6 Cara Mengatasi Darah Haid Berwarna Hitam: Solusi dan Penyebab!

Cara mengatasi darah haid berwarna hitam – Mengalami haid atau menstruasi merupakan hal yang normal bagi kaum wanita. Akan tetapi, bagaimana jika memiliki kondisi darah haid berwarna hitam? Apakah normal? Sebab darah haid yang normal adalah merah cerah atau merah muda.

Darah haid yang berwarna hitam bisa terjadi pada wanita di berbagai rentang usia. Meskipun umumnya haid memiliki warna merah yang cerah, perubahan warna menjadi hitam bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang perlu Anda perhatikan.

Lantas, apa yang menyebabkan darah haid menjadi warna hitam? Lalu, apa saja solusi cara untuk mengatasinya yang bisa Anda lakukan? Yuk, simak jawabannya melalui ulasan lengkap di bawah ini.

Baca Juga: Ampuh! 5 Cara Meredakan Kram Perut saat Haid Beserta Obat Alaminya

Sekilas Tentang Kondisi Darah Haid Berwarna Hitam

Pada sebagian wanita, darah haid dapat menjadi berwarna hitam atau cokelat gelap yang sering kali membuat Anda panik terlebih jika pertama kali mengalaminya. Meski begitu, Anda sebenarnya tidak perlu terlalu panik karena darah haid yang berwarna hitam atau kecoklatan agak gelap merupakan kondisi normal yang banyak dirasakan wanita.

Kondisi seperti ini bisa saja terjadi pada awal atau akhir dari siklus haid. Melansir laman Web MD, pada awal atau akhir siklus haid, darah yang keluar mungkin berwarna lebih gelap karena telah teroksidasi oleh udara (oksigen) atau karena darah tersebut merupakan darah yang terakhir keluar dari rahim Anda.

Penyebab Darah Haid Berwarna Hitam

Secara umum, darah haid yang sehat memiliki warna merah terang atau merah muda karena merupakan campuran dari darah, lendir serviks, dan jaringan endometrium yang terkelupas dari dinding rahim.

Perubahan warna darah haid menjadi hitam memang bisa menjadi hal yang normal terjadi, akan tetapi hal ini juga bisa menjadi sinyal atau tanda adanya masalah kesehatan wanita yang perlu dicari tahu atau diidentifikasi.

Ada sejumlah penyebab dan faktor yang dapat membuat kondisi darah haid Anda menjadi berwarna hitam. Berikut beberapa penyebab umum yang bisa membuat darah haid berwarna hitam:

1. Kondisi Endometriosis

Penyebab darah haid menjadi hitam bisa disebabkan oleh endometriosis, yakni kondisi di mana jaringan yang biasanya tumbuh di dalam rahim (endometrium) mulai tumbuh di luar rahim, seperti pada ovarium, saluran tuba, atau organ panggul lainnya.

Endometriosis dapat menyebabkan peradangan dan pembentukan bekuan darah di dalam rahim atau di sekitarnya, yang dapat menghasilkan darah haid yang berwarna gelap atau hitam.

2. Polip Rahim

Polip rahim merupakan kondisi pertumbuhan jaringan yang tidak normal di dalam rahim. Kondisi polip bisa menyebabkan perdarahan yang tidak teratur dan menyebabkan darah haid menjadi berubah hitam.

3. Kondisi Adenomyosis

Adenomyosis merupakan kondisi di mana jaringan yang biasanya melapisi dinding rahim mulai tumbuh ke dalam otot-otot dinding rahim. Lalu, hal ini bisa menyebabkan haid yang lebih berat dari biasanya dan perdarahan yang berwarna gelap  atau hitam.

4. Penggunaan Kontrasepsi Hormonal

Penggunaan kontrasepsi hormonal, seperti pil KB atau spiral hormonal, dapat menyebabkan perubahan warna pada darah haid. Sejumlah wanita melaporkan bahwa mereka mengalami perdarahan berwarna gelap atau hitam saat menggunakan kontrasepsi hormonal.

5. Adanya Infeksi atau Penyakit Menular Seksual (PMS)

Infeksi pada organ reproduksi, seperti infeksi rahim atau kista ovarium, dapat menyebabkan perubahan warna pada darah haid. Penyakit Menular Seksual (PMS) seperti gonore atau klamidia juga dapat menyebabkan perubahan warna darah haid menjadi lebih gelap.

6. Memasuki Perimenopause atau Menopause

Tahukah Anda bahwa selama fase perimenopause atau menopause, kadar hormon wanita berubah secara signifikan atau drastis. Hal ini dapat menyebabkan perubahan dalam siklus haid, termasuk perubahan warna darah haid menjadi lebih gelap.

6 Cara Mengatasi Darah Haid Berwarna Hitam

Gambar 2 - Cara mengatasi darah haid berwarna
Ilustrasi darah haid berwarna | Gambar: Freepik.com

Tidak sedikit wanita yang mengalami kondisi darah haidnya berwarna hitam sehingga membuat mereka khawatir atau overthinking. Hal ini tentu wajar untuk merasa khawatir karena meski merupakan kondisi yang bisa normal terjadi, akan tetapi hal ini juga bisa menjadi indikasi adanya gangguan kesehatan wanita yang disebabkan oleh sejumlah penyebab yang dijelaskan sebelumnya.

Berikut beberapa solusi dan cara mengatasi darah haid berwarna hitam yang bisa Anda coba lakukan:

1. Berkonsultasi dengan Dokter

Langkah pertama untuk mengatasi kondisi darah haid berwarna hitam yang paling tepat dengan berkonsultasi dengan dokter agar bisa mendapat diagnosis penyebabnya secara tepat. Dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik dan tes tambahan untuk menentukan penyebab perubahan warna darah haid dan meresepkan pengobatan yang sesuai.

2. Pengobatan pada Penyebab Kondisi Medis yang Mendasari

Kondisi darah haid yang berwarna hitam dapat diatasi dengan melakukan pengobatan pada penyebab medis yang mendasarinya. Jika darah haid berwarna hitam disebabkan oleh kondisi medis seperti endometriosis, polip rahim, atau adenomyosis, dokter dapat meresepkan pengobatan yang sesuai. Pengobatan ini bisa berupa obat-obatan untuk mengontrol gejala atau prosedur medis seperti pembedahan untuk mengangkat polip atau jaringan yang tidak normal.

3. Pengelolaan Kontrasepsi Hormonal

Apabila perubahan warna darah haid menjadi hitam berhubungan dengan penggunaan kontrasepsi hormonal, dokter bisa merekomendasikan pengelolaan yang lebih baik terhadap kontrasepsi atau mengganti metode kontrasepsi yang lebih sesuai atau cocok untuk Anda.

4. Pengelolaan Infeksi atau PMS

Cara mengatasi darah haid berwarna hitam selanjutnya ialah dengan pengelolaan infeksi atau PMS sebagai salah satu penyebabnya. Melansir laman Healthline, beberapa Infeksi Menular Seksual (IMS), seperti klamidia dan gonore, bisa menjadi penyebab darah haid berwarna hitam. IMS yang disebabkan oleh bakteri menyebabkan darah menstruasi lebih cepat terurai sehingga warnanya menjadi lebih gelap atau hitam.

Apabila darah haid berwarna hitam disebabkan oleh infeksi atau penyakit menular seksual, pengobatan antibiotik atau pengobatan yang ditentukan oleh dokter untuk mengatasi infeksi atau PMS dapat membantu mengembalikan warna darah haid menjadi normal.

5. Melakukan Perubahan Gaya Hidup

Gaya hidup juga memberikan pengaruh kepada kesehatan kewanitaan secara tidak langsung. Beberapa perubahan gaya hidup, seperti mengurangi stres, menerapkan pola makan sehat, dan berolahraga secara teratur, juga dapat membantu mengelola gejala dan perubahan warna darah haid agar tidak gelap atau hitam.

6. Mengonsumsi Suplemen Zat Besi atau Herbal

Cara mengatasi darah haid berwarna hitam selanjutnya ialah dengan mengonsumsi supelemen zat besi atau herbal tertentu untuk kesehatan kewanitaan. Apabila darah haid berwarna hitam disebabkan oleh perdarahan yang berat, penggunaan suplemen zat besi dapat membantu mencegah atau mengatasi anemia yang mungkin terjadi akibat kehilangan darah yang berlebihan.

Melansir laman Marion Gluck Clinic, bahwa tanaman herbal kunyit diketahui dapat membantu tubuh Anda melakukan detofikasi dengan membantu organ hati untuk memodifikasi, menonaktifkan dan menghilangkan racun serta zat berlebih yang diproduksi oleh tubuh termasuk hormon. Sebab kelebihan hormon estrogen pada wanita bisa menyebabkan ketidakseimbangan hormon yang dapat berdampak pada haid.

Baca Juga: 6 Macam Kompres Haid yang Ampuh Redakan Nyeri

Kembalikan Keseimbangan Hormon agar Haid Menjadi Normal dan Tidak Berwarna Hitam dengan Tiauw Keng Poo

Kondisi munculnya darah haid berwarna hitam kerap kali bisa disebabkan oleh penggunaan kontrasepsi hormonal atau kondisi hormon yang tidak seimbang pada tubuh wanita. Penggunaan kontrasepsi hormonal, seperti pil KB (pil kontrasepsi), patch, cincin vagina, atau suntikan hormonal, dapat memengaruhi kondisi darah haid yang berubah warna.

Kontrasepsi hormonal bekerja dengan mengubah tingkat hormon alami dalam tubuh, terutama estrogen dan progesteron. Perubahan dalam tingkat hormon ini dapat memengaruhi siklus haid secara keseluruhan, termasuk warna, konsistensi, dan durasi darah haid. Pada beberapa wanita, penggunaan kontrasepsi hormonal dapat menyebabkan darah haid menjadi lebih gelap atau berwarna hitam.

Tiauw Keng Poo - Cara mengatasi darah haid berwarna

Untuk membantu menormalkannya, Tiauw Keng Poo hadir sebagai ramuan herbal alami yang berguna untuk melancarkan menstruasi, meredakan nyeri, dan kram perut. Tiauw Keng Poo Bekerja dengan cara meluruhkan darah di dinding rahim dan menormalkan hormon yang tidak seimbang.

Sebab Tiauw Keng Poo mengandung kombinasi herbal berupa tanaman pecut kuda, kunyit, legundi, rumput teki, hingga srigading yang bersinergi dalam menjaga kesehatan kewanitaan. Tiauw Keng Poo aman dikonsumsi karena telah memiliki sertifikasi resmi BPOM dan Halal MUI.

Itulah ulasan mengenai 6 cara mengatasi darah haid berwarna hitam yang bisa Anda lakukan. Untuk membeli Tiauw Keng Poo, Anda bisa langsung mudah saja dengan mengklik pada gambar produk atau melalui tautan link pembelian secara daring di martket place berikut ini.

Segera beli Tiauw Keng Poo karena ada diskon promo bulan ini untuk membantu mengatasi kondisi darah haid berwarna hitam karena hormon yang tidak stabil.

Gambar 1 - Haid sebulan 2 kali

Haid sebulan 2 kali – Sebagai wanita, mengalami haid atau menstruasi merupakan hal alami yang terjadi tiap bulan. Namun demikian, ada kalanya pada sebagian wanita mengalami 2 kali haid dalam satu bulan. Hal ini tentu membuat Anda bertanya-tanya dan khawatir akan kondisi haid yang tidak normal ini.

Lantas, bagaimana kondisi ini bisa terjadi dan apa penyebab Anda mengalami haid 2 kali pada bulan yang sama? Yuk, segera simak dan cari tahu fakta dan jawaban serta solusi tepatnya dalam pembahasan kali ini melalui ulasan lengkap di bawah!

Baca Juga: Waspada! 6 Bahaya Keputihan Seperti Ampas Tahu Bagi Kesehatan Wanita

Sekilas Tentang Haid Wanita Normal

Mensturasi, haid, atau datang bulan adalah keluarnya darah dari vagina yang terjadi setiap bulan sebagai siklus alami wanita. Hal ini merupakan proses normal dari tubuh wanita untuk mempersiapkan kehamilan.  Persiapan itu ditandai dengan lepasnya sel telur dari indung telur dan adanya penebalan dinding rahim wanita.

Jika tidak terjadi kehamilan, maka endometrium (penebalan dinding rahim yang berisi pembuluh darah) akan luruh bersama darah melalui vagina yang disebut haid. Menstruasi atau haid menjadi salah satu ciri utama wanita memasuki masa pubetas. Rata-rata siklus haid pertama wanita dimulai pada usia 12 tahun, atau 2-3 tahun setelah payudara tumbuh.

Melansir Womens Health America, siklus haid wanita pada umumnya ialah 28 hari, namun bisa berbeda-beda pada setiap wanita. Rentang terpendek dan terpanjang haid wanita berada pada kisaran 21 – 35 hari. Oleh karena itu, jika terjadi siklus haid pendek, maka bukan tidak mungkin Anda bisa mengalami datang haid 2 kali dalam satu bulan.  

9 Penyebab Haid Sebulan 2 Kali pada Wanita Dewasa dan Remaja

Gambar 2 - Haid sebulan 2 kali
Ilustrasi Wanita Haid | Gambar: Freepik.com/Wayhomestudio

Kondisi haid atau menstruasi yang terjadi 2 kali sebulan dapat disebabkan oleh banyak hal dan bisa terjadi pada wanita dewasa atau perempuan remaja. Anda perlu mencari tahu apa penyebab sebenarnya karena bisa saja menjadi suatu indikasi adanya kondisi kesehatan tertentu. Berikut sejumlah penyebab haid sebulan 2 kali pada wanita: 

1. Mengalami Siklus Haid Pendek yang Kadang Terjadi

Bagi wanita, mengalami haid merupakan sesuatu yang normal terjadi setiap bulan. Namun begitu tidak jarang seseorang wanita mengalami haid selama 2 kali dalam sebulan ketika berada dalam siklus haid pendek. Rentang siklus haid pendek bisa terjadi dalam 21 hari dengan durasi 2-7 hari haid.

Kondisi ini ternyata memang kadang terjadi terutama bagi perempuan remaja pubetas dan wanita dewasa sesekali dalam setahun dan kemudian bisa kembali normal seperti seharusnya. Oleh karena itu, haid yang terjadi 2 kali dalam sebulan tidak selalu merupakan tanda adanya masalah kesehatan jika tidak ada gejala keluhan seperti nyeri hebat, pendarahan berlebih, dan gejala kesehatan lainnya.

2. Efek Obat/Pil KB pada Siklus Haid

Penyebab terjadinya haid atau menstruasi 2 kali dalam sebulan juga bisa berasal dari efek obat atau jenis KB pada siklus haid. Jenis obat seperti obat antidepresan dan anti-inflamasi nonsteroid (NSAID) dapat memberikan efek mempersingkat waktu haid. Hal yang sama juga bisa terjadi apabila Anda mengonsumsi jenis obat yang mengandung hormon steroid dan tiroid.

Selain efek obat, mengonsumsi pil KB yang tidak rutin juga bisa memberikan dampak pada siklus haid wanita. Melansir Very Well Health, bahwa kontrasepsi oral (pil KB) menekan siklus haid normal dengan hormon yang mencegah tubuh wanita berovulasi. Jika Anda tidak rutin mengonsumsinya bahkan melewatkan satu pil saja, hal ini bisa berdampak pada haid yang bisa terjadi 2 kali dalam satu bulan.

3. Masa Pubetas pada Remaja

Pada perempuan remaja, masa pubetas tentu memiliki kondisi hormon yang tidak stabil, sehingga membuat siklus haid menjadi tidak teratur. Faktor hormon tentu sangat mempengaruhi kondisi siklus haid wanita. Dari kondisi tersebut, tidak heran apabila pada perempuan remaja mengalami haid sebanyak 2 kali dalam sebulan. Biasanya kondisi ketidaknormalan siklus haid bisa berlangsung 1-2 tahun pertama masa pubetas remaja perempuan.

4. Kondisi Stres Berat atau Depresi

Penyebab haid sebulan 2 kali pada wanita selanjutnya ialah kondisi stres berat atu depresi yang sedang dialami. Tahukah Anda bahwa stres menjadi salah satu faktor yang bisa membuat siklus haid menjadi tidak normal? Ya. stres atau depresi secara berat bisa membuat fase haid menjadi lebih lama, lebih pendek, atau bahkan menjadi berhenti.

Melansir Womens Health, tingkat stres yang tinggi bisa menyebabkan haid wanita menjadi lebih sering atau terlambat sama sekali. Hal ini dikarenakan hormon wanita yang memicu ovarium Anda berovulasi setiap bulan berasal dari otak. Ketika Anda mengalami stres atau depresi, maka hormon-hormon tersebut dapat tidak berfungsi dan memengaruhi siklus haid wanita.  

Baca Juga: Mujarab! 6 Manfaat Makan Kencur Mentah untuk Wanita dan Pria bagi Kesehatan

5. Masalah Hormon atau Tiroid

Untuk sebagian dari Anda mungkin belum tahu apa itu tiroid, bukan? Ya, tiroid adalah kelenjar pada bagian leher tubuh yang berfungsi untuk menghasilkan hormon tiroid. Sistem hormon termasuk siklus haid dipengaruhi dan diatur oleh hormon tiroid. Dengan kata lain, apabila kelenjar tiroid Anda memiliki gangguan atau masalah, maka siklus haid akan bisa terganggu juga bisa lebih cepat atau lebih lama. Masalah tersebut bisa berupa kelebihan hormon tiroid (hipertiroidisme) atau kekurangan hormon tiroid (hipotiroidisme). Hal ini yang dapat memicu terjadinya datang bulan sebanyak 2 kali dalam sebulan juga.

6. Gangguan Kesehatan pada Rahim Wanita

Gangguan kesehatan pada rahim juga dapat menjadi faktor-faktor penyebab haid sebulan 2 kali pada wanita. Kondisi adanya penyakit tertentu yang terkait dengan organ rahim dapat menimbulkan dampak pada ketidaknormalan siklus haid Anda.

Beberapa gangguan kesehatan pada rahim yang bisa membuat wanita merasakan haid 2 kali sebulan diantaranya polip serviks, fibroid rahim, miom, sindrom ovarium polikistik (PCOS), tumor rahim, hingga kanker rahim.

Melansir Medical News Today, fibroid rahim merupakan pertumbuhan daging di rahim yang bukan kanker tapi bisa menyebabkan pendarahan, terutama pendarahan haid menjadi lebih banyak atau sering.

7. Adanya Infeksi Organ Reproduksi Wanita

Beberapa wanita mungkin mengalami infeksi organ reproduksi yang dapat menyebabkan terjadinya siklus haid secara tidak normal. Apabila Anda mengalami infeksi serviks, infeksi vagina, atau infeksi leher rahim, maka haid lebih dari sekali dalam sebulan dapat menjadi tanda adanya kondisi tersebut.

Meski begitu, biasanya apabila terjadi infeksi organ reproduksi wanita akan disertai dengan gejala lain, seperti rasa gatal pada vagina, adanya aroma tidak sedap pada organ intim wanita, hingga adanya rasa sakit atau nyeri ketika Anda buang air kecil.  

8. Perimenopause pada Wanita

Pada wanita dewasa yang sudah memasuki fase perimenopause antara usia 30-40an, mengalami haid 2 kali dalam sebulan dapat menjadi salah satu tandanya. Dalam fase waktu tersebut, sebagian wanita dapat mengalami kondisi fluktuasi hormon sehingga memungkinkan terjadinya haid lebih sering dalam sebulan atau malah tidak terjadi haid.

Melansir laman Health, perimenopause ialah masa ketika haid diketahui tidak teratur, dan mulai melalui transisi menuju fase menopause (berakhirnya siklus haid secara alami pada wanita) ketika berusia 45-55 tahun. Ketika fase itu, ovulasi bisa menjadi sporadis, dan Anda bisa mengalami haid 2 kali dalam sebulan.

9. Mengalami Keguguran

Penyebab haid sebulan 2 kali pada wanita yang terakhir pada pembahasan kali ini ialah Anda mengalami keguguran. Untuk Anda ketahui, keguguran merupakan kematian pada janin di dalam kandungan yang terjadi sebelum menginjak usia 20 minggu.

Keguguran yang terjadi pada wanita hamil dapat mempengaruhi keseimbangan hormon di dalam tubuhnya. Hal inilah yang bisa menjadi penyebab Anda mengalami periode haid 2 kali dalam sebulan secara tidak normal baik selama keguguran dan setelahnya.

Haid Sebulan 2 Kali, Apakah Berbahaya?

Setelah mengetahui beragam penyebab haid yang berlangsung 2 kali dalam sebulan dalam pembahasan di atas, Anda juga perlu mengetahui apakah kondisi tersebut berbahaya atau tidak bagi kesehatan.

Kondisi ini bisa tidak berbahaya jika memang merupakan sebuah siklus haid pendek yang kadang terjadi saja tanpa disertai gejala dan keluhan lain. Hal ini juga bisa menjadi berbahaya apabila kondisi haid tersebut menimbulkan gejala-gejala yang dapat berdampak pada kesehatan seperti menimbulkan kehilangan banyak darah yang bisa menyebabkan anemia.

Kondisi Haid yang Berbahaya dan Perlu diperhatikan

Gambar 3 - Haid sebulan 2 kali
Ilustrasi Periode Haid | Gambar: Freepik.com

Mengalami periode haid 2 kali dalam sebulan memang bisa merupakan hal yang kadang terjadi pada wanita dan tidak berbahaya. Meski begitu, apabila merasakan gejala dan indikasi gangguan kesehatan, maka Anda perlu curiga akan adanya penyebab yang bisa berbahaya. Berikut sejumlah kondisi haid yang berbahaya dan perlu diperhatikan:

  • Siklus haid sebulan 2 kali sering terjadi
  • Jumlah darah haid keluar banyak dan tidak normal
  • Rasa nyeri dan keram yang tak biasa dibanding haid normal
  • Ada gumpalan darah yang keluar
  • Terasa sakit saat berhubungan seksual
  • Durasi haid berlangsung lebih dari 7 hari
  • Tubuh terasa lemah, sesak napas, dan jantung berdebar

Baca Juga: 10 Penyebab Perut Perempuan Buncit Seperti Hamil, Ketahui Solusi Ampuhnya!

Ragam Solusi Mengatasi Haid Tidak Normal Secara Tepat

Kondisi haid yang terjadi 2 kali dalam sebulan yang disebabkan bukan dari penyakit tertentu dapat diatasi dengan melakukan cara dan perawatan yang tepat seperti sebab stres atau pil KB. Akan tetapi jika kondisi tidak normal ini disebabkan oleh faktor penyakit, maka perlu penanganan medis dan konsultasi dokter untuk bisa mengembalikan haid menjadi normal.

Berikut sejumlah ragam solusi mengatasi haid tidak normal secara tepat:

  • Melakukan terapi hormon untuk penyebab dari tiroid dan menopause.
  • Mengubah pola makan dan gaya hidup lebih sehat agar terhindar dari stres, seperti melakukan olahraga rutin dan mengonsumsi makanan sehat seimbang.
  • Mengganti jenis obat atau jenis KB yang cocok dan sesuai sehingga tidak menimbulkan dampak pada gangguan haid.
  • Berkonsultasi dengan dokter terkait haid yang disebabkan gangguan kesehatan rahim karena penyakit tertentu.
  • Menjaga berat badan ideal dan menjaga keseimbangan hormon.

Lancarkan Haid dan Jaga Kondisi Hormon yang Seimbang dengan Ramuan Herbal Tiauw Keng Poo yang Terbukti Manjur!

Haid yang lancar tentu menjadi hal yang diinginkan setiap wanita. Namun begitu, tidak semua wanita merasakan kondisi haid yang lancar. Sebagian orang wanita dapat mengalami kondisi haid sebulan 2 kali karena berbagai penyebab termasuk masalah hormon yang tidak seimbang. Untuk itu, Anda perlu menjaga keseimbangan hormon di dalam tubuh sehingga haid bisa berlangsung lancar.

Untuk membantu Anda, Tiauw Keng Poo hadir sebagai ramuan tradisional yang berasal dari bahan-bahan alami untuk mengatasi haid yang tidak lancar atau tidak normal. Tiauw Keng Poo bekerja dengan meluruhkan dinding rahim dan menormalkan hormon yang tidak seimbang pada tubuh wanita.

Selain itu, Tiauw Keng Poo juga bisa membantu meredakan nyeri dan keram perut yang terjadi sehingga waktu siklus yang tidak normal menjadi normal kembali. Bagi pasangan yang sudah menikah, Tiauw Keng Poo juga cocok digunakan sebagai pendukung program kehamilan.

Itulah ulasan mengenai 9 penyebab haid sebulan 2 kali pada wanita dewasa dan remaja yang bisa Anda ketahui. Untuk membeli Tiauw Keng Poo, Anda bisa langsung mengklik pada gambar produk atau melalui link tautan pembelian secara daring berikut ini.

Segera beli Tiauw Keng Poo karena ada diskon promo bulan ini untuk membantu Anda mengatasi haid yang tidak lancar dan menjaga keseimbangan hormon wanita!

Manjur! 5 Cara Agar Haid Cepat Selesai yang Mudah Dicoba Sekarang

Cara agar haid cepat selesai – Haid atau “datang bulan” merupakan hal yang normal terjadi bagi setiap wanita setelah memasuki masa pubertas. Haid juga dikenal dengan istilah menstruasi yang berarti keluarnya darah dari vagina karena sebab siklus tiap bulan tubuh wanita. Meski dialami hampir tiap bulan oleh kebanyakan wanita, beragam gejala haid dapat mengganggu aktivitas sehari-hari Anda dan banyak menjadi keluhan.

Untuk sebagian wanita, mungkin akan menginginkan haid atau menstruasi yang lebih cepat selesai karena alasan tujuan tertentu seperti ingin pergi berlibur, melaksanakan ibadah haji atau umrah, menanti hari raya lebaran untuk solat eid, hingga tujuan lainnya yang mungkin akan terganggu apabila sedang mengalami haid. Lantas, adakah cara agar haid cepat selesai? Simak ulasan lengkap di bawah ini untuk mengetahui jawabannya.

Sekilas Tentang Haid yang Dihadapi Wanita

Pertama-tama Anda perlu mengetahui terlebih dahulu mengenai haid yang dihadapi wanita setiap bulannya. Melansir Hellosehat, haid atau menstruasi merupakan siklus normal bulanan yang membuat wanita mengalami pendarahan pada organ vagina. Darah tersebut diketahui berasal dari lapisan rahim.

Pada wanita, setiap bulannya tubuh akan mempersiapkan kehamilan dengan memproduksi sel telur yang berasal dari indung telur sehingga disebut dengan proses ovulasi. Persiapan kehamilan ini ditandai oleh penebalan pada dinding rahim (endometrium) yang berisi pembuluh darah. Jika kehamilan tidak terjadi, endometrium akan runtuh dan keluar bersama darah melalui vagina sehingga wanita mengalami yang dinamakan haid atau menstruasi.

Haid yang Tidak Normal Seperti Apa?

Haid atau menstruasi pada wanita juga dapat mengalami hal yang tidak normal sebagaimana mestinya. Anda perlu mengetahui juga sebagai wawasan tambahan dalam kesehatan kewanitaan. Melansir Alodokter, terdapat beberapa ciri-ciri haid atau menstruasi tidak normal yang bisa Anda ketahui seperti haid yang lebih banyak dan lama, haid berhenti atau terhambat, mengalami nyeri parah saat haid, dan mengalami haid di luar waktu siklus biasanya.

5 Cara Agar Haid Cepat Selesai yang Mudah Dicoba Sekarang

Gambar 2 - Cara Agar Haid Cepat Selesai
Ilustrasi Kondisi Haid Wanita | Gambar: Freepik.com

Terdapat beberapa cara yang bisa Anda coba untuk membuat haid menjadi cepat selesai untuk keperluan tertentu bagi wanita. Berikut 5 cara agar haid cepat selesai yang mudah dicoba sekarang:

1. Melakukan Kegiatan Olahraga Rutin

Cara pertama yang bisa Anda lakukan untuk membuat haid cepat selesai ialah melakukan kegiatan olahraga rutin. Rutinitas olahraga rutin kardiovaskular seperti berjalan santai, bersepedah, senam aerobik, hingga jogging. Diketahui bawah jenis olahraga tersebut dapat meringankan aliran menstruasi dan mempercepat jumlah hari haid.

2. Melakukan Rileksasi Tubuh dan Pikiran agar Tidak Stres

Melakukan rileksasi tubuh dan pikira agar tidak stres ternyata dapat menjadi salah satu cara agar haid cepat selesai yang mudah dicoba juga. Melansir Medical News Today, bahwa pada banyak penelitian menunjukkan tingkat stres yang tinggi memiliki keterkaitan dengan ketidakteraturan menstruasi.

Beberapa cara relaksasi tubuh dan pikiran yang bisa Anda lakukan ialah berendam air hangat, melakukan yoga, melakukan meditasi, mengompres perut yang nyeri atau kram karena haid dengan kain air hangat, pergi ke luar bersama sahabat atau menghabiskan waktu dengan orang yang Anda cinta dapat mengurangi stres dan mempercepat waktu haid.

3. Mencukupi Asupan Nutrisi Tepat

Asupan nutrisi memang diperlukan untuk menjaga kondisi tubuh tetap sehat dan berfungsi normal. Beberapa jenis mikronutrien dapat meringankan haid dan mengurangi gejala PMS. Salah satu nutrisi yang bisa mempengaruhi fase haid Anda ialah vitamin B6. Jenis nutrisi vitamin ini bisa diperoleh secara alami melalui makanan seperti telur, ikan, dan unggas.

Vitamin B6 dapat berfungsi meningkatkan hormon progesteron sembari menurunkan estrogen dalam tubuh Anda. Hal ini bisa membantu meningkatkan fungsi kelenjar pituitari untuk menormalkan hormon haid atau menstruasi. Selain itu, magnesium dan vitamin B6 bisa sangat membantu mengurangi gejala PMS juga.

4. Mengonsumsi Obat Medis Tertentu

Cara agar haid cepat selesai selanjutnya ialah mengonsumsi obat medis tertentu. Terdapat beberapa jenis obat medis yang bisa digunakan untuk mempercepat proses haid atau menstruasi seperti obat antinyeri (ibuprofen), obat asam traneksamat, obat pil KB atau kontrasepsi.

Melansir Flo Health, asam traneksamat (tablet) merupakan obat yang bisa berfungsi membantu pembekuan darah di rahim sehingga bisa mengurangi  pendarahan haid yang berat hingga mencapai 60 persen. Untuk obat anti nyeri Anda bisa mengonsumsi ibuprofen dalam dosis tinggi untuk memperlambat pendarahan haid dan mempercepat proses selesainya.

Meski begitu, penggunaan ibuprofen ini hanya bisa dilakukan sesekali saja kalau ada tujuan. Terakhir obat KB atau kontrasepsi bisa dikonsumsi untuk meningkatkan kadar hormon di tubuh Anda yang bisa membuat waktu terjadi haid menjadi lebih singkat.

5. Mencoba Obat Herbal Alami

Untuk cara terakhir dalam pembahasan kali ini, Anda bisa mencoba obat herbal alami. Kandungan beberapa bahan alami diketahui dapat membantu Anda mengatasi fase haid yang lama dan terasa nyeri.

Beberapa jenis obat herbal alami yang bisa Anda coba diantaranya ialah jahe untuk meringankan pendarahan, tanaman adas dapat mengurangi gejala PMS dan mengurangi lamanya aliran darah selama hiad, daun rasberry yang memiliki sifat untuk mengendurkan otot dan mengurangi kontraksi di rahim, hingga sirup buah myrtle atau murad sejati untuk mengurangi haid atau menstruasi berat.

Apa Tanda-Tanda Haid Telah Selesai?

Haid atau menstruasi yang sudah selesai tentu memeiliki tanda atau cirinya yang perlu Anda ketahui juga. Beberapa cara atau tanda yang sudah selesai diantaranya ialah:

1. Wanita tidak mengeluarkan darah kembali di organ intim

2. Kondisi organ intim yang jadi terasa kering

3. Mengalami keputihan

4. Masa haid telah berlangsung lebih dari 15 hari

Lancarkan Haid agar Cepat Selesai dan Membantu Meredakan Nyerinya dengan Tiauw Keng Poo

Ketika haid datang, sebagian besar wanita tentu mengalami rasa nyeri hingga keram perut yang bisa saja sangat mengganggu dan membuat gampang badmood. Selain itu, haid juga tentunya akan menghambat beberapa kegiatan yang mungkin sudah direncanakan seperti melakukan ibadah haji atau umrah, pergi berlibur, atau kegiatan berbulan madu dengan pasangan.

Untuk itu, Tiauw Keng Poo hadir sebagai kapsul herbal berbahan alami yang dapat membantu melancarkan fase haid atau menstruasi, meredakan nyerinya, dan mengurangi rasa kram di perut wanita. Tiauw Keng Poo berfungsi dengan cara meluruhkan darah dinding rahim serta menormalkan hormon yang tidak seimbang pada tubuh wanita.

Tiau Keng Poo - Cara Agar Haid Cepat Selesai

Untuk memperoleh dan membeli Tiauw Keng Poo, Anda bisa melakukannya dengan cara klik pada gambar produk atau melalui tautan link pembelian produk berikut ini.

Segera beli Tiauw Keng Poo karena terdapat promo menarik pada bulan ini untuk mempercepat dan melancarkan haid untuk para wanita yang telah tersertifikasi BPOM dan Halal MUI.