan Buah untuk Tubuh dan Darah Tinggi

Buah-buahan memang sejak dahulu diketahui merupakan sumber alami nutrisi yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Bahkan berdasarkan data World Health Organization (WHO), terdapat 2,8% atau sebanyak 1,7 juta orang di dunia yang mengalami kematian akibat jarang mengonsumsi buah ataupun sayur.

Makan buah dan sayuran secara cukup secara nyata dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, penyakit jantung, penyakit diabetes, obesitas, stoke, kanker perut, dan termasuk darah tinggi. Beberapa manfaat buah-buahan untuk tubuh diantaranya sebagai sumber vitamin dan mineral, sumber antioksidan, dan sumber asupan air untuk tubuh.

5 Buahan Penurun Darah tinggi yang Efektif untuk Dikonsumsi

Gambar 2 - Buahan penurun darah tinggi
Ilustrasi Beragam Jenis Buah | Gambar: Freepik.com/kamranaydinov

Timbulnya darah tinggi kerap kali tidak disadari banyak orang, padahal penyakit ini bisa menimbulkan beragam penyakit lainnya. Selain kaya kandungan nutrisi alami, beberapa jenis buah juga dapat membuat tekanan darah tinggi menjadi turun. Lalu buah apa sajakah itu? Berikut 5 buah penurun darah tinggi yang efektif dikonsumsi:

1. Buah Pisang

Jenis buah pertama yang cocok dan efektif untuk menurunkan darah tinggi ialah buah pisang. Buah yang memiliki warna kuning dan rasa yang manis memang menjadi salah satu jenis buah yang sangat disukai banyak orang.

Meski begitu, buah pisang ternyata dapat menurunkan kadar darah tinggi di tubuh berkat adanya kandungan nutrisi kalium yang tinggi di dalamnya. Melansir Asosiasi Jantung Amerika (AHA), potasium atau kalium yang terkandung di dalam pisang bisa mengurangi efek natrium atau garam serta meredakan ketegangan di dinding pembuluh darah Anda.

2. Buah Semangka

Di samping rasanya yang segar dan manis, buah semangka ternyata memiliki manfaat untuk bisa menurunkan darah tinggi secara efektif juga. Hal ini dapat terjadi karena adanya kandungan asam amino yang disebut citrulline di dalam buah semangka.  

Untuk Anda ketahui, tubuh akan mengubah citurlline menjadi arginine, hal ini membantu tubuh untuk bisa memproduksi oksida nitrat yang merupakan gas untuk melemaskan pembuluh darah dan mendorong kelenturan di arteri. Hal ini dapat membantu melancarkan aliran darah sehingga bisa menurunkan tekanan darah tinggi.

3. Buang Anggur

Gambar 3 - Buahan penurun darah tinggi
Ilustrasi Buah Anggur | Gambar: Freepik.com/Stockking

Buahan penurun darah tinggi selanjutnya adalah buah anggur yang memiliki bentuk bulat-bulat kecil dengan warna ungu, hijau, merah, hingga hitam. Buah anggur diketahui cocok dikonsumsi oleh para penderita hipertensi karena memiliki kandungan potasium tinggi dan polifenol.

Melansir Medical News Today, kandungan potasium atau kalium yang tinggi pada anggur dapat membantu tubuh mengurangi efek natrium pada orang yang memiliki tekanan darah tinggi. Selain itu, kandungan polifenol di dalam anggur juga bermanfaat secara efektif untuk mengendalikan tekanan darah agar tidak tinggi.

4. Buah Pir

Buah yang memiliki tekstur daging buah yang renyah dengan rasa yang segar manis ini memang menjadi salah satu jenis buah yang banyak disukai oleh masyarakat Indonesia juga. Buah pir diketahui memiliki kandungan yang kaya akan kalium dan jenis antioksidan. Pada buah pir juga tidak ditemukan kandungan sodium dan lemak sehingga aman untuk penderita darah tinggi.

Pada bagian kulit buah pir, terdapat jenis antioksidan bernama quercentin yang memiliki efek antihipertensi. Antioksidan ini memiliki manfaat untuk mengurangi peradangan, tekanan darah tinggi, dan kolesterol. Konsumsi buah pir secara rutin dapat merelaksasi pembuluh darah sehingga tekanan darah tinggi dapat menurun secara efektif.  

5. Buah Delima

Jenis buahan penurun darah tinggi yang terakhir dalam pembahasan kali ini adalah buah delima. Buah yang identik dengan warna merah ini ternyata memiliki khasiat juga untuk menurunkan darah tinggi. Diketahui bahwa buah delima juga memiliki kandungan kalium dan polifenol yang berguna untuk   menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik.

Selain itu, melansir Klikdokter menurut dr. Gia Pratama bahwa antioksidan di dalam kandungan buah delima dapat membantu mengurangi adanya penumpukan plak di arteri darah, sehingga aliran darah semakin lancar dan tekanan darah menjadi berkurang.

Hal-hal Lain yang Bisa Menurunkan Darah Tinggi untuk Anda Coba!

Selain 5 jenis buah di atas, terdapat beberapa hal juga yang bisa dilakukan untuk menurunkan kadar darah tinggi yaitu:

  • Menjaga berat badan ideal
  • Mengurangi asupan natrium atau garam
  • Meningkatkan asupan kalium dari sumber alami
  • Melakukan olahraga rutin
  • Menghindari kebiasaan merokok dan minum alkohol
  • Menhindari stres dan banyak pikiran negatif

Baca Juga: Catat! 7 Pantangan Makanan untuk Kesuburan Pria yang Bisa Berdampak Buruk!

Bantu Turunkan dan Ringkan Darah Tinggi dengan Ramuan Herbal Alami dari Astrol

Mengalami kondisi darah tinggi atau hipertensi kadang jarang disadari oleh banyak orang baik masih mudah atau sudah tua. Maka dari itu, penyakit ini sering disebut juga sebagai silent killer karena tidak sedikit yang mengalami tapi tindak adanya keluhan dirasa. Kondisi darah tinggi baru diketahui ketika seseorang sudah mengalami komplikasi sehingga mengalami penyakit lain juga.

Sejumlah organ tubuh yang rawan menjadi komplikasi akibat hipertensi yang tidak terkontrol dengan baik diantaranya adalah jantung, ginjal, mata, otak, dan pembuluh darah arteri perifer. Semua organ yang memiliki pembuluh darah berisiko menjadi rusak karena hipertensi atau tekanan darah tinggi.

5 Buahan Penurun Darah Tinggi yang Efektif untuk Dikonsumsi

Untuk membantu Anda, Astrol hadir sebagai racikan herbal alami yang dapat meringankan dan mengatasi darah tinggi. Astrol terbuat dari sejumlah bahan alami berkualitas yang di ekstrak seperti daun seledri, sambiloto, mengkudu, daun salam, temu mangga, daun kemangi dan terong ungu. Bahan tersebut diproses secara modern dan higienis yang dikemas dalam bentuk kapsul telan.

Dengan mengonsumsi Astrol, Anda bisa menurunkan dan meringankan kondisi darah tinggi yang sedang dirasakan secara alami. Untuk keamanan produk, Astrol juga telah mengantongi izin BPOM dan Halal MUI.

Itulah ulasan mengenai 5 buahan penurun darah tinggi yang efektif untuk dikonsumsi. Cara membeli dan memperoleh Astrol, Anda bisa langsung saja klik pada gambar produk atau melalui tautan link pembelian produk Astrol di sini.

Segera beli Astrol karena ada diskon promo bulan ini untuk membantu meringankan kondisi darah tinggi secara herbal alami…!

Gambar 1 - Pantangan makanan untuk kesuburan pria

Pantangan makanan untuk kesuburan pria – Untuk seorang pria dewasa yang telah menikah pasangan wanitanya, memiliki anak atau keturunan menjadi hal yang sangat diingin-inginkan, bukan? Meski begitu, bagi sebagian pasangan memiliki keturunan bukan hal yang mudah dan kadang membutuhkan waktu yang cukup lama. Dalam masyarakat Indonesia, sering kali wanita dianggap sebagai pihak yang tidak subur karena tidak kunjung hamil, padahal kenyataanya hal tersebut bisa terjadi juga pada pria.

Tentunya keinginan tersebut menjadi sulit tercapai karena beragam faktor yang bisa menjadi penyebabnya. Salah satu faktornya ialah tingkat kesuburan dari pria itu sendiri yang mungkin memiliki kualitas sperma yang kurang sehat atau tidak subur. Ternyata faktor makanan dan gaya hidup dapat menjadi hal yang memengaruhi juga terhadap kesuburan pria.

Hal ini tentu jarang disadari oleh banyak pria terutama di Indonesia. Lantas, pantangan makanan apa yang dapat berpengaruh terhadap kesuburan pria? Yuk, cek fakta dan jawabannya di bawah ini.

Baca Juga: Manjur! 5 Cara Agar Haid Cepat Selesai yang Mudah Dicoba Sekarang

Mengenal Sekilas Kondisi Kesuburan Pria

Hal pertama yang perlu Anda pahami di awal ialah mengenal kondisi kesuburan pria dalam kacamata medis. Melansir Mayo Clinic, ketidaksuburan pria atau infertilitas laki-laki dapat disebabkan oleh sejumlah hal seperti produksi sperma yang rendah, fungsi sperma yang tidak normal, atau penyumbatan saluran yang bisa menghalangi pengiriman sperma.

Disamping itu, penyakit, cedera, masalah kesehatan kronis, gaya hidup dan mengonsumsi makanan dapat menyebabkan ketidaksuburan pria terjadi. Tentunya ini tidak ingin Anda rasakan bukan? Terlebih ketidaksuburan pria dapat membuat stres dan frustasi yang tentunya membutuhkan konsultasi secara medis.  

6 Pantangan Makanan untuk Kesuburan Pria yang Bisa Berdampak Buruk

Gambar 2 - Pantangan makanan untuk kesuburan pria
Ilustrasi Gambar Beragam Jenis Makanan | Gambar: Freepik.com

Terdapat sejumlah pantangan makanan untuk kesuburan pria yang perlu Anda ketahui dan waspadai karena bisa berdampak buruk untuk kesehatan dan rencana memiliki keturunan. Ingin tahu, bukan? Berikut 7 pantangan makanan untuk kesuburan pria:

1. Jenis Daging Olahan

Makanan berbahan dasar daging hewan memang sangat digemari oleh banyak orang karena rasanya yang lezat. Saat ini, beragam jenis daging olahan bisa dengan mudah di jumpai dan dibeli oleh beragam kalangan karena harganya juga cukup murah. Beberapa jenis daging olahan yang cukup dikenal diantaranya sosis, nugget, hamburger, bakso, bacon, dan jenis olahan daging lainnya.

Meski makanan tersebut terasa enak disantap, mengonsumsi daging merah olahan ternyata dapat dikaitkan dengan dampak kesuburan pria. Melansir Fertility Institute Sandiego, bahwa terdapat studi yang menunjukan bahwa daging merah berhubungan konsentrasi sperma pria yang rendah dan jumlah total sperma. Selain itu, mengonsumsi daging merah olahan juga bisa mengubah motilitas (kemampuan bergerak) sperma.

2. Jenis Makanan dengan Lemak Trans yang Tinggi

Banyak orang tidak sadar telah rutin mengonsumsi makanan dengan lemak trans yang tinggi. Padahal dampaknya tentu tidak baik untuk kesehatan dan tidak bagus untuk kesuburan pria. Berikut sejumlah jenis makanan dengan lemak trans yang tinggi ialah gorengan, kentang goreng, popcorn, biskuit, ayam goreng, krimer, margarin, dan jenis makanan dengan lemak trans lainnya.

Mengonsumsi banyak makanan dengan lemak trans dapat menyebabkan obesitas dan mengganggu kesuburan pria. Hal ini dikarenakan pada sebuah studi yang menunjukan sperma dengan kadar lemak trans tinggi dikaitkan dengan konsentrasi sperma yang lebih rendah. Selain itu, obesistas juga menjadi salah satu penyebab utama masalah gangguan kesuburan pada pria.

3. Makanan Kalengan

Pantangan makanan untuk kesuburan pria yang selanjutnya ialah makanan kaleng atau kalengan. Tahukah Anda bahwa makanan kalengan dapat berdampak buruk bagi kesuburan pria dan membuat sperma menjadi encer? Ya, makanan kalengan seperti kornet, sarden, atau kacang kalengan disebut memiliki lapisan senyawa yang disebut Bisphenol (BPA).

Melansir Only My Health, terdapat penelitian terbaru yang menunjukkan bahwa makanan kaleng yang mengandung senyawa Bisphenol (BPA) dapat membunuh sperma yang sehat dan mengurangi produksi sperma. Selain itu, Asam perfluoroalkyl digunakan dalam olahan makanan kaleng juga dapat mempengaruhi produksi sperma secara negatif.

4. Makanan Ikan dengan Kadar Merkuri Tinggi

Sebagian orang memang sudah tahu bahwa senyawa merkuri memang berbahaya bagi kesehatan dan perlu menghindarinya. Akan tetapi, banyak orang juga tidak sadar bahwa mereka mengonsumsi jenis makanan ikan yang berisiko mengandung merkuri. Beberapa jenis ikan terutama dari laut bisa mengandung merkuri seperti ikan todak, ikan makarel, ikan marlin, hingga ikan hiu.

Merkuri diketahui memang merupakan senyawa beracun dan berbahaya sehingga apabila Anda mengonsumsi beragam ikan-ikan tersebut dalam jumlah banyak, maka dapat berdampak buruk pada sistem reproduksi pria dan akhirnya kesuburan pria menjadi terganggu. 

5. Makanan dengan Kadar Gula Tinggi

Makanan manis memang menjadi primadona banyak orang untuk disantap. Padahal makanan yang memiliki kadar gula tinggi ternyata dapat menimbulkan dampak kesuburan bagi pria juga dengan sperma yang menjadi encer. Melansir National Library of Medicine, terdapat sebuah penelitian di tahun 2018 yang menunjukkan bahwa makanan yang mengandung kadar gula tinggi dapat berdampak pada kualitas sperma yang rendah dengan ciri terlihat encer.

Beberapa jenis makanan dengan gula tinggi yang perlu para pria hindari untuk dikonsumsi berlebih diantaranya ialah kue manis, es krim, minuman berenergi, yogurt, granola, makanan cepat saji, biskuit, coklat, dan jenis makanan manis tinggi gula lainnya.

6. Mengonsumsi Buah atau Sayur yang Terpapar Zat Kimia

Mengonsumsi buah atau sayur tentunya berdampak baik bagi kesehatan secara keseluruhan. Akan tetapi, terkadang kita tidak menyadari bahwa terdapat buah atau sayur yang terpapar oleh zat kimia seperti pestisida, yaitu zat yang biasa digunakan petani untuk membasmi hama tanaman. Maka dari itu, Anda juga perlu secara cermat dalam membeli buah atau sayur di tempat yang terjamin.

Bagi kesehatan kesuburan pria, zat pestisida diketahui dapat berdampak buruk bagi proses produksi sel-sel sperma sehingga berakibat pada menurunnya kualitas dan jumlah sperma yang dihasilkan pria secara normal.

Kapan Masa Subur Seorang Pria?

Sebagai wawasan tambahan, sebenarnya masa subur pria tidak memiliki kriteria atau spesifikasi tertentu. Pada intinya, seorang pria bisa dikatakan berada dalam masa subur ketika pria tersebut masih bisa menghasilkan sperma dengan kualitas yang baik dan jumlah sperma yang cukup.

Baca Juga: 5 Penahan Nafsu Makan Alami yang Mudah Dicoba dan Aman!

Meningkatkan Kesuburan, Stamina dan Vitalitas Pria dengan Kombinasi Bahan Baku Alami dengan Pasopati

Kesuburan bagi seorang pria merupakan hal penting untuk dijaga terlebih setelah menikah dan ingin memiliki keturunan. Maka dari itu, beragam jenis pantangan makanan di atas perlu Anda hindari untuk dikonsumsi secara berlebih karena akan membawa dampak yang buruk pada kesuburan pria.

Untuk itu, Pasopati hadir sebagai racikan ramuan herbal yang dapat menjaga kesuburan pria dengan memperbaiki hormon testoteron atau hormon kejantanan pria. Pasopati diracik dengan bahan baku herbal alami terstandar modern seperti pasak bumi, purwaceng, gingseng, rumput tanduk kambing, hingga rujak polo.

Pasopati - Pantangan makanan untuk kesuburan pria

Terdapat beberapa khasiat dan manfaat lain dari Pasopati setelah Anda mengonsumsinya secara rutin diantaranya ialah  meningkatkan stamina, vitalitas dan menjaga organ reproduksi pria, memperlancar aliran darah, meningkatkan kesuburan pria, dan mengoptimalkan testis dalam fungsinya.

Itulah ulasan mengenai 7 pantangan makanan untuk kesuburan pria yang bisa berdampak buruk untuk Anda simak dan catat. Cara memperoleh dan membeli Pasopati, Anda bisa langsung klik pada gambar produk atau melalui tautan link pembelin berikut ini.

Segera beli Pasopati karena ada diskon pembelian di bulan ini agar kesuburan Anda sebagai pria dapat terjaga secara optimal.