Gambar 1 - Lutut sakit saat jongkok

Lutut sakit saat jongkok – Mengalami lutut yang sakit tentu bisa terjadi kepada siapa saja dan kapan saja. Umumnya, sakit lutut lebih sering dikaitkan pada kelompok usia tua atau berumur.  Akan tetapi, dengan perkembangan zaman dan perubahan gaya hidup, saat ini ternyata sejumlah anak muda muda bisa mengalami lutut sakit juga.

Baik usia muda dan tua, sakit lutut tentu memberi dampak bagi kesehatan dan mengganggu Anda dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Terlebih pada usia muda dan produktif, seseorang pasti akan memiliki tuntutan dan kepentingan dalam bekerja atau menempuh pendidikan. 

Baca Juga: Waspada! 6 Penyebab Encok di Usia Muda dan Apa Saja Dampaknya

Sekilas Tentang Sakit Lutut saat Jongkok

Rasa sakit di lutut bisa saja tiba-tiba terjadi dikala Anda sedang beraktivitas. Misalnya saja sedang melakukan gerakan senam dengan posisi jongkok, lalu tiba-tiba Anda merasa lutut sakit atau setelah lama jongkok saat buang air besar, kemudia saat mau bangun lutut menjadi sakit.

Hal ini tentu menjadi pertanyaan di benak Anda serta kekhawatiran akan kondisi lutut sakit di usia muda. Maka dari itu, penting untuk mengetahui penyebab dari lutut yang sakit saat jongkok di usia muda.

Lantas, apa saja penyebabnya? Dan bagaimana solusi ampuh untuk mengobatinya? Yuk, simak melalui ulasan bacaan lengkap di bawah ini.

Sejumlah Penyebab Lutut Sakit saat Jongkok

Ilustrasi lutut sakit | Gambar: Freepik.com/Wayhomestudio

Dalam menjalani aktivitas harian, Anda mungkin akan melakukan posisi jongkok untuk mencapai tujuan kegiatan tertentu. Rasa sakit bisa saja timbul saat jongkok karena adanya tekanan pada lutut atau sebab faktor lainnya.

Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui sejumlah penyebabnya yang bisa membuat lutut menjadi terasa sakit dan nyeri. Dengan mengetahui penyebabnya, maka Anda bisa lebih mudah untuk menentukan penanganan yang cocok sesuai penyebab tersebut.

Berikut sejumlah penyebab sakit lutut saat jongkok yang bisa terjadi:

1. Mengalami Cedera atau Keseleo

Penyebab pertama yang paling umum terjadi pada usia muda saat merasakan sakit di lutut adalah mengalami cedera atau keseleo. Terjadinya cedera pada lutut bisa menimbulkan rasa sakit dan nyeri karena membuat jaringan komponen lutut seperti ligamen, tendon, meniskus, hingga tulang rawan menjadi luka atau robek.

Cedera atau keseleo juga bisa diakibatkan oleh insiden atau kejadian tertentu, seperti lutut yang terbentur saat olahraga, terjatuh dari motor, gerakan dan tekanan pada lutut yang berlebihan, hingga insiden saat mengangkat beban. Kondisi inilah yang membuat lutut Anda terasa sakit saat jongkok.

2. Kondisi Peradangan Sendi (Osteoarthritis)

Osteoarthritis atau peradangan sendi tulang rawan dapat menjadi penyebab selanjutnya Anda mengalami kondisi sakit lutut di usia muda juga. Walaupun lebih sering terjadi pada orang dengan usia tua, namun penyakit ini juga bisa terjadi di usia muda karena sebab tertentu.

Melansir UPK Kementerian Kesehatan RI, osteoarthritis merupakan penyakit yang timbul akibat kerusakan jaringan tulang rawan yang melapisi tulang, sehingga membuat tulang-tulang saling bergesekan dan berbenturan ketika digerakan atau menggerakan lutut. Peradangan sendi ini bisa disebabkan oleh adanya tekanan secara terus menerus dan berkala, semial wanita yang sering sekali memakai sepatu hak tinggi.

3. Adanya Asam Urat Tinggi

Asam urat cukup menjadi jenis penyakit yang dikenal dibanyak kalangan masyarakat terutama pada usia dewasa atau lanjut usia. Meski begitu, saat ini tidak sedikit usia muda atau dewasa muda yang mengalami sakit asam urat karena faktor pola makan dan gaya hidup zaman sekarang.

Kondisi asam urat tinggi terjadi ketika Anda sering mengonsumsi jenis makanan tinggi purin secara berlebih, seperti ragam olahan jeroan, makanan seafood, daging, jamur, bayam, hingga minuman berakohol. Apabila asam urat tinggi dibiarkan, maka dapat membuat timbulnya penumpukan kristal asam urat yang bisa di sendi lutut sehingga menyebabkan rasa sakit dan nyeri ketika jongkok.

4. Mengalami Patellar Tendonitis

Penyebab lutut sakit saat jongkok selanjutnya bisa diakibatkan ketika Anda mengalami patellar tendonitis. Seperti istilah penyebutannya, kondisi ini merupakan peradangan atau iritasi pada tendon atau jaringan ikat penghubung otot dan tulang yang bisa membuat Anda merasakan sakit lutut saat ditekuk atau digerakan, seperti contoh gerakan jongkok.

Melansir Mayo Clinic, tendinitis patela atau pattelar tendonitis disebabkan oleh kondisi tekanan secara berulang pada tendon patela Anda. Hal ini bisa menimbulkan robekan pada tendon yang mengakibatkan sakit dan nyeri peradangan serta melemahnya tendon.

5. Kondisi Infeksi Sendi

Infeksi merupakan masalah kesehatan yang disebabkan oleh organisme kecil, seperti bakteri, virus, jamur, hingga parasit. Untuk Anda ketahui, infeksi juga bisa menyerang sendi-sendi di tubuh yang berada di lutut, siku, hingga pinggul.

Infeksi yang terjadi pada sendi lutut dapat menyebabkan rasa sakit, nyeri, bengkak, dan kemerahan di lutut Anda. Infeksi sendi juga sering disebut septic arthritis yang bisa terjadi pada usia muda hingga anak-anak.

Terdapat bakteri yang umum menyebabkan infeksi sendi pada orang dewasa atau anak-anak, yaitu bakteri streptococcus, staphylococcus, dan haemophilus influenza. Anak-anak menjadi rentan terkena infeksi karena sistem kekebalan tubuh yang masih berkembang.

6. Sakit Bursitis

Penyebab lutut sakit saat jongkok terakhir di pembahasan kali ini ialah sakit bursitis. Melansir laman Halodoc, bursitis merupakan kondisi peradangan pada bursa (bursae) yang menjadi pelumas dan bantalan sendi-sendi di tubuh. Fungsi dari bursa penting untuk mengurangi gesekan antara tendon dan tulang saat bergerak dan beraktivitas.

Beberapa area tubuh yang sering terjadi hal ini, yakni lutut, tumit, bahu, siku, pinggul, hingga pangkal jempol kaki. Burisitis kerap terjadi di area sendi yang banyak melakukan gerakan berulang. Tidak heran jika hal ini bisa memicu rasa sakit di lutut Anda ketika melakukan posisi jongkok juga.

Ragam Solusi Mengobati dan Meredakan Lutut Sakit saat Jongkok

Setelah mengetahui sejumlah penyebab sakit lutut, Anda juga perlu mengetahui ragam solusi untuk mengobatinya. Hal ini perlu disesuaikan juga dengan penyebab dari lutut yang sakit tersebut. Selain itu, Anda juga bisa melakukan beberapa cara untuk meredakan rasa sakit di lutut sebagai langkah sementara.

Berikut ragam solusi mengobati dan meredakan Lutut Sakit saat jongkok:

  • Melakukan kompres lutut yang sakit
  • Menghentikan gerakan yang membuat lutut tertekuk dan beristirahat
  • Mengonsumsi obat pereda nyeri, seperti paracetamol atau ibuprofen
  • Menjaga berat badan agar tidak membebankan lutut secara berlebih
  • Menghindari makanan yang memicu asam urat dan minuman berakohol
  • Melakukan pemanasan ringan terlebih dahulu sebelum melakukan aktivitas olahraga
  • Mengonsumsi bahan herbal dan alami yang membantu meredakan nyeri sendi

Baca Juga: Berapa Kadar Asam Urat Normal Wanita? Cek Juga Tinggi dan Rendahnya

Atasi Lutut yang Sakit Secara Ampuh dengan Ekstrak Teripang Emas dari Hisom

Lutut yang sakit terlebih saat jongkok memang bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Meski lebih sering terjadi pada kelompok usia tua, kondisi ini juga bisa muncul pada orang dengan usia muda. Hal ini tentu tidak terlepas dari penyebab dari sakit lutut tersebut, seperti cedera atau asam urat.

Apalagi dengan perkembangan gaya hidup dan pola makan, banyak anak muda yang mengalami sakit lutut karena salah satu penyebabnya adalah asam urat yang tinggi dari faktor makanan. Apabila hal ini sudah terjadi, maka perlu dilakukan upaya-upaya yang bisa meredakan dan mengobati sakit lutut yang Anda rasakan.

Untuk membantu Anda, Hisom hadir sebagai solusi ampuh untuk mengobati dan meredakan sakit lutut berkat kandungan ekstrak teripang emas yang memiliki kandungan tinggi protein dan kolagen alami. Selain itu, Hisom juga memiliki kandungan nutrisi lain berupa asam amino, DHA, omega 3, 6, 9 serta vitamin dan mineral.

Teripang juga diketahui mengandung zat yang berfungi sebagai pelumas sendi, yaitu kondroitin sulfat yang juga berfungsi sebagai nutraceutical untuk meredakan nyeri sendi. Maka dari itu, Hisom memiliki khasiat berupa mengobati radang sendi (osteoarthritis), mencegah pengeroposan tulang (osteoporosis), meningkatkan sistem kekebalan tubuh, hingga mengenmbalikan elastisitas kulit.

Itulah ulasan mengenai lutut sakit saat jongkok di usia muda beserta penyebab dan solusi mengobatinya. Untuk memperoleh dan membeli Hisom, Anda bisa langsung saja mengklik pada gambar produk atau melalui tautan link pembelian Hisom secara daring berikut ini.

Segera beli Hisom karena ada diskon promo bulan ini untuk membantu Anda mengatasi lutut yang sakit ketika jongkok atau beraktivitas!

Gambar 1 - Lutut sakit saat ditekuk dan diluruskan

Lutut sakit saat ditekuk dan diluruskan – Dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, lutut tentu memiliki peran penting, terlebih merupakan bagian tubuh untuk bergerak atau berjalan. Selain itu, gerakan seperti jongkok, duduk, berdiri, hingga berlari juga tidak terlepas dari peran lutut yang sehat. 

Meski begitu, sebagian orang dapat mengalami gangguan atau sakit lutut sehingga terasa sakit ketika ditekuk atau diluruskan. Hal ini bisa saja terjadi pada usia berapa saja baik muda ataupun orang tua tergantung pada penyebabnya.

Lantas, apa saja penyebab lutut sakit saat ditekuk dan diluruskan? Simak jawaban lengkapnya melalui ulasan di bawah ini beserta solusi untuk mengobatinya!

Baca Juga: Waspada! 6 Penyebab Encok di Usia Muda dan Apa Saja Dampaknya

Sekilas Tentang Lutut Sakit

Lutut sakit dapat memberikan rasa nyeri dan sakit ketika Anda menggerakan lutut, baik untuk bergerak, ditekuk, atau juga diluruskan. Kondisi seperti dapat memberi dampak kepada Anda, yaitu kesulitan bergerak karena rasa sakit dan nyeri tersebut.

Biasanya lutut sakit bisa perlahan membaik dalam beberapa hari dengan perawatan mandiri yang tepat. Akan tetapi, pada sebagian kasus lutut sakit ternyata membutuhkan perhatian lebih karena adanya penyebab yang mungkin membutuhkan pengobatan lebih lanjut secara medis. Hal ini tentu perlu Anda waspadai karena bisa berlangsung lebih lama bahkan menimbulkan komplikasi buruk seperti kerusakan sendi atau kecacatan.

8 Penyebab Lutut Sakit saat Ditekuk dan Diluruskan, Perlu Waspada!

Ilustrasi lutut sakit | Gambar: Freepik.com/wirojsidhisoradej

Lutut yang sakit tentu bukan kondisi yang normal untuk dialami. Rasa sakit di lutut tersebut tentu bisa berkaitan dengan sebab masalah yang terjadi pada bagian komponen lutut itu sendiri seperti tulang rawan, tulang, otot lutut, ligamen, tendon, meniskus, hingga bursa. Maka dari itu, terdapat sejumlah penyebab lutut sakit yang perlu Anda waspadai:

1. Pernah Mengalami Cedera Lutut

Mengalami cedera lutut menjadi salah satu penyebab utama Anda merasakan sakit lutut saat ditekuk dan diluruskan. Hal ini bisa disebabkan karena suatu insiden tertentu, seperti insiden olahraga, kecelakaan, terjatuh, atau kejadian fisik lainnya. Selain itu, lutut juga merupakan sendi yang kompleks dengan banyak komponen sehingga rentan mengalami cedera.

Melansir laman American Academy of Orthopaedic Surgeons (AAOS), Nyeri dan bengkak merupakan gejala paling umum dari cedera lutut. Selain itu, lutut bisa terjepit atau terkunci juga. Beberapa cedera lutut (misalnya robekan ACL) menyebabkan ketidakstabilan dan perasaan seperti lutut melemah.

Terdapat sejumlah jenis cedera lutut, diantaranya seperti cedera ligamen cruciate anterior (ACL), cedera ligamen cruciatum posterior (PCL), dan cedera ligamen tambahan. Cedera ACL lebih mungkin terjadi pada atlet yang berpartisipasi dalam olahraga sepak bola dan bola basket. Sedangkan cedera PCL sering terluka akibat benturan di bagian depan lutut, ketika lutut ditekuk. Contoh benturan tersebut sering terjadi karena kecelakaan kendaraan bermotor dan kontak olahraga.

2. Sebab Pernah Patah Tulang (Fraktur)

Patah tulang atau fraktur dapat menjadi penyebab lutut sakit saat ditekuk dan diluruskan yang selanjutnya. Rasa nyeri dan sakit di lutut juga dapat diakibatkan oleh kondisi patah tulang terutama pada bagian tempurung lutut atau bagian tulang penyusun lutut.

Selain itu, pada bagian ujung tulang paha dan dan tulang kering yang bertemu dan membentuk sendi lutut juga sering terjadi patah tulang. Umumnya, kondisi patah tulang di area lutut disebabkan juga oleh beberapa hal, seperti insiden kecelakaan berkendara, jatuh dari tempat tinggi, trauma insiden tertentu.

3. Mengalami Keseleo pada Lutut

Keseleo atau yang sering disebut sebagai terkilir merupakan cedera yang terjadi pada bagian ligamen, yakni jaringan penyambung tendon dan otot. Hal ini kerap kali dialami oleh banyak orang pada bagian tubuh yang aktif bergerak, semisal pergelangan kaki, lutut, hingga belakang paha.   

Untuk Anda ketahui, ligamen juga memiliki fungsi untuk menyeimbangkan sendi pada lutut sehingga membantu Anda bergerak secara bebas dan nyaman. Apabila terjadi gangguan pada ligamen di area lutut yang menyebabkan kondisi robek atau teregang, maka wajar jika bisa menimbulkan lutut menjadi sakit ketika ditekuk atau dibuat lurus.

4. Kondisi Pengapuran Sendi (Osteoarthritis)

Penyebab lutut sakit saat ditekuk dan diluruskan selanjutnya ialah kondisi pengapuran sendi (osteoarthritis). Untuk Anda ketahui, pengapuran sendi juga disebut sebagai arthritis degeneratif yang merupakan jenis arthritis (peradangan sendi) paling umum dialami banyak orang.

Melansir Mayo Clinic, pengapuran sendi adalah kondisi keausan tulang rawan di lutut Anda semakin memburuk seiring penggunaan dan bertambahnya usia. Peradangan sendi ini bisa membuat bantalan pada sendi lutut menipis, sehingga menyebabkan rasa sakit saat ditekuk, kaku, dan pembengkakan.

5. Sebab Dislokasi Lutut

Diskolasi lutut merupakan kondisi tidak normal karena adanya pergeseran tempurung lutut ke lokasi yang tidak seharusnya, baik seluruhnya atau sebagian saja. Hal ini dapat menyebabkan rasa sakit yang amat sangat di bagian lutut serta diikuti dengan bengkak.

Dislokasi lutut dapat diakibatkan oleh insiden trauma, seperti terjatuh, kecelakaan kendaraan bermotor, dan kontak fisik yang berhubungan dengan olahraga. Anda perlu penanganan secara medis oleh dokter ahli apabila mengalami hal ini.

6. Kondisi Meniskus Robek di Lutut

Meniskus ialah tulang rawan kecil berbentuk huruf C yang memiliki fungsi sebagai bantalan pada sendi lutut. Meniskus berperan untuk melindungi sendi lutut agar tidak aus dan robek, juga membantu menstabilkan lutut. Saat Anda menjalankan aktivitas dan bergerak, lapisan meniskus inilah yang berfungsi menjaga tulang paha dan tulang kering tidak saling bergesekan satu sama lain.

Apabila terjadi robekan pada meniskus, maka fungsi pentingnya pada sendi lutut dapat terganggu yang bisa menyebabkan terjadinya gesekan antar tulang. Hal itulah yang dapat menjadi penyebab timbulnya rasa sakit dan nyeri ketika lutut ditekuk. Robekan meniskus dapat dipicu oleh gerakan yang memaksa rotasi lutut ketika kaki sedang berpijak. Contohnya saat Anda melakukan olahraga sepak bola, futsal, tenis, badminton, hingga tenis.

7. Mengalami Bursitis

Penyebab lutut sakit saat ditekuk dan diluruskan selanjutnya ialah ketika Anda mengalami bursitis. Untuk Anda ketahui, bursitis merupakan kondisi peradangan pada bantalan dan pelumas di sekitar sendi, atau disebut sebagai bursa.

Melansir laman Siloam Hospitals, bursa memiliki fungsi untuk mengurangi terjadinya gesekan antara tulang dan tendon ketika Anda bergerak dan beraktivitas. Timbulnya peradangan pada bursa menyebabkan sendi mengalami pembengkakan, rasa sakit dan nyeri, dan kesulitan dalam menggerakan atau menekukan lutut.

8. Peradangan Tendon (Tendinitis)

Peradangan tendon (tendinitis) menjadi penyebab terakhir yang bisa membuat lutut Anda menjadi sakit atau nyeri ketika ditekuk. Tendinitis adalah peradangan yang terjadi pada tendon, yakni jaringan yang menghubungkan otot dan tulang. Peradangan tendon kerap terjadi pada tendon di area bahu, lutut, siku, pergelangan kaki, hingga tumit.

Melansir Yankes Kemkes RI, ketika mengalami peradangan, tendon akan terasa sakit ketika Anda menggerakan otot, sehingga dapat mengganggu pergerakan tubuh seperti rasa sakit saat menekuk lutut. Tendinitis bisa berlangsung dalam jangka pendek (akut) atau dalam jangka panjang (kronis).

Baca Juga: Patut Dicoba! 5 Langkah Cara Mengolah Kunyit Putih untuk Benjolan di Kulit

Solusi Alami Mengobati Lutut Sakit saat Ditekuk dan Diluruskan dengan Ekstrak Teripang Emas dan Kunyit dari Hisom

Setelah mengetahui sekilas tentang sakit lutut dan ragam penyebabnya, Anda juga perlu tahu solusi untuk mengobatinya apabila hal ini terjadi pada diri Anda. Mengalami lutut sakit tentu merupakan hal yang mengganggu terlebih adanya rasa sakit ketika Anda menekuk dan meluruskannya.

Meski lutut sakit bukan selalu merupakan kondisi serius, namun bagi sebagian orang yang mengalami cedera lutut dan kondisi medis, misal pengapuran sendi, bisa menyebabkan peningkatan rasa sakit, kerusakan sendi, hingga kecacatan apabila tidak ditangani secara tepat.

Selain mengganggu tubuh bergerak, lutut sakit juga dapat meningkatkan risiko Anda terjatuh dan cedera, juga menurunkan kualitas hidup. Untuk membantu Anda mengobatinya, Hisom hadir sebagai solusi alami yang membantu mengobati radang sendi (osteoarthritis) atau lutut sakit saat ditekuk atau diluruskan juga.

Hisom merupakan obat herbal alami yang tinggi kandungan protein dan kolagen dari bahan teripang emas pilihan (golden sea cucumber) dengan kandungan lain berupa asam amino, DHA, Omega 3, Omega 6, Omega 9 serta vitamin & mineral untuk perbaikan sel yang rusak serta menjaga kesehatan.

Terdapat khasiat dan manfaat unggul lain dari Hisom, yaitu mengembalikan elastisitas kulit, mencegah pengeroposan tulang (osteoporosis), membantu mengatasi tumor dan kanker, serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Itulah ulasan mengenai 8 penyebab lutut sakit saat ditekuk dan diluruskan serta solusi mengatasinya untuk Anda. Untuk memperoleh Hisom, Anda bisa langsung mengklik pada gambar produk atau melalui tautan link pembelian Hisom secara daring berikut ini.

Segera beli Hisom karena ada diskon promo bulan ini untuk membantu mengobati lutut sakit karena berbagai sebab sekaligus membantu mencegah penuaan dini, memelihara kesehatan kulit dan mencegah pengeroposan tulang!

Gambar 1 - Cara menyegarkan badan yang lelah

Cara menyegarkan badan yang lelah – Setiap orang pasti memiliki aktivitasnya sehari-hari baik itu bekerja, berdagang, hingga melakukan pekerjaan rumah. Dalam bekerja terkadang kita memaksakan diri untuk bekerja keras sebab tuntutan pekerjaan.

Oleh karena itu, sebagai orang bisa mengalami rasa lelah atau kelelahan termasuk Anda. Rasa lelah yang Anda alami tentu merupakan hal wajar dan merupakan respon alami tubuh karena kurangnya istirahat. Namun begitu, tidak sedikit orang yang mengabaikan hal ini dan tetap memaksakan diri sehingga bisa berdampak pada gangguan kesehatan yang lebih serius.

Agar hal tersebut tidak terjadi, Anda perlu kembali menyegarkan dan merilekskan tubuh kembali agar tetap terjaga sehat. Lantas, bagaimana cara menyegarkan badan yang lelah bekerja keras? Yuk, mari simak melalui ulasan lengkap di bawah ini.

Baca Juga: Waspada! 6 Penyebab Encok di Usia Muda dan Apa Saja Dampaknya

Tentang Kondisi Badan yang Lelah Bekerja

Mengenai kondisi badan yang lelah bekerja keras pasti pernah Anda rasakan ketika dihadapkan dengan tuntutan deadline kerja yang mesti diselesaikan sehingga terkadang membuat Anda bekerja secara lembur.

Melansir Medical News Today, bahwa kelelahan merupakan perasaan lelah yang mungkin juga terjadi dengan gejala lain. seperti kurangnya motivasi dan energi baik fisik dan mental. Hal ini bisa disebabkan oleh berbagai sebab dan kondisi yang Anda alami.

Apa Penyebab Badan Terasa Lelah dan Lemas?

Mengalami kelelahan merupakan hal yang umum dan pernah dialami oleh semua orang. Meski begitu, rasa lelah dan lemas yang Anda alami juga bisa disebabkan oleh banyak hal termasuk faktor medis dan non-medis.

Berikut sejumlah penyebab badan terasa lelah dan lemas saat Anda bekerja keras:

  • Mengalami stres di tempat kerja
  • Masalah kesehatan mental seperti depresi dan kesedihan
  • Kekurangan waktu tidur karena bekerja
  • Gaya hidup tidak sehat seperti mengonsumsi alkohol, obat-obatan, merokok
  • Mengalami gangguan tidur atau insomnia
  • Kurang olahraga rutin dan teratur
  • Pola makan yang buruk seperti sering mengonsumsi makanan rendah nutrisi
  • Memiliki kondisi medis yang memengaruhi seperti hipotiroid, diabetes, apnea tidur, gangguan kecemasan, penyakit ginjal, dan sakit medis terkait lainnya
  • Lingkungan dan pola pekerjaan seperti kerja shift, tekanan kerja tinggi, burnout kerja, kencendrungan ‘gila kerja’ berlebih

8 Cara Menyegarkan Badan yang Lelah Bekerja Keras

Gambar 2 - Cara menyegarkan badan yang lelah
Ilustrasi Wanita Pekerja Kantoran | Gambar: Freepik.com/Pressfoto

Setelah mengetahui beragam penyebab badan terasa lemas, Anda juga perlu mengetahui bagaimana cara membuat badan yang lelah bekerja tersebut agar kembali segar dalam menjalani hari dan aktivitas. Berikut 8 cara menyegarkan badan yang lelah bekerja untuk Anda simak dan ketahui:

1. Menerapkan Pola Makan Rutin dan Bernutrisi Sehat

Cara pertama dan hal yang penting untuk membantu menyegarkan badan kembali setelah lelah bekerja keras ialah menerapkan pola makan rutin dan bernutrisi sehat. Seperti yang Anda tahu bahwa makanan merupakan sumber utama energi yang diterima tubuh, maka dari itu perlu pola makan yang rutin dan teratur untuk menjaga tubuh tetap bugar.

Sebab apabila Anda sedang bekerja keras namun kurang dalam porsi makan, maka hal tersebut bisa juga membuat Anda tidak memiliki energi sehingga tubuh menjadi lemas dan letih. Selain itu, Anda juga membutuhkan makanan yang bernutrisi sehat bukan sekadar makanan yang mengenyangkan tapi rendah nutrisi.

Asupan makanan bergizi perlu Anda konsumsi dengan kandungan nutrisi, seperti protein, serat, karbohidrat kompleks, lemak baik, vitamin dan mineral. Beberapa sumber makanan bergizi untuk Anda konsumsi di saat lelah diantaranya, yakni daging, telur, ikan, sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, hingga susu dan tanaman herbal.   

2. Mencukupi Waktu Tidur dan Istirahat

Cara menyegarkan badan yang lelah bekerja keras selanjutnya ialah dengan mencukupi waktu tidur dan istirahat. Bagi Anda yang sibuk bekerja selama 9-12 jam dalam sehari, maka waktu istirahat dan tidur merupakan hal penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.

Melansir Sleep Health Foundation, bahwa kelelahan dapat meningkatkan kemungkinan melakukan kesalahan di tempat kerja dan merupakan risiko kesehatan serta keselamatan di tempat kerja. Jika Anda merasa terlalu lelah dan ngantuk, Anda mungkin perlu melakukan ‘power nap’ atau tidur singkat saat istirahat selama 15-30 menit.

3. Mengendalikan dan Mengurangi Stres  

Rasa lelah, letih, dan lesu yang Anda alami di tempat kerja juga bisa berkaitan dengan kondisi stres di pikiran. Stres juga bisa membuat Anda merasa lelah secara fisik dan mental sehingga berdampak pada performa Anda di pekerjaan kantor.

Maka dari itu, Anda perlu mengendalikan dan mengurangi stres yang ada di pikiran dengan berbagai cara yang bisa agar tetap segar. Beberapa cara untuk mengendalikan dan mengurangi stres diantaranya ialah melupakan sejenak pekerjaan, sharing dengan rekan kerja, menghindari respon buruk di lingkungan kerja, mendengarkan musik yang disukai saat bekerja, hingga mengambil cuti.

Baca Juga: 5 Buahan Penurun Darah Tinggi yang Efektif untuk Dikonsumsi

4. Mencukupi Konsumsi Air Putih saat Bekerja Keras

Untuk menjaga kondisi bagar tetap segar dan tidak lelah selama bekerja keras bisa dilakukan dengan mencukupi konsumsi air putih. Tahukah Anda bahwa kekurangan minum air atau dehidrasi dapat membuat Anda merasa lelah dan kurang berenergi.

Melansir Healthline, tetap terhidrasi penting untuk menjaga tingkat energi tubuh. Dehidrasi terjadi ketika Anda tidak minum cukup cairan untuk menggantikan air yang hilang melalui urin, tinja, keringat, dan napas. Dehidrasi menyebabkan penurunan konsentrasi dan energi tubuh yang lebih rendah. Maka dari itu, kuncinya minum cukup air putih untuk menjaga hidrasi tubuh yang baik.  

5. Melakukan Gerakan dan Pijatan Rileksasi Ringan

Cara menyegarkan badan yang lelah bekerja selanjutnya adalah melakukan gerakan dan pijatan rileksasi ringan. Rasa lelah bekerja juga bisa diakibatkan oleh mata yang lelah dalam bekerja untuk fokus melihat ke arah layar komputer/gadget dalam waktu yang lama. Maka dari itu, Anda bisa melakukan pijat relaksasi di arah mata atau kepala.

Cobalah pejamkan mata Anda sementara, kemudian putar bola mata ke segala arah untuk memperoleh sensasi relaks serta meredakan ketegangan otot mata. Selain itu, Anda bisa melakukan gerakan peregangan dengan pijatan di area segitiga yang berada di antara jari telunjuk dan ibu jari. Lakukan penekanan pada titik ini selama beberapa detik secara perlahan, lakukan teknik ini secara bergantian di kedua belah tangan. Hal ini bisa membantu meredakan rasa lelah saat bekerja.  

6. Menjalankan Olahraga Ringan dan Menjaga Berat Badan

Tetap berolahraga ringan dan menjaga berat badan juga bisa menjadi salah satu cara menyegarkan badan lelah untuk Anda coba. Melansir laman Better Health, bahwa aktivitas fisik seperti olahraga ringan diketahui dapat meningkatkan kebugaran, kesehatan, mengurangi stres, meningkatkan energi, dan membantu Anda tidur.

Selain olahraga, berat badan ideal juga perlu Anda jaga karena apabila Anda mempunyai berat badan berlebih, seluruh organ tubuh Anda akan melakukan fungsi tugas yang lebih berat daripada dalam kondisi berat badan normal atau ideal. Dengan begitu tidak heran jika orang yang gemuk atau obesitas akan lebih mudah cepat lelah dalam bekerja.

7. Memperbaiki Pola Kerja dan Menetapkan Beban Kerja Realistis

Selain dari cara-cara sebelumnya, Anda juga bisa menjaga kondisi badan tetap segar dengan memperbaiki pola kerja dan menetapkan beban kerja realistis. Ya, segala hal yang berlebihan tentunya tidak baik untuk diri Anda termasuk dalam hal ini bekerja melebihi kapasitas tubuh.

Untuk itu, Anda perlu memperbaiki pola kerja semisal tidak memaksakan untuk tetap lembur saat tubuh terasa lelah dan lemas. Lalu, jika atasan Anda memberikan beban kerja yang terlalu berat, maka Anda perlu memberitahu tentang kemampuan beban kerja realistis yang bisa dikerjakan.

8. Mengonsumsi Suplemen Vitamin atau Herbal Tambahan untuk Badan Lelah

Cara menyegarkan badan yang lelah bekerja keras terakhir di pembahasan kali ini ialah dengan mengonsumsi suplemen vitamin atau herbal tambahan. Melansir Hellosehat dan jurnal Nutrients, terdapat sejumlah vitamin dan mineral yang berperan penting dalam metabolisme tubuh dan mendukung fungsi organ dengan baik diantaranya, yakni vitamin D, vitamin C, vitamin B, vitamin E, kalsium, zat besi, dan kreatin.

Disamping vitamin dan mineral, Anda juga bisa mencoba tanaman herbal yang berkhasiat untuk membantu mengatasi kondisi badan lelah, lemas, dan pegal seperti kunyit, temulawak, gingseng, jahe, daun jeruk purut, buah mengkudu, kacang almond, hingga buah kurma.  

Baca Juga: 8 Cara Menghangatkan Badan di Cuaca Dingin untuk Cegah Masuk Angin

Segarkan Badan Kembali dengan Ramuan Tradisional Alami yang Aman dan Mujarab dengan Wayang Rahwana

Kondisi badan yang lelah setelah bekerja keras banyak dialami oleh sebagai orang dengan pekerjaan tertentu seperti petugas lapangan, pekerja kasar, pekerja pabrik, dan pekerja dengan sistem shift. Jika dibiarkan tentu hal ini bisa mengganggu atau menurunkan performa kerja Anda sebagaimana mestinya.

Jamu Wayang Rahwana - Cara menyegarkan badan yang lelah

Untuk membantu Anda, Wayang Rahwana hadir sebagai ramu tradisional alami yang berkhasiat untuk menyegarkan badan, menghangatkan badan, dan menjaga daya tahan agar tetap sehat. Wayang Rahwana cocok untuk dikonsumsi ketika Anda mengalami kelelahan, letih, dan lesu sehabis kerja berat yang membuat stamina terkuras.

Jamu Wayang Rahwana terbukti aman dikonsumsi karena tidak mengandung bahan kimia obat (BKO) serta telah terdaftar resmi BPOM dan Halal MUI. Terdapat sejumlah bahan baku alami di dalam kandungannya seperti lada hitam, jahe, temulawak, adas, jahe emprit, cabai jawa, hingga kapulaga.

Anda bisa mengonsumsi Wayang Rahwana 1 bungkus 1 kali sehari sesudah makan. Itulah ulasan lengkap mengenai 8 cara menyegarkan badan yang lelah bekerja keras untuk Anda coba. Untuk membeli Wayang Rahwana, Anda bisa langsung mengklik pada gambar produk atau melalui tautan link pembelian secara daring di e-commerce berikut ini.

Segera beli Jamu Wayang Rahwana karena ada diskon promo bulan ini untuk membantu Anda menyegarkan badan kembali secara mujarab setelah lelah bekerja keras!

Waspada! 6 Penyebab Encok di Usia Muda dan Apa Saja Dampaknya

Penyebab encok di usia muda – Bagi Anda yang masih berusia muda mungkin heran mengapa bisa mengalami encok yang mengganggu. Encok sering dikaitkan dengan kondisi nyeri di pinggang dan biasanya diderita oleh orang berusia paruh baya atau usia lanjut.

Meski begitu, untuk Anda ketahui bahwa encok bisa saja terjadi kepada siapa saja dan usia berapa saja termasuk orang dengan usia muda. Tentunya hal tersebut memiliki penyebab yang perlu Anda cari tahu. Lantas, apa saja penyebab encok di suai muda? Dan apa saja dampaknya? Yuk, cari tahu melalui ulasan lengkap di bawah ini!

Baca Juga: Wajib Tahu! 6 Cara Mengobati Penyakit Gula Basah di Kaki Secara Tepat!

Kaitan Encok dan Asam Urat di Usia Muda

Encok yang Anda rasakan meski di usia muda ternyata memiliki kaitan erat dengan kadar asam urat di dalam tubuh. Encok sendiri adalah istilah awam yang banyak digunakan pada masyarakat Indonesia menggambarkan penyakit peradangan pada sendi yang diakibatkan oleh tinggi kadar asam urat dalam darah atau hiperurisemia.

Saat kondisi normal, secara alami tubuh Anda akan mengeluarkan asam urat melalui urine atau feses. Akan tetapi, jika kadar asam urat dalam darah terlalu tinggi maka asam urat tersebut akan menumpuk, mengeras, dan membentuk kristal yang dapat memberikan dampak rasa nyeri dan linu pada sendi-sendi tubuh. Keluhan dan gejala tersebut itulah yang sering disebut dengan encok.

6 Penyebab Encok di Usia Muda yang Perlu Anda Diwaspadai

Gambar 2 - Penyebab encok di usia muda
Ilustrasi Encok di usia muda | Gambar: Freepik.com/lifestylememory

Belakangan waktu ini, sejumlah berita menyebutkan bahwa sakit encok kerap dialami oleh anak muda juga yang berusia 20-an. Fakta ini merupakan hal yang cukup mengejutkan mengingat sebenarnya encok sejak dahulu lebih banyak dialami oleh orang berusia lanjut atau paruh baya.

Lantas, apakah penyebab terjadinya encok di usia muda yang perlu Anda waspadai? Yuk, simak sejumlah penyebabnya!

1. Pola Makan yang Tidak Sehat

Penyebab encok di usia muda yang pertama dan berperan besar adalah pola makan Anda yang tidak sehat. Di era modern seperti sekarang, ragam jenis olahan makanan dapat dengan mudah didapatkan atau dipesan secara daring. Meski begitu, banyak dari jenis makanan tersebut tentunya tidak sehat untuk dikonsumsi secara terus-menerus.

Melansir Healthline, bahwa makanan yang Anda makan memang dapat meningkatkan kadar asam urat di dalam tubuh. Beberapa jenis makanan tersebut seperti daging merah, bir, jeroan, dan makanan laut dapat mengandung purin dalam jumlah yang tinggi, sehingga bisa berubah menjadi asam urat selama proses pencernaan. Selain itu, makanan dan minuman tinggi gula tambahan juga bisa menyebabkan tubuh memproduksi lebih banyak asam urat.  

2. Mengalami Obesitas

Apabila Anda mengalami obesitas atau kelebihan berat badan, maka hal ini juga bisa menjadi salah satu penyebab encok itu terjadi di usia muda. Melansir Medical News Today, obesitas juga merupakan faktor penyebab terjadinya asam urat atau encok di usia muda dan anak-anak. Maka dari itu, menjaga berat badan ideal dan tidak obesitas juga merupakan hal penting untuk mengurangi risiko mengalami encok karena asam urat tinggi.

3. Gaya Hidup yang Tidak Sehat

Selain pola makan, gaya hidup yang tidak sehat seperti jarang olahraga, kurang minum air putih, rutin mengonsumsi minuman beralkohol atau merokok juga dapat menjadi penyebab encok di usia muda. Olahraga secara rutin memang berpengaruh baik bagi tubuh diantaranya mempertahankan berat badan ideal dan menjaga kadar asam urat tetap normal.

Tetap terhidrasi dengan cukup minum air putih juga membantu mengurangi risiko Anda mengalami gangguan encok karena asam urat. Asupan cairan yang cukup membantu mengeluarkan asam urat berlebih di dalam darah melalui urine atau buang air kecil.

Selain itu, minumam beralkohol terutama bir dapat menjadi pemicu naiknya asam urat tubuh. Kebiasaan merokok juga dapat menghambat Anda untuk menurunkan berat badan sehingga berisiko asam urat.

4. Memiliki Kondisi Kesehatan Tertentu

Penyebab encok yang bisa Anda rasakan ketika muda juga bisa disebabkan oleh kondisi kesehatan tertentu. Beberapa kondisi kesehatan atau medis tertentu yang dapat meningkatkan risiko sakit asam urat ialah kondisi kronis diabetes, hipertensi yang tidak diobati, sindrom metabolik, penyakit jantung, dan penyakit gangguan ginjal.

5. Penggunaan Obat-obatan Tertentu

Tahukah Anda bahwa kenaikan kadar asam urat di tubuh juga bisa disebabkan oleh efek samping pengunaan jenis obat-obatan tertentu. Pemakaian obat hipertensi atau darah tinggi seperti diuretik thiazide dapat meningkatkan asam urat. Selain itu, obat aspirin dosis rendah dan antibiotik yang diresepkan pada pasien transplantasi organ juga memberikan dampak efek samping kenaikan asam urat

6. Faktor Genetik, Riwayat Keluarga, dan Hormonal

Penyebab encok di usia muda yang terakhir dalam pembahasan kali ini ilah faktor genetik, riwayat kesehatan keluarga, dan hormonal. Risiko penyakit asam urat dapat meningkat pada Anda yang memiliki genetik dan riwayat keluarga yang memiliki kondisi penyakit serupa.

Melansir Halodoc, meski lebih sering terjadi pada pria, kondisi sakit asam urat juga bisa dialami kaum wanita. Para perempuan umumnya bisa mengalami encok karena asam urat ketika kadar hormon estrogen di dalam tubuhnya menurun. Estrogen sendiri merupakan hormon yang membantu fungsi ginjal memproses asam urat. Kadar hormon ini akan jauh berkurang ketika wanita mengalami masa menopause.

Dampak Encok dan Asam Urat Tinggi di Usia Muda

Gambar 3 - Penyebab encok di usia muda
Ilustrasi wanita muda encok tangan | Gambar: Freepik.com/lifestylememory

Setelah mengetahui ragam penyebab yang bisa membuat Anda merasakan encok di usia muda, Anda juga perlu mengetahui sejumlah dampak gejala yang mungkin terjadi kepada tubuh. Berikut beberapa dampak encok asam urat yang bisa terjadi:

  • Sendi-sendi terasa kaku untuk digerakkan
  • Rasa nyeri pada sendi dan bengkak
  • Kemerahan pada area encok
  • Merasakan sensasi panas
  • Badan terasa lemas dan lelah

Ragam Cara Mencegah dan Mengatasi Encok di Usia Muda

Agar hal ini tidak terjadi pada Anda di usia muda, berikut merupakan ragam cara mencegah dan mengatasi encok yang bisa diterapkan:

  • Mencukupi konsumsi air putih harian.
  • Mengubah pola makan dan gaya hidup yang lebih sehat.
  • Rutin dan aktif berolahraga.
  • Menjaga berat badan ideal
  • Menghindari masakan tinggi purin
  • Menjaga kesehatan persendian

Baca Juga: 5 Buahan Penurun Darah Tinggi yang Efektif untuk Dikonsumsi

Redakan Encok dan Pegal Linu Serta Menurukan Asam Urat dengan Racikan Herbal dari Asira Kapsul

Encok yang Anda rasakan di usia muda tentu memiliki penyebab yaitu dari sakit asam urat. Penyakit tersebut tidak hanya menyerang pinggang, akan tetapi juga pada sendi-sendi tubuh lainnya yang tentu membuat Anda tidak nyaman dan nyeri. Beberapa persendian yang paling kerap kali merasakan encok diantaranya ialah pergelangan kaki, jempol kaki, telapak kaki, jari tangan, siku, hingga lutut.

Untuk membantu Anda, Asira hadir sebagai racikan herbal alami yang membantu mengobati encok, pegal linu, dan asam urat yang telah terbukti aman dikonsumsi karena tidak adanya kandungan BKO (bahan kimia obat). Selain itu Asira memiliki khasiat lain berupa mengembalikan stamina tubuh, menghangatkan badan, memperbaiki sirkulasi darah, dan membantu menurunkan kadar kolesterol.

Asira kapsul telah bersertifikasi resmi BPOM dan halal MUI sehingga sangat aman dikonsumsi. Itulah ulasan mengenai 6 penyebab encok di usia muda dan dampaknya yang perlu Anda waspadai. Untuk membeli Asira, Anda bisa langsung saja mengklik pada gambar produk atau melalui tautan link pembelian Asira secara daring berikut ini.

Segera beli Asira karena ada diskon promo bulan ini untuk mengobati encok, pegal linu, dan asam urat yang terjadi pada Anda di usia muda!

Wajib Tahu! 6 Cara Mengobati Penyakit Gula Basah di Kaki Secara Tepat!

Penyakit Gula Basah di Kaki – Bagi masyarakat Indonesia, penyakit diabetes sering juga disebut penyakit gula yang memiliki dua jenis yaitu gula basah dan gula kering. Penyakit gula basah merupakan istilah dari luka penderita diabetes yang sulit sembuh dan terlihat basah serta bernanah atau borok.

Sedangkan gula kering mengacu pada luka penderita diabetes yang lebih cepat sembuh dan mengering dan tidak ada nanah. Sakit gula basah memang kerap terjadi di kaki terutama bagian jempol kaki dan telapak kaki.

Gula basah di kaki atau ulkus diabetikum merupakan dampak dari komplikasi penyakit diabetes yang dapat dicirikan dengan ada luka terbuka pada area kulit kaki karena gangguan aliran darah dan saraf di kaki sehingga rentan untuk terluka dan infeksi. Lantas, jika sudah terjadi lalu bagaimana cara mengobati penyakit gula basah di kaki? Yuk, simak ulasan cara secara lengkap dan tepatnya!

Baca Juga: 5 Buahan Penurun Darah Tinggi yang Efektif untuk Dikonsumsi

Gejala Penyakit Gula Basah di Kaki

Sebagai salah satu penyakit kronis yang bisa terjadi kepada siapa saja, gejala diabetes atau sakit gula perlu Anda ketahui dengan cermat, tidak terkecuali yang di kaki yang memang cukup sering terjadi. Melansir CDC, berikut sejumlah gejala penyakit gula basah di kaki yang bisa Anda simak:

  • Rasa nyeri pada kaki atau betis saat beraktivitas.
  • Timbul juga rasa kesemutan atau rasa terbakar pada kaki.
  • Sering muncul noda pada kaus kaki karena ada cairan luka gula basah di kaki.
  • Mulai hilangnya rambut di jari kaki, kaki, dan tungkai bawah.
  • Kondisi kulit kering dan pecah-pecah di kaki.
  • Perubahan warna dan suhu kaki Anda.
  • Kuku kaki menebal dan bewarna kuning karena infeksi jamur.
  • Ada luka, lepuh, dan bisul yang lama sembuh dan terlihat basah karena nanah. 

Cara Mengobati Penyakit Gula Basah di Kaki Secara Tepat

Gambar 2 - Penyakit Gula Basah di Kaki
Ilustasi Menutup Luka Penyakit Gula | Gambar: Freepik.com/Pvproductions

Penyakit gula memang dapat membahayakan apabila tidak dikontrol dan diobati sedini mungkin, sebab bisa menimbulkan dampak buruk kesehatan dari komplikasi yang bisa terjadi. Terlebih luka basah penyakit gula di kaki jika parah bisa berujung pada infeksi dalam dan amputasi. Berikut 6 cara mengobati penyakit gula basah di kaki secara tepat:

1. Membersihkan dan Mengompres Luka dengan Kain Kasa

Cara pertama untuk mengobati sakit gula basah pada kaki ialah membersihkan dan mengompres luka dengan kain kasa. Jika Anda mengalami penyakit gula atau diabetes, kebersihan dan perawatan luka sangatlah penting dilakukan agar terhindar infeksi.

Jika terdapat luka basah di kaki, Anda perlu membersihkan terlebih dahulu luka itu dengan kain kasa steril yang dibasahi larutan saline atau cairan NaCl. Selain itu, Anda juga bisa mengompres luka di kaki secara pelan luka cepat kering dan tidak basah karena cairan NaCl bersifat garam yang bisa menarik atau menyerap cairan.

2. Membuang Nanah dan Jaringan yang Mati di Area Kaki

Setelah membersihkan luka diabetes, Anda juga perlu melakukan langkah membuang nanah dan jaringan mati yang berada di area kaki. Sedikit berikan tekanan lembut pada luka agar nanah bisa keluar dan kotoran atau kulit mati bisa dibuang juga.

Melansir Healthline, luka terbuka rentan terhadap infeksi yang bisa menghasilkan nanah. Selain itu, nanah juga mengandung jaringan mati, sel, dan bakteri sehingga perlu dibersihkan dan dikeluarkan untuk menjaga luka tetap bersih dan membantu proses penyembuhan.

3. Mengoleskan Salep atau Gel Khusus Luka Diabetes

Cara mengobati penyakit gula basah selanjutnya yang bisa Anda terapkan ialah dengan mengoleskan salep atau gel khusus luka diabetes pada luka basah yang ada di kaki. Salep atau gel luka diabetes biasanya mengandung gliserin, koloid, sodium, dan selulosa.  

Zat-zat pada salep atau gel tersebut memang berguna untuk menjaga kelembaban luka, melawan pertumbuhan bakteri dan jamur pada luka, mengangkat sel kulit mati, dan membantu proses penyembuhan luka penyakit gula.

4. Menutup Luka Gula Basah di Kaki dengan Perban atau Plester Khusus

Setelah mengoleskan salep atau gel, Anda bisa melanjutkan proses dengan menutup luka gula basah dengan perban atau plester khusus. Menutup luka di kaki pada penderita gula dapat membantu mencegah bakteri dan jamur masuk sehingga tidak menimbulkan infeksi luka.

Melansir Hellosehat, menutup luka dengan perban juga bisa membantu mempertahankan kelembapan pada area kulit yang terluka. Untuk Anda ketahui, kelembapan dapat mempercepat pemulihan jaringan kulit yang rusak pada luka diabetes.

5. Pemberian Obat Antibiotik Jika Luka Mengalami Infeksi

Tidak jarang luka penyakit gula di kaki menimbulkan infeksi sehingga memerlukan pemberian obat antibiotik untuk menanganinya. Obat antibiotik bisa berupa krim salep atau obat oral yang perlu diminum. Krim antibiotik biasanya diberikan untuk luka luar dengan tujuan mencegah infeksi bakteri dan jamur.

Sementara itu, antibiotik oral atau minum diresepkan dokter apabila luka diabetes atau sakit gula telah mengalami infeksi sehingga membuat Anda merasakan gejala demam, nyeri, dan luka menjadi bernanah basah.  

6. Meminum Obat Antidiabetes Secara Medis atau Alami

Cara mengobati penyakit gula basah di kaki yang terakhir pada pembahasan kali ini ialah meminum obat antidiabetes baik secara medis atau alami. Kadar gula darah pada penyakit diabetes memang perlu dikontrol dan dikendalikan agar luka menjadi lebih mudah sembuh.

Maka dari itu, pemberian obat antidiabetes perlu dilakukan agar kadar gula darah yang tinggi dapat turun menjadi normal. Melansir Yankes Kementerian Kesehatan RI, beberapa obat antidiabetes medis yang biasa diberikan dokter diantaranya metformin, sulfonilurea, meglitinide, thiazolidinediones, inhibitor DPP-4, insulin, dan obat medis lainnya.

Selain obat-obat medis, Anda juga bisa mengonsumsi obat antidiabetes alami untuk hasil yang lebih maksimal seperti ginseng, kunyit, kayu manis, jahe, jintan hitam, pare, ciplukan, daun sirsak, daun salam, dan tanaman alami lainnya.

Cara Mencegah Penyakit Gula Basah

Gambar 3 - Penyakit Gula Basah di Kaki
Ilustrasi Kaki | Gambar: Freepik.com

Setelah mengetahui cara mengobati penyakit gula basah di atas, Anda juga perlu mengetahui cara untuk mencegah penyakit kronis ini. Melansir Mayo Clinic, berikut sejumlah cara mencegah penyakit gula basah atau diabetes untuk Anda terapkan:

  1. Kurangi berat badan berlebih
  2. Lebih aktif secara fisik dalam beraktivitas
  3. Mengonsumsi makanan sehat
  4. Makan lemak sehat/lemak baik
  5. Melakukan gaya hidup diet makanan secara serius dan sehat

Baca Juga: 8 Cara Menghangatkan Badan di Cuaca Dingin untuk Cegah Masuk Angin

Minimalisir dan Ringankan Gejala Gula Darah dengan Ramuan Herbal Alami dari Anbetic

Penyakit gula basah atau diabetes memang menjadi momok yang mengancam banyak orang di dunia, tidak terkecuali di Indonesia. Bahkan berdasarkan Infodatin Kementerian Kesehatan RI, Indonesia menduduki peringkat ke-7 dari 10 negara dengan jumlah penderita diabetes terbanyak, yaitu sebanyak 10,7 juta jiwa pada tahun 2019.

Mak dari itu, tidak heran jika terdapat banyak juga di sekitar kita yang menderita penyakit ini. Meski luka bisa terjadi pada bagian tubuh mana saja bagi penderita penyakit gula, kaki menjadi bagian. anggota tubuh yang paling sering mengalami luka. Hal ini tentu tidak boleh Anda biarkan dan perlu segera diobati agar tidak mengalami infeksi atau bahkan terburuknya kaki Anda bisa diamputasi.

Anbetic - Penyakit Gula Basah di Kaki

Untuk membantu mencegah dan mengobatinya, Anbetic hadir sebagai racikan herbal alami yang dapat membantu meringankan diabetes yang Anda derita. Hal ini tentu tidak terlepas dari bahan baku yang digunakan berupa pare, daun sambiloto, mengkudu, belanu cengkih, ceplukan, dan daun salam yang bersinergi dalam pengobatan penyakit gula darah atau kencing manis.

Itulah ulasan mengenai 6 cara mengobati penyakit gula basah di kaki secara tepat yang Anda bisa ketahui. Untuk membeli dan memperoleh Anbetic, Anda bisa langsung mengklik pada gambar produk atau melalui tautan pembelian Anbetic secara daring berikut ini.

Segera beli Anbetic karena ada promo diskon bulan ini untuk meringankan penyakit gula basah atau diabetes yang sedang Anda alami…!!!

8 Cara Menghangatkan Badan di Cuaca Dingin untuk Cegah Masuk Angin

Cara menghangatkan badan di cuaca dingin – Memasuki musim hujan, tentunya cuaca akan menjadi lebih terasa dingin dan lembab. Bagi sebagian orang, cuaca dingin tentu membawa dampak yang bisa berimbas pada kesehatan seperti merasa dingin mengigil, bersin-bersin, pilek, alergi, hingga masuk angin.

Faktor Penyebab Cuaca Dingin

Cuaca dingin memang dapat terjadi pada wilayah tertentu karena curah hujan yang tinggi dan terjadi terus menerus, tidak terkecuali di suatu kota. Saat cuaca dingin terjadi, suhu udara menjadi lebih rendah dan kelembapan udara meningkat serta angin bertiup lebih kencang. Cuaca dingin diketahui juga dapat menurunkan kinerja tubuh Anda.

Melansir Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terdapat beberapa faktor-faktor penyebab cuaca dingin diantaranya yaitu faktor angin kencang, faktor tutupan awan, faktor musim penghujan di suatu wilayah, dan kondisi cuaca cerah di malam hari.

Baca Juga: 5 Manfaat Rebusan Daun Salam untuk Asam Urat, Kolesterol, dan Encok saat Rutin Diminum

8 Cara Menghangatkan Badan di Cuaca Dingin untuk Cegah Masuk Angin

Gambar 2 - Cara menghangatkan badan di cuaca dingin
Ilustrasi Meminum Minuman Hangat saat Cuaca Dingin | Gambar: Freepik.com

Dengan cuaca dingin yang sedang terjadi, pastinya hampir semua orang mencari cara untuk menghangatkan tubuhnya. Terlebih jika Anda merupakan orang yang tidak kuat dengan udara dan cuaca dingin dan rentan masuk angin atau mengalami gangguan kesehatan tentu perlu mencari cara yang tepat.

Berikut beberapa cara menghangatkan badan saat cuaca dingin yang bisa dicoba:

1. Meminum Aneka Minuman Hangat

Cara pertama yang mudah dilakukan untuk menghangatkan badan pada saat cuaca dingin agar tidak masuk angin ialah meminum aneka minuman hangat. Ya, air hangat dapat memberikan sensasi rasa hangat di tubuh yang membuat Anda merasa lebih baik.

Beberapa aneka minuman hangt yang bisa Anda bisa coba saat cuaca dingin diantaranya teh manis hangat, wedang jahe, bandrek, bajigur, kopi hangat, minuman coklat hangat, hingga stmj (susu telur madu jahe).

2. Memakai Pakaian Hangat atau Berlapis

Kondisi cuaca dingin kerap kali membuat tubuh sebagian orang merasa kedinginan atau menggigil. Oleh karena itu, memakai pakaian hangat dapat menjadi salah satu cara untuk menghindari rasa kedinginan yang Anda rasakan.

Beberapa pakaian hangat biasanya terbuat dari bahan wol, katun, flanel, dan cashmere. Selain itu, Anda juga dapat melengkapinya dengan pakaian berlapis tambahan seperti sarung tangan, kaus kaki, syal, sarung tangan, dan kupluk.

3. Mengonsumsi Makanan Berkalori yang Hangat

Ketika cuaca sedang dingin, tubuh membutuhkan “bahan bakar” agar menjaga suhunya tetap stabil dan tidak menggigil. Melansir laman HY-Vee Pharmacy, mengonsumsi makanan yang membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna dapat membantu menaikkan suhu tubuh dan membuat Anda merasa lebih hangat yang disebut dengan istilah medis yaitu thermogenesis.

Thermogenesis sendiri merupakan proses tubuh menghasilkan panas yang disebabkan oleh metabolisme makanan. Maka dari itu, mengonsumsi makanan tinggi kalori dapat menjadi salah satu cara menghangatkan badan di cuaca dingin.  

4. Mandi atau Berendam Air Hangat

Selain mengonsumsi makanan hangat, terdapat cara lain untuk bisa menghangatkan badan ketika cuaca dingin seperti mandi atau berendam air hangat. Anda bisa berendam atau mandi air hangat selama 5-10 menit saja dengan suhu tidak lebih dari 44 derajat celcius.

Beberapa manfaat berendam air hangat diantaranya menaikkan suhu tubuh, melancarkan sirklus peredaran darah tubuh, melemaskan otot-otot yang tegang, mencegah insomnia, dan bisa mengurangi stres dan cemas.

5. Melakukan Meditasi Pernapasan

Dalam cuacu dingin, melakukan pernapasan yang baik juga menjadi hal yang dapat membantu tubuh agar tidak kedinginan dan menggigil. Melansir Healthline, melakukan meditasi pernapasan dengan cara menarik napas panjang dan menahannya dalam beberapa detik dapat memberikan efek peningkatan suhu. Ulangi beberapa kali hingga tubuh Anda terasa hangat.

6. Melakukan Kegiatan Jalan Kaki

Cara menghangatkan badan di cuaca dingin yang selanjutnya agar Anda tidak masuk angin yaitu melakukan kegiatan jalan kaki. Sirkulasi darah bisa semakin lancar mengalir saat Anda bergerak dan berjalan kaki sehingga suhu tubuh dapat tetap hangat terjaga. Anda cukup berjalan kaki ringan dengan jarak yang tidak jauh untuk memanaskan suhu badan.

7. Mencukupi Asupan Zat Besi dan Vitamin B12

Tahukah Anda bawha kekurangan asupan zat besi dan vitamin B12 dapat meningkatkan risiko penyakit anemia? Ya, anemia merupakan kondisi dimana jumlah sel darah merah pada tubuh Anda jumlahnya terlalu sedikit sehingga tidak bisa mengantarkan oksiges secara maksimal dan cukup ke seluruh bagian tubuh. Anemia dapat menimbulkan gejala berupa merasa kedinginan sehingga tidak baik jika berada dalam cuaca yang dingin juga.   

8. Berolahraga Ringan atau Sedang

Cara menghangatkan badan di cuaca dingin yang terakhir adalah dengan melakukan olahraga ringan atau sedang. Melansir Hellosehat contoh olahraga ringan atau sedang seperti jogging, bersepedah, senam, aerobik, jumping jack, squat, push-up, mountain climber, dan lari di tempat. Dengan melakukan hal-hal itu, tubuh akan tetap bergerak dan menghasilkan panas tubuh sehingga terjag dari cuaca dingin.

Jamu Apa yang Bisa Menghangatkan Badan?

Selain sejumlah cara-cara di atas, Anda juga bisa menghangatkan tubuh dengan mengonsumsi jamu sebagai racikan tradisional nusantara. Beberapa jenis jamu yang bisa Anda buat atau beli untuk menghangatkan tubuh diantaranya jamu beras kencur, jamu jahe hangat, jamu wedang sereh, dan jamu serupa lainnya.

Baca Juga: 5 Buahan Penurun Darah Tinggi yang Efektif untuk Dikonsumsi

Hangatkan dan Segarkan Badan dengan Jamu Ramuan Alami dari Wayang Rahwana yang Aman Dikonsumsi

Badan yang masuk angin karena cuaca dingin tentu merupakan hal yang tidak mengenakan untuk Anda rasakan, terlebih jika hal tersebut dirasa ketika Anda sedang banyak kegiatan atau kepentingan yang memerlukan kondisi tubuh fit dan sehat.  Beberapa cara di atas dapat membantu Anda menghangatkan badan untuk mencegah masuk angin.

Mengonsumsi jamu ternyata dapat membantu Anda juga dalam menghangatkan tubuh ketika kondisi cuaca dingin. Untuk membantu Anda, Wayang Rahwana hadir sebagai jamu berbahan alami yang dapat menghangatkan tubuh, menjaga kesehatan, dan menyegarkan badan.

Jamu Wayang Rahwana terbukti aman dikonsumsi (tidak ada kandungan BKO/Bahan Kimia Obat) dan memiliki sertifikasi resmi BPOM dan Halal MUI. Terdapat beragam rempah-rempah bahan alami herbal nusantara yang terdapat dalam jamu ini seperti jahe, lada hitam, adas, kayu manis, temulawak, jahe emprit, cabai jawa, dan sha ren.

Dengan mengonsumsi jamu Wayang Rahwana, Anda bisa menghangatkan badan, mengurangi efek masuk angin, mengembalikan stamina, meredakan letih dan kelelahan setelah bekerja.

Itulah ulasan mengenai 8 cara menghangatkan badan di cuaca dingin untuk cegah masuk angin yang bisa Anda ikuti. Untuk membeli dan memperoleh jamu Wayang Rahwana, Anda bisa langsung klik pada gambar produk atau melalui link tautan pembelian produk berikut ini.

Segera beli jamu Wayang Rahwana sebab ada diskon promo bulan ini untuk membantu menghangatkan dan mencegah masuk angin saat cuaca dingin melanda!

Gambar 1 - Penahan nafsu makan alami

Penahan nafsu makan alami – Memiliki berat badan ideal memang menjadi dambaan bagi banyak orang terutama kaum wanita. Sebab berat badan yang berlebih tentunya bisa membuat penampilan fisik menjadi terlihat gemuk dan chubby. Oleh sebab itu, tidak heran jika banyak wanita yang rela menjalankan diet sebagai upaya untuk menurunkan berat badan.

Meski begitu, menahan nafsu makan merupakan tantangan yang tidak mudah dan sulit dilakukan sebagai bagian dari upaya diet yang dijalani. Nafsu makan berlebih tentunya dapat membuat Anda menjadi “kalap” sehingga banyak mengonsumsi makanan dan minuman dalam porsi yang banyak atau terus menerus makan atau nyemil. Lantas, adakah penahan nafsu makan alami yang bisa Anda coba? Yuk, simak jawabannya melalui ulasan lengkap di bawah ini.

Baca Juga: Manjur! 5 Cara Agar Haid Cepat Selesai yang Mudah Dicoba Sekarang

Nafsu Makan Berlebih Bisa Menimbulkan Risiko Gangguan Kesehatan

Di zaman sekarang, berbagai jenis olahan makanan memang semakin beragam dan memiliki cita rasa yang nikmat. Terlebih dengan kemajuan teknologi membuat kita semakin mudah untuk memesan makanan secara daring atau online. Hal inilah juga menjadi bagian dari berubahnya gaya hidup masyarakat yang terkadang membuat Anda menjadi tergiur akan berbagai jenis makanan dan ingin mencobanya. 

Nafsu makan berlebih ternyata dapat menimbulkan risiko gangguan kesehatan yang sering tidak kita sadari. Melansir Hellosehat, secara jangka pendek dapat membuat lambung membesar melebihi ukuran normal dan menekan organ-organ lain yang membuat Anda tidak nyaman. Selain itu, nafsu makan berlebih juga membuat organ-organ menjadi bekerja lebih keras daripada kondisi normal untuk mencerna banyak makanan yang masuk ke lambung.

Organ usus dan pankreas Anda akan bereaksi dengan mengeluarkan lebih banyak enzim pencernaan dalam memproses banyak makanan berlebih. Selain itu, dinding lambung juga akan ikut bereaksi dengan menghasilkan lebih banyak asam klorida (HCl). Asam lambung tersebut dapat naik ke kerongkongan dan menyebabkan nyeri atau panas di ulu hati (heartburn). Di waktu yang sama, organ lambung juga akan banyak mengeluarkan gas sehingga perut Anda menjadi terasa penuh.

Dan setelah makan banyak atau berlebih, biasanya akan muncul efek rasa lesu dan mengantuk. Kemudian, untuk risiko gangguan kesehatan dalam jangka panjang juga bisa muncul diantaranya ialah risiko obesitas, meningkatkan risiko diabetes, risiko penyakit jantung, dan gangguan kesehatan jangka panjang lainnya.

5 Penahan Nafsu Makan Alami yang Mudah Dicoba dan Aman

Gambar 2 - Penahan nafsu makan alami
Ilustrasi Gambar Wanita Diet | Sumber: Freepik.com/Benzoix

Dengan mengetahui beragam risiko gangguan kesehatan yang bisa timbul secara jangka pendek dan jangka panjang karena nafsu makan yang berlebih sebelumnya, Anda bisa lebih waspada dan berhati-hati untuk bisa mengendalikan nafsu makan. Berikut 5 penahan nafsu makan alami yang mudah dicoba dan aman untuk diketahui:

1. Mengonsumsi Makanan Tinggi Serat

Penahan nafsu makan alami yang pertama untuk Anda coba ialah mengonsumsi aneka makanan tinggi serat. Makanan tinggi serat memang diketahui bagus untuk pencernaan, tetapi juga dapat membantu Anda menahan nafsu makan berlebih karena dapat membuat perut terasa kenyang jauh lebih lama. Sejumlah contoh makanan tinggi serat yang bisa Anda coba ialah gandum, sayur-sayuran, buah-buahan, hingga kacang-kacangan.

2. Memperbanyak Minum Air Putih

Setiap orang pasti membutuhkan asupan air putih untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuhnya. Melansir Medical News Today, ketika perut sudah merasa kenyang, ia kemudian akan mengirimkan sinyal ke otak untuk berhenti makan. Meminum air putih dapat membantu mengisi ruang di perut, lalu menyebabkan rasa kenyang dan mengurangi rasa lapar.

3. Mengonsumsi Makanan Tinggi Protein

Selain mengonsumsi makanan yang tinggi serat, Anda juga bisa mengonsumsi makanan tinggi protein untuk menekan nafsu makan berlebih. Diketahui bahwa apabila dibandingkan dengan karbohidrat, ternyata makanan tinggi protein lebih efektif untuk menghilangkan dan menuntaskan rasa lapar.

Oleh karena itu, orang yang mengonsumsi makanan tinggi protein akan merasa kenyang yang lebih lama. Berikut beberapa sumber makanan tinggi protein ialah dada ayam, daging tanpa lemak, putih telur, olahan kacang kedelai, ikan seperti gabus, dan sumber lainnya.

4. Mengelola Stress dan Cukup Istirahat

Kondisi stres juga dan kurang istirahat juga dapat menimbulkan kebiasaan nafsu makan berlebih. Ada pendapat yang mengatakan kalau stres bikin orang menjadi banyak makan. Tentunya Anda pernah dengar, bukan? Ya, hal tersebut ternyata merupakan fakta yang bisa terjadi. Melansir  American Psychological Association, terdapat sebuah penelitian yang menunjukkan hubungan stres dan makanan.

Dijelaskan bahwa orang cenderung mencari makanan berkalori dan berlemak tinggi selama mengalami periode stres. Hal ini menunjukkan bahwa stres ternyata dapat mempengaruhi kebiasaan makan Anda. Banyak orang dewasa yang melaporkan termasuk dalam perilaku makan berlebih sebagai akibat dari stres yang dialami. Untuk itu, Anda perlu mengelola stres dan mencukupi waktu istirahat secara baik agar hal tersebut tidak terjadi.

5. Meminum Kopi Hitam

Penahan nafsu makan alami yang terakhir untuk Anda coba ialah dengan meminum kopi hitam. Jenis minuman satu ini merupakan salah satu minuman terpopuler di dunia setelah teh dan susu. Di Indonesia sendiri kopi menjadi minuman yang banyak digemari dan disukai baik kopi hitam atau kopi susu. Untuk Anda ketahui, ternyata meminum kopi dapat menjadi cara untuk menahan nafsu makan.

Melansir Healthline, kopi telah terbukti dapat menurunkan nafsu makan, menunda pengosongan perut, dan memengaruhi hormon nafsu makan. Semua itu dapat membantu Anda untuk menahan nafsu makan secara alami. Kafein juga telah terbukti meningkatkan pembakaran lemak dan membantu Anda menurunkan berat badan.

Obat Penahan Nafsu Makan yang Sekaligus Membantu Menurunkan Berat Badan dari Slimayu

Dalam menjalankan diet, menahan nafsu makan memang merupakan tantangan yang sulit untuk dijalankan. Beragam jenis makanan dan minuman di zaman modern sekarang tentunya sangat menggoda dan mudah di dapatkan. Hal ini menjadi kendala bagi mereka yang ingin menurunkan berat badannya terutama para kaum wanita.

Maka dari itu, penting bagi Anda untuk bisa menahan atau mengontrol nafsu makan supaya tidak berlebih. Sebab bukan hanya dapat menyebabkan berat badan menjadi naik dan kegemukan saja. Nafsu makan yang berlebih juga dapat menyebabkan gangguan kesehatan baik secara jangka pendek dan jangka panjang.

Nah, untuk itu Slimayu hadir sebagai ramuan herbal alami untuk melangsingkan tubuh sekaligus menahan nafsu makan menjadi berkurang. Slimayu bekerja dengan cara membakar lemak dan menekan nafsu makan berlebih serta dapat menjadi detox alami (mengeluarkan racun di tubuh).

Itulah ulasan mengenai 5 penahan nafsu makan alami yang mudah dicoba dan aman diketahui. Untuk membeli dan memperoleh Silmayu, Anda bisa klik pada gambar produk atau melalui tautan link pembelian berikut ini.